• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Jasa Ibu Tiga Kali dari Ayah

01/09/2022
in Khazanah
Mulia karena Orang Tua

Ilustrasi, foto: Quora

98
SHARES
757
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

JASA ibu untuk anak-anak nilainya tiga kali dari ayah. Meskipun hal itu tidak mengurangi penghormatan untuk ayah.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menceritakan. Ada seorang yang datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam perihal bakti anak kepada orang tua.

“Siapakah aku harus berbakti pertama kali?” tanya orang itu kepada Rasulullah.

Nabi menjawab ‘ibumu’ hingga tiga kali. Setelah itu ‘ayahmu’. Kenapa ibu disebut tiga kali dan ayah disebut satu kali.

Satu, ibu yang mengandung, ayah tidak.

Setiap anak mengalami proses penciptaannya pertama kali dalam perut ibu. Selama 40 hari dalam bentuk air mani, 40 hari kedua dalam bentuk segumpal darah, dan 40 hari ketiga dalam bentuk segumpal daging.

Setelah 120 hari itu, barulah Allah mengutus malaikat untuk meniupkan ruh kepada sang janin yang berusia 4 bulan itu.

Setelah empat bulan, sang janin hidup. Ia mulai bergerak-gerak. Bahkan memberikan semacam reaksi dari aksi yang diberikan ibu.

Berat janin kian hari kian berat. Ada yang beratnya dua kiloan, tiga kiloan, empat kiloan, dan seterusnya. Selama 9 bulan, ibu terus membawa-bawa sang janin kemana pun dan keadaan apa pun.

Bayangkan, betapa beratnya dan betapa repotnya. Kalau dicoba-coba, silahkan ikat tabung gas melon 3 kilogram di perut. Dan jangan dilepas kemana pun kita pergi. Tentu akan sangat berat dan repot sekali.

Itulah yang dilakukan seorang ibu. Ia lakukan itu dengan sukarela, senang, bahagia, dan penuh keikhlasan.

Dua, ibu yang melahirkan, ayah tidak.

Melahirkan merupakan perjuangan paling berat seorang ibu. Risikonya bukan sekadar sakit yang luar biasa, tapi juga nyawa.

Ada proses melahirkan yang ringan, dan banyak juga yang butuh waktu lama. Selama itu, sang ibu mengalami kepayahan, sakit, khawatir, dan lainnya.

Yang dikeluarkan dari proses melahirkan, selain bayi yang besar, juga darah. Itulah simbol dari jihad seorang ibu yang beriringan dengan tetesan darah.

Dan proses jihad itu dilakukan oleh sang ibu dengan penuh kerelaan, bahagia, dan ikhlas. Tak seorang pun ibu yang menyesal setelah melahirkan.

Tiga, ibu yang menyusui, ayah tidak.

Beban berat ketiga seorang ibu adalah menyusui sang bayi. Belum lagi sembuh luka-luka tubuhnya setelah melahirkan. Belum lagi hilang rasa sakit setelah melahirkan, ia harus menunaikan tugas berikutnya, yaitu menyusui sang bayi.

Selama dua tahun, ibu harus siaga menyusui sang bayi. Kapan pun sang bayi ingin menyusu, ibu harus siap siaga. Dua puluh empat jam siap siaga dalam sehari.

Lagi-lagi, hal itu dilakukan sang ibu dengan penuh kerelaan, bahagia, dan ikhlas. Tak seorang ibu yang marah-marah melayani bayinya untuk menyusui. Masya Allah. [Mh]

 

 

 

 

Tags: Jasa Ibu Tiga Kali dari Ayah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sudahkah Kamu Doakan Gurumu Hari ini?

Next Post

Perbedaan Qiyamul Lail dan Tahajud

Next Post
Perbedaan qiyamul lail tahajud

Perbedaan Qiyamul Lail dan Tahajud

Tepuk Tangan Quraisy Saat Rasulullah Bercerita Isra Miraj (1)

Ikrimah Bin Abu Jahal, dari Memusuhi Islam sampai Menjadi Pembela Islam hingga Syahid

Perubahan iklim ancaman kesehatan

Perubahan Iklim Menjadi Ancaman bagi Kesehatan Manusia

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    355 shares
    Share 142 Tweet 89
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8694 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11479 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    258 shares
    Share 103 Tweet 65
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4444 shares
    Share 1778 Tweet 1111
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3912 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga