ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Jumat, 25 September 2020 | 8 Safar 1442 H
Login
Register

 


 
 
 
 
KHAZANAH

Serial Hari-Hari Utama dan Istimewa dalam Islam, Malam Isra' dan Mi'raj

09 August 2020 19:55:20
Serial Hari-Hari Utama dan Istimewa dalam Islam, Malam Isra\' dan Mi\'raj
Foto: pexels

oleh: Ustaz Farid Nu'man Hasan

ChanelMuslim.com - Peristiwa Isra dan Mi'raj yang dialami Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam benar adanya, yaitu perjalanan di malam hari dari Masjid al Haram ke Masjid al Aqsha, lalu ke Sidratul Muntaha di langit ke tujuh.

Hal ini diceritakan dalam Al Quran:

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آَيَاتِنَا إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha mengetahui. (QS. Al Isra: 1)

Ayat lainnya:

وَلَقَدْ رَآَهُ نَزْلَةً أُخْرَى (13) عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى (14) عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَى (15) إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشَى (16) مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغَى (17) لَقَدْ رَأَى مِنْ آَيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَى(18)

Dan Sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha. di dekatnya ada surga tempat tinggal, (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya Dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar. (QS. An Najm: 13-18)

Pada peristiwa inilah shalat diwajibkan, sehingga menunjukkan keistimewaannya; shalat diwajibkan saat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam di langit sementara kewajiban lain ditetapkan saat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam di muka bumi.

Dari Anas bin Malik Radhiallahu ‘Anhu, dia berkata:

فُرِضَتْ عَلَى النّبِيّ صلى الله عليه وسلم لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِهِ الصَلوَاتُ خَمْسِينَ، ثُمّ نُقِصَتْ حَتّى جُعِلَتْ خَمْساً، ثُمّ نُودِيَ: يا محمدُ: إِنّهُ لاَ يُبَدّلُ الْقَوْلُ لَدَيّ وَإِنّ لَكِ بِهَذِهِ الْخَمْسِ خَمْسينَ .

“Telah difardhukan kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam shalat pada malam beliau diisra`kan 50 shalat. Kemudian dikurangi hingga tinggal 5 shalat saja. Lalu diserukan, “Wahai Muhammad, perkataan itu tidak akan tergantikan. Dan dengan lima shalat ini sama bagi mu dengan 50 kali shalat.”

(HR. At Tirmidzi No. 213, katanya: hasan shahih gharib)

Kapan Peristiwanya?

Paling masyhur di banyak negeri muslim adalah 27 Rajab. Namun, tidak ada kesepakatan para ulama hadits dan para sejarawan muslim tentang kapan peristiwa ini terjadi, ada yang menyebutnya Rajab, dikatakan Rabiul Akhir, dan dikatakan pula Ramadhan atau Syawal. (Imam Ibnu Hajar, Fathul Bari, 7/242-243)

Imam Ibnu Hazm mengatakan terjadinya pada bulan Rajab, di tahun kedua belas kenabian. Sementara Imam Al Hafizh Abdul Ghani Al Maqdisi mengatakan terjadinya pada malam 27 Rajab. (Al Quran Al Karim wa Tafsiruhu, 5/429)

Imam Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, bahwa banyak ulama yang melemahkan pendapat bahwa peristiwa Isra terjadi pada bulan Rajab, sedangkan Ibrahim Al Harbi dan lainnya mengatakan itu terjadi pada Rabi'ul Awal. (Ibid Hlm. 95)

Beliau (Imam Ibnu Rajab) juga berkata:

و قد روي: أنه في شهر رجب حوادث عظيمة ولم يصح شيء من ذلك فروي: أن النبي صلى الله عليه وسلم ولد في أول ليلة منه وأنه بعث في السابع والعشرين منه وقيل: في الخامس والعشرين ولا يصح شيء من ذلك وروى بإسناد لا يصح عن القاسم بن محمد: أن الإسراء بالنبي صلى الله عليه وسلم كان في سابع وعشرين من رجب وانكر ذلك إبراهيم الحربي وغيره

"Telah diriwayatkan bahwa pada bulan Rajab banyak terjadi peristiwa agung dan itu tidak ada yang shahih satu pun. Diriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dilahirkan pada awal malam bulan itu, dan dia diutus pada malam 27-nya, ada juga yang mengatakan pada malam ke-25, ini pun tak ada yang shahih. Diriwayatkan pula dengan sanad yang tidak shahih dari Al Qasim bin Muhammad bahwa peristiwa Isra-nya Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam terjadi pada malam ke-27 Rajab, dan ini diingkari oleh Ibrahim Al Harbi dan lainnya." (Lathaif Al Ma'arif Hal. 121. Mawqi' Ruh Al Islam)

Sementara, Imam Ibnu Hajar Al ‘Asqalani mengutip dari Ibnu Dihyah, bahwa: "Hal itu (27 Rajab) adalah dusta.” (Tabyinul ‘Ajab hlm. 6)

Keragaman pendapat tentang kapan terjadinya Isra dan Mi'raj menunjukkan bahwa yang terpenting dalam membaca sejarah adalah mengambil hikmahnya, bukan menghapal tanggal-tanggalnya. Sebab, bisa jadi budaya mencatat tanggal peristiwa memang bukan hal yang urgen di zaman itu, tapi peristiwa itu sendiri yang lebih penting. Maka, tidak heran jika manusia sepakat bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dilahirkan di Tahun Gajah (peristiwa penyerangan pasukan Gajahnya Abrahah ke Ka'bah), tapi mereka berbeda pendapat tentang tanggal pasti kelahirannya apakah 12 Rabi'ul Awwal, atau lainnya.

Demikian. Wallahu a'lam.[ind]

Bersambung..

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
serial hari-hari utama dan istimewa dalam islam
malam isra\' dan mi\'raj
 
BERITA LAINNYA
 
 
KHAZANAH
01 February 2020 08:00:01

Percaya pada Kesetiaan Pasangan

 
KHAZANAH
31 May 2020 23:32:31

Hidup Adalah Kumpulan Janji-Janji

 
KHAZANAH
18 March 2020 08:00:01

Jadikan Masa Lockdown, Masa Renungan Ayah Ibu

 
KHAZANAH
11 August 2020 17:04:46

Seri Cinta Sahabat, Abu Thalhah al Ansari

Senandung Akbar
 
 
 
TERBARU
 
cmm market
 
 
TERPOPULER
 
 
Pelatihan Menulis Oase Chanel Muslim
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0811.1362.284