• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Keutamaan Itikaf

09/06/2017
in Khazanah
72
SHARES
551
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

foto: fimadani
?

chanelmuslim.com – Ramadan ini kita mungkin tak asing dengan kata itikaf di 10 malam terakhir Ramadan. Bahkan beberapa mesjid jami membuat program itikaf dengan berbagai kegiatan,  mulai kajian,  tadarus bersama,  tarawih dengan mengundang Imam khusus dan lain sebagainya. Bandingkan dengan 10 tahun yang lalu,  ketika kata itikaf pun belum familiar,  dan ketika ada orang yang sepanjang hari berdiam di mesjid kita kadang berkata dalam hati, “sepertinya ia adalah pengangguran atau musafir.” Atau kadang jika ada warga yang beritikaf di dalam mesjid padahal rumahnya dekat,  pikiran kita sudah berprasangka tak baik. Tapi tentu itu dulu saat belum banyak yang mengetahui keutamaan itikaf.
Itikaf adalah berdiam diri di mesjid untuk taat kepada Allah. Itikaf adalah ibadah yang mendekatkan diri hamba kepada Allah.

Dari Ibnu Umar,  ia berkata,  “Rasulullah beritikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadan.” (Muttafaq ‘alaih) 

Allah berfirman, “Dan telah kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail,  ‘bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf,  orang yang itikaf,  orang yang rukuk dan orang yang sujud!” (Al-Baqarah: 125)

Allah berfirman: 

“Tetapi jangan kamu campuri mereka,  ketika kamu beritikaf dalam mesjid.” (Al-Baqarah: 187)

Ibadah itikaf disyariatkan berdasarkan dalil Alquran, sunnah dan ijmak. 

Dari Aisyah,  Nabi beritikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadan hingga Allah mewafatkan beliau. Setelah itu istri-istri beliau beritikaf sepeninggal beliau. (Muttafaq ‘alaih) 

Ibnu Daqiq Al-Id berkata,  “Hadits ini secara mutlak menganjurkan itikaf,  secara khusus di bulan Ramadan,  dan secara khusus lagi pada sepuluh hari terakhir. Hadits ini juga menunjukkan hukum itikaf sama bagi laki-laki maupun perempuan.”

Itikaf maksudnya menyatukan hati dengan cara menjauhkan diri dari pergaulan,  menghadap kepada Allah,  dan menikmati berdzikir kepada-Nya.

Dari Abu Hurairah,  ia beekata,  “Nabi beritikaf setiap Ramadan pada sepuluh hari (terakhir), dan pada tahun beliau wafat,  beliau beritikaf selama dua puluh hari.” (HR. Al Bukhari)

Itikaf merupakan ibadah yang khusus,  dimana seseorang berdiam diri di mesjid sepanjang malam dan siang. Seseorang yang berniat beritikaf sebagaimana dicontohkan Rasul,  maka ia tidak meninggalkan mesjid selama niat beritikaf seperti misalnya selama 10 hari terakhir Ramadan. Inilah saat dimana seseorang seharusnya dapat meluangkan waktu terbanyaknya untuk melakukan ibadah-ibadah baik wajib dan sunnah dan secara khusyuk berusaha lebih mendekatkan diri pada Allah Ta’ala. Bagi yang masih bekerja, maka sebaiknya cuti lebaran itu bisa dilakukan mulai sepuluh hari terakhir Ramadan. (w) 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Makna Kesuksesan Bagi Sandiaga Uno

Next Post

Ajang Para Desainer Lokal Unjuk Diri, Ramadhan In Style 2017 Resmi Dibuka

Next Post

Ajang Para Desainer Lokal Unjuk Diri, Ramadhan In Style 2017 Resmi Dibuka

Takjil on the Train ala Komunitas PJKA

Indira Abidin: Kanker adalah Cara Allah Memeluk Saya

  • Pahlawan yang Layak

    Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    782 shares
    Share 313 Tweet 196
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8236 shares
    Share 3294 Tweet 2059
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4224 shares
    Share 1690 Tweet 1056
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3690 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11264 shares
    Share 4506 Tweet 2816
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2059 shares
    Share 824 Tweet 515
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3300 shares
    Share 1320 Tweet 825
  • Menghina Allah dalam Hati

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    755 shares
    Share 302 Tweet 189
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga