• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Materi Kultum, Mati Sughra dan Mati Kubra

06/11/2025
in Khazanah, Unggulan
Materi Kultum, Mati Sughra dan Mati Kubra

foto:pixabay

79
SHARES
608
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MATI sughra dan mati kubra. Ketika kita bangun dari tidur, kita memuji Allah yang telah menghidupkan kembali dari kematian.

Segala puji bagi Allah, yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nya lah kami dibangkitkan. (HR. Bukhari).

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kesehatan pada jasadku dan telah mengembalikan ruhku serta mengizinkanku untuk berdzikir kepada-Nya. (HR. Tirmidzi).

Doa tersebut menjelaskan bahwa tidur adalah kematian, diangkatnya ruh kemudian dikembalikan.

Itulah mati sughra, kematian kecil.

Bisa dikatakan sebagian ruh akal dan perasaannya yang keluar.

Sementara tanda-tanda fisiknya seperti denyut nadi, gerak jantung dan napasnya masih nampak.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Qur’an mengungkapkan dengan kata yatawaffa, mewafatkan, memegang ruh.

اَللّٰهُ يَتَوَفَّى الْاَنْفُسَ حِيْنَ مَوْتِهَا وَالَّتِيْ لَمْ تَمُتْ فِيْ مَنَامِهَاۚ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضٰى عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْاُخْرٰىٓ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّىۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ ۝٤٢

Allah menggenggam nyawa (manusia) pada saat kematiannya dan yang belum mati ketika dia tidur. Dia menahan nyawa yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan nyawa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti (kekuasaan) Allah bagi kaum yang berpikir. (Az-Zumar:42).

وَهُوَ الَّذِيْ يَتَوَفّٰىكُمْ بِالَّيْلِ وَيَعْلَمُ مَا جَرَحْتُمْ بِالنَّهَارِ ثُمَّ يَبْعَثُكُمْ فِيْهِ لِيُقْضٰٓى اَجَلٌ مُّسَمًّىۚ ثُمَّ اِلَيْهِ مَرْجِعُكُمْ ثُمَّ يُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَࣖ ۝٦٠وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهٖ وَيُرْسِلُ عَلَيْكُمْ حَفَظَةًۗ حَتّٰٓى اِذَا جَاۤءَ اَحَدَكُمُ الْمَوْتُ تَوَفَّتْهُ رُسُلُنَا وَهُمْ لَا يُفَرِّطُوْنَ ۝٦١

Dialah yang menidurkan kamu pada malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari. Kemudian, Dia membangunkan kamu padanya (siang hari) untuk disempurnakan umurmu yang telah ditetapkan. Kemudian kepada-Nya tempat kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Dialah Penguasa mutlak di atas semua hamba-Nya, dan Dia mengutus kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila kematian datang kepada salah seorang di antara kamu, malaikat-malaikat Kami mencabut nyawanya, dan mereka tidak melalaikan tugasnya. (Al-An’am:60-61).

Baca juga: Perang Pemikiran, Upaya Memadamkan Cahaya Islam

Mati Sughra Mati Kubra

Maknanya, bahwa ruh orang-orang yang mati dicabut bila mereka mati, begitu pula ruh orang-orang yang hidup dicabut bila mereka tidur.

Hanya ruh orang mati tetap ditahan sementara ruh orang tidur dikembalikan sampai tiba ajalnya yakni kematian kubra (kematian besar).

Ibnu Abbas mengatakan bahwa Allah menahan jiwa orang yang telah mati dan melepaskan jiwa orang yang hidup, dan tidak pernah terjadi kekeliruan dalam hal ini.

Menurutnya, bila dalam mimpi bertemu dengan orang-orang yang sudah meninggal dunia itu adalah pertemuan nyata di alam ruh.

Penting untuk diperhatikan, banyak terjadi, seseorang tidur namun tidak bangun kembali.

Ajalnya tiba saat ia tidur, kematian kecilnya mengantarkan kematian besarnya.

Kita tidak tahu, apakah ketika kita tidur adalah tidur yang terakhir?

Imam Al-Ghazali berpesan, sebelum tidur hendaklah membiasakan untuk mengingat dosa agar segera bertaubat, beristighfar dan mohon maaf kepada kerabat dan teman.

Berwasiat kepada mereka, jika saja tidur ini adalah yang terakhir baginya.

Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka berwudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu. (HR. Bukhari).

Sumber: Kultum 100 Judul – Ust. Lathief Abdallah

[Sdz]

 

Tags: Materi KultumMati Sughra dan Mati Kubra
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ketika Istri Bersedekah ke Suami

Next Post

Harta Haram untuk Pembangunan WC Rumah Al Quran

Next Post
Hukum Cebok atau Beristinjak dengan Tisu

Harta Haram untuk Pembangunan WC Rumah Al Quran

Tips Merawat Tanaman Hias Dalam Ruangan (1)

Tips Merawat Tanaman Hias Dalam Ruangan (1)

Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6172 shares
    Share 2469 Tweet 1543
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1753 shares
    Share 701 Tweet 438
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7867 shares
    Share 3147 Tweet 1967
  • Penjelasan Hadis ke-26 Mensyukuri Nikmat dengan Bersedekah

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3404 shares
    Share 1362 Tweet 851
  • Banjir Karawang Meluas Akibat Sungai Citarum dan Sungai Cibeet Meluap

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Kokurikuler SDIT Yapidh Dorong Literasi Lewat Program Jurnalis Cilik Berkarya

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4073 shares
    Share 1629 Tweet 1018
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga