ChanelMuslim.com – Rasulullah membuat permisalan seorang mukmin seperti tangkai tanaman baru tumbuh yang ditiup angin. Sebagai Muslim, sudah seharusnya kita bisa mengambil hikmah dari permisalan-permisalan yang dibuat oleh Allah dan Rasulullah.
Oleh: Ustaz Yulian Purnama S.Kom (Pengelola channel telegram Fawaid Kang Aswad)
Baca Juga:ย 10 Janji Allah kepada Orang Mukmin
Keadaan Mukmin seperti Tangkai Ditiup Angin
Keadaan seorang Mukmin seperti tangkai yang ditiup angin, terkadang lurus terkadang miring. Sebagaimana hadits dari Abu Hurairah radhiallahu โanhu, Nabi Shallallahu โalaihi Wasallam bersabda:
ู ูุซููู ุงูู ูุคูู ููู ููู ูุซููู ุงูุฎุงู ูุฉู ู ููู ุงูุฒููุฑูุนูุ ู ูู ุญูููุซู ุฃุชูุชููุง ุงูุฑูููุญู ููููุฃูุชููุงุ ูุฅุฐุง ุงุนูุชูุฏูููุชู ุชููููููุฃู ุจุงูุจููุงุกูุ ูุงููุงุฌูุฑู ูุงูุฃุฑูุฒูุฉูุ ุตูู ููุงุกู ู ูุนูุชูุฏูููุฉูุ ุญุชููู ููููุตูู ููุง ุงูููููู ุฅุฐุง ุดุงุกู
โPermisalan seorang Mukmin adalah seperti tangkai tanaman yang baru tumbuh. Ia bergoyang sesuai tiupan angin yang menerpanya. Ketika angin sudah tenang, ia kembali seperti semula. Itulah balaโ (bencana). Sedangkan orang fajir itu seperti tangkai padi yang keras dan lurus, sampai akhirnya Allah patahkan ia sesuai kehendak-Nyaโ (HR. Al Bukhari no.5644).
Dalam riwayat lain:
ูู ูุซููู ุงููุงููุฑู ููู ูุซููู ุงูุฃุฑูุฒูุฉู ุตูู ููุงุกู ู ูุนูุชูุฏูููุฉู ุญุชููู ููููุตูู ููุง ุงูููููู ุฅุฐุง ุดุงุกู
โโฆ sedangkan orang kafir itu seperti tangkai padi yang keras dan lurus, sampai akhirnya Allah patahkan ia sesuai kehendak-Nyaโ (HR. Al Bukhari no. 7466).
Dalam riwayat Muslim, dari sahabat Kaโab bin Malik radhiallahu โanhu, Nabi Shallallahu โalaihi Wasallam bersabda:
ู ูุซููู ุงูู ูุคูู ููู ููู ูุซููู ุงูุฎุงู ูุฉู ู ููู ุงูุฒููุฑูุนูุ ุชููููุฆููุง ุงูุฑูููุญูุ ุชูุตูุฑูุนููุง ู ูุฑููุฉู ูุชูุนูุฏููููุง ุฃูุฎูุฑููุ ุญุชููู ุชููููุฌูุ ูู ูุซููู ุงููุงููุฑู ููู ูุซููู ุงูุฃุฑูุฒูุฉู ุงูู ูุฌูุฐูููุฉู ุนููู ุฃุตููููุงุ ูุง ูููููุฆููุง ุดูุกูุ ุญุชููู ูููููู ุงููุฌูุนุงูููุง ู ูุฑููุฉู ูุงุญูุฏูุฉู
โPermisalan seorang Mukmin adalah seperti tangkai tanaman yang baru tumbuh. Ia bergoyang sesuai tiupan angin yang menerpanya. Terkadang ia miring terkadang ia lurus.
Sampai akhirnya ia kering menguning. Sedangkan orang kafir itu seperti tangkai padi kuat di atas akarnya, tidak bergoyang sama sekali, sampai akhirnya ia dicabut sekali saja.โ (HR. Muslim no.2810).
An Nawawi rahimahullah menjelaskan hadist-hadits di atas:
ููุงูู ุงููุนูููู ูุงุกู ู ูุนูููู ุงููุญูุฏููุซู ุฃูููู ุงููู ูุคูู ููู ููุซููุฑู ุงููุขููุงู ู ููู ุจูุฏููููู ุฃููู ุฃููููููู ุฃููู ู ูุงูููู ููุฐููููู ู ููููููุฑู ููุณููููุฆูุงุชููู ููุฑูุงููุนู ููุฏูุฑูุฌูุงุชููู ููุฃูู ููุง ุงููููุงููุฑู ูููููููููููุง ููุฅููู ููููุนู ุจููู ุดูููุกู ููู ู ูููููููุฑู ุดูููุฆูุง ู ููู ุณููููุฆูุงุชููู ุจููู ููุฃูุชูู ุจูููุง ููููู ู ุงููููููุงู ูุฉู ูุงู ูุฉ
โPara ulama mengatakan, makna hadits ini adalah bahwa seorang Mukmin itu terkadang merasakan banyak musibah pada badannya atau pada keluarganya atau pada hartanya. Namun itu semua adalah penghapus dosa-dosa mereka dan mengangkat derajat mereka.
Adapun orang kafir, sedikit musibah yang menimpa mereka dan musibah itu pun tidak menghapuskan keburukan-keburukan mereka, sehingga mereka akan mempertanggung-jawabkan dosa-dosanya secara penuh di hari Kiamatโ (Syarah Shahih Muslim, 17/153).
[Cms]
Sumber: Tulisan diambil dari channel telegram Fawaid Kang Aswad dan kangaswad.wordpress.com





