• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Selesaikan Dirimu Sendiri Sebelum Sibuk Memikirkan Orang Lain

12/08/2026
in Khazanah
Selesaikan Dirimu Sendiri Sebelum Sibuk Memikirkan Orang Lain

Sumber: Pixabay

71
SHARES
549
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ADA kalanya seseorang begitu sibuk memperhatikan kehidupan orang lain hingga lupa melihat keadaan dirinya sendiri. Ia mudah menilai kesalahan orang, memikirkan kekurangan orang lain, bahkan merasa sudah melakukan banyak kebaikan. Padahal, perjalanan memperbaiki diri sendiri masih panjang dan membutuhkan perhatian yang tidak sedikit.

Sebelum berusaha memperbaiki dunia di sekitar kita, ada baiknya memastikan bahwa diri sendiri sudah berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Bukan berarti seseorang harus menjadi sempurna terlebih dahulu untuk berbuat baik. Namun, memperbaiki diri dan melakukan kebaikan seharusnya berjalan bersama.

Baca Juga: Bukan Sekadar Penambah Gizi, Ini Manfaat Daun Kelor yang Jarang Diketahui

Selesaikan Dirimu Sendiri Sebelum Sibuk Memikirkan Orang Lain

Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita merasa sudah cukup banyak melakukan amal. Kita mungkin rajin bersedekah, membantu orang lain, mengikuti kajian, atau melakukan berbagai aktivitas yang bernilai kebaikan. Semua itu tentu merupakan hal yang baik. Namun, jangan sampai kesibukan tersebut membuat kita lupa mengevaluasi hati dan perilaku sendiri.

Pertanyaan sederhana terkadang justru paling sulit dijawab. Apakah ibadah yang dilakukan sudah membuat kita semakin dekat kepada Allah? Apakah kita menjadi lebih sabar setelah belajar agama? Apakah hubungan dengan keluarga semakin baik? Apakah kita masih mudah iri, marah, sombong, atau meremehkan orang lain?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut merupakan bagian dari muhasabah, yaitu introspeksi atau evaluasi terhadap diri sendiri. Kementerian Agama RI menjelaskan bahwa introspeksi dapat membantu seseorang melihat kembali perjalanan hidupnya, termasuk menilai apakah dirinya semakin mendekat atau justru menjauh dari Allah.

Muhasabah bukan berarti membenci diri sendiri. Sebaliknya, muhasabah merupakan kesempatan untuk mengenali kekurangan dan memperbaikinya. Dengan mengetahui kelemahan diri, seseorang dapat menentukan langkah yang lebih baik untuk kehidupan berikutnya.

Begitu pula dalam beramal. Sebelum melakukan suatu kebaikan, kita perlu memperhatikan niat. Jangan sampai amal yang terlihat indah di mata manusia ternyata kehilangan maknanya karena dilakukan demi mendapatkan pujian. Memperbaiki niat merupakan bagian penting dalam menjaga keikhlasan sebuah amal.

Karena itu, jangan terlalu sibuk menghitung kebaikan yang telah kita lakukan kepada orang lain sampai lupa menghitung kekurangan diri sendiri. Jangan pula merasa sudah selesai hanya karena telah melakukan beberapa amal.

Setiap hari adalah kesempatan untuk belajar menjadi lebih baik. Jika kemarin masih mudah marah, hari ini berusahalah lebih sabar. Jika sebelumnya sering lalai beribadah, mulai perbaiki sedikit demi sedikit. Jika pernah menyakiti orang lain, beranilah meminta maaf dan memperbaiki sikap.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sebab, perjalanan memperbaiki diri memang tidak memiliki garis akhir. Selama masih diberi kesempatan hidup, masih ada ruang untuk bertobat, belajar, dan memperbanyak amal saleh. Selesaikan dirimu sendiri bukan berarti menunggu sempurna. Artinya, jangan pernah berhenti memperbaiki hati, niat, dan perilaku sebelum sibuk mengoreksi kehidupan orang lain. [DW]

Tags: Selesaikan Dirimu Sendiri Sebelum Sibuk Memikirkan Orang Lain
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Viral di Threads, Tantangan Hafalan Surat Ad-Duha Berhadiah Minuman Beralkohol di TSP 2026 Tuai Sorotan

Next Post

Menyusuri Jejak Kemerdekaan: 5 Tempat Bersejarah yang Layak Masuk Daftar Liburan

Next Post
Menyusuri Jejak Kemerdekaan: 5 Tempat Bersejarah yang Layak Masuk Daftar Liburan

Menyusuri Jejak Kemerdekaan: 5 Tempat Bersejarah yang Layak Masuk Daftar Liburan

Asupan Kalori Penting untuk Mencegah Bayi Kekurangan Berat Badan Selama Kehamilan

Asupan Kalori Penting untuk Mencegah Bayi Kekurangan Berat Badan Selama Kehamilan

Cara Agar Hidup Menjadi Lebih Mudah

Afirmasi Positif untuk Ayah Bunda dalam Parenting

  • Ayat Al-Qurán tentang Traveling

    Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1480 shares
    Share 592 Tweet 370
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9699 shares
    Share 3880 Tweet 2425
  • Munas IV IKADI Digelar November 2026, Perkuat Sinergi Dakwah Menuju Indonesia Emas 2045

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2619 shares
    Share 1048 Tweet 655
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11894 shares
    Share 4758 Tweet 2974
  • Sulit Memaafkan Kesalahan Orang Lain? Berikut 5 Cara Berdamai dengan Rasa Kecewa

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2536 shares
    Share 1014 Tweet 634
  • Cetak Rekor MURI hingga Santuni 1.000 Anak Yatim IKADI Siapkan Terobosan Dakwah Jelang Munas IV

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Lemari Penuh tetapi Selalu Merasa Tidak Punya Baju, Apakah Kita Terjebak dalam Fashion Overconsumption?

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Kenapa Tubuh Justru Terasa Lelah setelah Seharian Tidak Banyak Bergerak? Ini Penjelasannya

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga