• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 25 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Dakwah itu Mulai dari yang Kecil

02/12/2021
in Khazanah
Dakwah itu Mulai dari yang Kecil

Foto: Unsplash

77
SHARES
591
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Dakwah itu Mulai dari yang Kecil, oleh: Hj. Enny Hidajati, S.S., M.M. (PW Salimah Sumatera Selatan)

Bermula dari sebuah keprihatinan berbalut sedikit ironi. Sebuah gedung megah mentereng tujuh lantai; lift penghubung untuk menjangkaunya; penyejuk ruangan bertebar di mana-mana; mushola kecil yang cukup representatif; namun masih menyisakan hal “sepele” itu: mukena bau!

Aha, rupanya persoalan mukena ini terlewat oleh hiruk-pikuk aktivitas seluruh penghuni gedung. Jikalau terlintas, hanya pada saat-saat akan mengenakannya, yaitu saat shalat tiba. Dengan sangat terpaksa, dipakailah mukena yang aromanya sudah tidak dapat didefinisikan lagi. Bercak-bercak bekas lipstik dan sapuan bedak ikut pula menghiasi. Sempurnalah sudah.

Baca Juga: Gubernur Anies: Selama Pandemi, Pola Dakwah Terjadi Pergeseran

Dakwah itu Mulai dari yang Kecil

Tentu hal ini tidak bisa dipertahankan. Saling menggantungkan dan mengharapkan, namun kepada siapa? Gara-gara mukena bau, jadi terganggu kekhusyuan salat. “Harus segera bertindak,” gumamku dalam hati.

Maka sepulang dari kantor, kuambil beberapa mukena yang masih sangat layak pakai dari dalam lemari pakaianku. Keesokan harinya, kuangsurkan ke rak penyimpanan mukena kantor sembari kuambil mukena yang lama. Kucolek juga beberapa teman, siapa tahu ada koleksi mukena mereka yang berniat disumbangkan buat inventaris mushola. Alhamdulillah, terdata, ada beberapa mukena layak pakai yang akan menyusul besok pagi. Total ada 7 potong mukena pengganti selama mukena lama kucuci. “Cukuplah,” pikirku.

Aku pulang dengan membawa sekantung besar mukena kotor. Agar terasa ringan dan tidak menganggap sebagai beban, setiap hari kumasukkan dua atau tiga potong mukena di antara baju-baju yang menderu di mesin cuci. Bukankah selama seminggu ke depan posisi mukena masih aman? Artinya, tidak perlu sekaligus mencucinya. Sesuai perhitunganku, usai seluruh mukena dicuci, setumpuk mukena wangi siap beraksi.

Proses mengangsur mukena lama dan yang sudah dicuci ini kunamai Gerakan Mukena Bersih (GMB). Ternyata dalam perjalanannya, urusan GMB itu tak hanya sekadar mencuci. Sekian lama berlangsung, ada beberapa hal yang menjadi pelengkap ceritanya. Ada mukena yang bolong karena salah menyetrika oleh ART; Ada karet pinggang yang kendor dan perlu diganti; ada pula yang sobek di sana-sini. Tentu saja, menerima sumbangan mukena baru yang betul-betul baru buka kemasannya, menjadi bunga-bunga penyemangat GMB ini.

Dalam perjalanannya pula, GMB menjadi salah satu program unggulan Departemen Dakwah Pimpinan Wilayah (PW) Salimah Sumatera Selatan. Dengan semangat menularkan virus kebaikan, aksi kecil ini digulirkan kepada pengurus Salimah lainnya.

Aksi dimulai dari menerima sumbangan mukena layak pakai atau mukena baru dari para pengurus dan donatur lain. Kemudian, aksi dilanjutkan dengan menitipkan kepada beberapa Pimpinan Cabang (PC) Salimah terdekat. Selanjutnya, dititipkan pula sejumlah pesan kepada mereka.

Pertama, bekerja sama dengan pengurus masjid atau musholla terdekat yang punya masalah serupa: mukena yang terabaikan. Maksudnya, agar GMB mendapatkan legalitas, dan penanggung jawab mukena kotor menjadi jelas.

Kedua, sesegera mungkin beraksi: mengangsur mukena kotor; menggantikannya dengan yang bersih; dan setiap satu sampai dua minggu kemudian, siklus ini diulang kembali.

Ketiga, pengelola harus istiqamah karena gerakan ini akan sepi dari publikasi, ujian, dan komentar positif lain yang dapat mengisi semangat para relawannya.

Alhamdulillah, tanpa terasa, GMB sudah berlangsung selama lima tahun di gedung megah ini. Bermula dari tujuh mukena yang tak terurus, sekarang sudah lebih dari 20 mukena siap menjalani siklus berbakti.

Setiap siklus, hanya dikeluarkan 7-8 mukena bersih, agar tidak terlampau berat saat proses mencucinya. Bermula dari program diam-diam dalam senyap, sekarang sudah berebut teman-teman kantor yang berpartisipasi dalam proses pencucian dan perawatannya.

Dari pengumpulan mukena laik pakai, aksi berkembang menjadi donasi sajadah, mushaf Alquran, bahkan karpet mushola kami.

Berawal dari mushola kecil di sebuah lantai gedung, sekarang sudah menyebar di beberapa masjid dan mushola di luar sana. Berangkat dari hal yang sangat kecil menuju sebuah kebaikan bersama: Indonesia. Semoga bukan utopia semata![ind]

Disclaimer:
Tulisan ini sudah dimuat dalam buku “Salimah Berkisah tentang Indonesia”

Tags: Dakwah itu Mulai dari yang Kecil
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Arafah dan Haji Pandemi

Next Post

Doa di Hari Arafah

Next Post
Sembilan Cara Menjadi Pribadi yang Simpatik pada Pasangan

Doa di Hari Arafah

IKEA Peduli Salurkan 1500 Paket Bahan Makanan Pokok kepada Masyarakat Tangerang

11 Personil ACT Terpapar Covid-19, Kantor Pusat ACT Tutup Sementara

  • Nama potongan rambut pria agar tidak qaza

    5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1951 shares
    Share 780 Tweet 488
  • Cetak Rekor, Wahdah Islamiyah Jadi Ormas Pertama yang Gelar Sertifikasi Dai Massal Bersama MUI Pusat

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    724 shares
    Share 290 Tweet 181
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9179 shares
    Share 3672 Tweet 2295
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1235 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Kisah Hasan bin Tsabit Dibayar Mahal untuk Menjelekkan Rasulullah, Tapi ini yang Terjadi

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11713 shares
    Share 4685 Tweet 2928
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    379 shares
    Share 152 Tweet 95
  • 3 Kreasi Olahan Sagu Tinggi Protein untuk Segala Usia

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Makam Rasulullah Terletak Sebelah Timur Masjid Nabawi

    395 shares
    Share 158 Tweet 99
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga