• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 29 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi Ilmuan Muslim Penemu Dasar-Dasar Aljabar

23/03/2021
in Khazanah
Rasulullah Turut Mengerjakan Pekerjaan Rumah

Foto: Tirto

151
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
foto: beforenewton.wordpress.com
foto: beforenewton.wordpress.com

Chanelmuslim.com – Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi adalah seorang ilmuwan muslim terkemuka yang telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi peradaban manusia, melalui perannya dalam mengembangkan ilmu matematika dan meletakkannya sebagai dasar-dasar ilmu Aljabar. peranan ini turut mendorong kebangkitan ilmu matematika yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan alam dan teknologi, karena ia laksana roh pada jasad.

Nama aslinya adalah Abdullah Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi. Dia dilahirkan pada tahun 164 H (780 M) di daerah Khawarizmi di Asia Tengah. Dia wafat di Baghdad pada tahun 232 H (847 M), sekalipun sebagian literatur menyatakan bahwa dia wafat pada tahun 235 H (850 M). Kehidupannya secara detil tidak diketahui secara persis, akan tetapi ia terkenal pada masa Khalifah Al-Ma’mun dan mendapatkan kedudukan yang tinggi diantara para ilmuwan pada masanya. Dia kemudian menjadi Direktur Darul Hikmah dan termasuk salah seorang astronom terkemuka di Baghdad.

Penemuan di Bidang Matematika

Al-Khawarizmi mengutip angka-angka India dan mengarang buku tentang angka-angka itu, sebagaimana dia menulis sebuah buku yang tidak pernah ada sebelumnya dalam ilmu hitung dengan membuat bab-bab di dalamnya. Buku ini merupakan buku matematika pertama yang masuk ke Eropa setelah diterjemahkan oleh penerjemah berkebangsaan Inggris, Adelard of Bath. Dan selama berabad-abad lamanya buku tersebut menjadi rujukan para ilmuwan, bisnisman, dan isinyur. Orang-orang Eropa menuliskan nama Al-Khawarizmi sebagai penulis buku itu dengan versi yang berbeda-beda, diantaranya; Guaesmo, Algorithm, Algoritmi, dan Algorismus. Akan tetapi yang paling terkenal dari nama-nama ini dan dipakai selama berabad-abad adalah Algoritmu.

Buku “Aljabar wa Muqabalah.”

Aljabar berarti mengembalikan sesuatu kepada keadaannya yang pertama seperti menguraikan angka pecahan. Adapun artinya dalam istilah matematika adalah menambah sejumlah angka tertentu untuk dua tambahan dengan tujuan memudahkan penyelesaiannya. Sedangkan al-muqabalah (persesuaian) artinya menyamakan antara satu angka dengan angka yang lain dan menghasilkan suatu nilai.

Seorang pakar matematika terkemuka “Kitab Al-Wahaya bil Jabar wal Muqa-balah” bahwa Al-Khuwarizmi adalah orang yang pertama kali menggagas Aljabar. Al-Khawarizmi sendiri menyebutkan dalam pengantar bukunya bahwa Khalifah Al-Ma’mun yang memerintahkan untuk menulis buku ini dan dia selalu memotivasinya.

Maka dari itu, tidak benar apabila ada yang mengatakan bahwa ilmu Al-Jabar telah ada di tangan orang lain selain Al-Khawarizmi, tentu dengan alasan yang sangat sederhana, yaitu bahwa munculnya ilmu Al-Jabar memerlukan perpaduan antara sistem penjumlahan angka-angka india dengan kaedah dan teori arsitektur sebagaimana yang dikembangkan oleh Bangsa Yunani. Jadi tidak mungkin, Aljabar ada sebelum Al-Khawarizmi.

Adapun ilmu Aljabar ini ada di mana-mana, maka ini bukan berarti bahwa penemua Al-Khawarizmi hanya sekedar mengoptimalkan hasil yang ada. Sebab munculnya ilmu ini yang telah menciptakan revolusi besar bagi ilmu-ilmu lainnya memerlukan kejeniusan. Hal itu dikarenakan Aljabar yang telah ada sebelumnya tidak sesederhana yang kita kenal pada saat sekarang. Sebelumnya, rumus-rumus Aljabar tidak pernah ada. Untuk mengganti (x) dan (y), Al-Khawarizmi menggunakan nilai yang tidak diketahui dengan kata “sesuatu” atau “akar” dan perempatannya ditunjukkan dengan kata “harta”, Misalnya Al-mu’adalah (persamaa);

2s + 5s =7

sebelumnya ditulis seperti ini:

2 (harta) 5 (sesuatu)     7

Akan tetapi cara seperti di atas ini sangat sulit dan tidak dapat dibandingkan kemudahannya dengan cara yang ada sekarang, yaitu sebagai berikut.

2s2 + 5s         = 7

2s2 +5s – 7     = 0

(2s+7) (s-1)     = 0

0 0s = 1 (s= 3,5)

2    +    7

s     –    1

Al-Khawarizmi membuat enam contoh persamaan yang secara global dapar disebutkan sebagai berikut:

1. Harta yagn sama jumlahnya (atau yang sekarang dinyaakan dengan persamaan 1s 2=c).

2. Akarnya yang sama jumlahnya (atau yang sekarang dinyatakan dengan persamaan b s=c)

3. Harta yang sama akarnya (Atau yang sekarang dinyatakan dengan persamaan 1s e =bs).

4. Harta yang sama akarnya (atau yang sekarang dinyatakan dengan persamaanl: 1s 2+ bs=c).

5. Harta dan jumlah yang sama akarnya (atau yang sekarang dinyatakan dengan persamaan: 1s2 + c = bs).

6. Akar dan jumlah yang sama hartanya (atau yang sekrang dinyatakan dengan persamaan: bs + c = 1s 2).

Dia menjelaskan bagaimana menyelesaikan contoh soal-soal seperti di atas dengan cara yang jelas. Selain itu, Al-Khuwarizmi juga menulis dalam ukunya cara-cara menyelesaikan persamaan pada perinkat kedua yaitu dengan cara-cara geometri.

Kitab “Al-Jabar wal Muwabalah” sangat berarti secara ilmiah dan memiliki sejarah yang besar. Buku ini telah diterjemahkanke dalam bahsa Latin oleh Robert of Chester agar menjadi salah satu pendorong bagi kebangkitan keilmuan Eropa. Anehnya, ahli sehjarah Barat menyatakan lafaz “Al-Jabar” berasal dari nama Geber yang merupakan penyimpangan ke dalam bahasa Latin dari nama Astronom Andalusia, Jabir bin Aflah Al-Asyili. Ini tentu kesalahan yang sangat menggelikan, karena Jabir hidup dua abad setelah Al-Khuwarizmi.

Sumber : 147 Ilmuan Terkenal dalam Sejarah Islam, Muhammad Gharib Gaudah, Pustaka Al Kautsar.

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Orang Ini Kaya, Tapi Bodohnya Minta Ampun

Next Post

Mualaf Penjual Donat yang Ingin Menyenangkan Kaum Dhuafa

Next Post

Mualaf Penjual Donat yang Ingin Menyenangkan Kaum Dhuafa

Mufidah JK: Peran Wanita dalam Mensejahterakan Keluarga Semakin Eksis

Bank Syariah Bukopin Gandeng LAZISMU Yogyakarta Salurkan Bantuan Kepada Pengayuh Becak

  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    487 shares
    Share 195 Tweet 122
  • Outfit Aurelie Hermansyah saat Datangi Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4098 shares
    Share 1639 Tweet 1025
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7901 shares
    Share 3160 Tweet 1975
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3435 shares
    Share 1374 Tweet 859
  • Peringatan Isra Mi’raj: Ayo Less Waste Lakukan Aksi Waste Management di Event Maqdisy Talent Fest 1447 H

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Indonesia Raih 135 Medali Emas pada Ajang ASEAN Para Games 2025

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    400 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3199 shares
    Share 1280 Tweet 800
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga