• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 15 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Jendela Hati

Menteri Pendidikan Bilang Hafalan Tidak Penting, Saya Setuju!

11/05/2023
in Jendela Hati
72
SHARES
556
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Saya mencoba untuk memahami apa yang dikatakan oleh Mas Menteri Pendidikan tentang hafalan tidak penting. Jujur saja saya sendiri pernah memberikan ceramah parenting tentang hal ini.

Saya memahami apa yang beliau maksud dan saya setuju karena beliau sekolah di luar negeri. Di luar negeri itu memang hafalannya kurang.

Contoh dua hal saja;

1. Anak saya ujian matematika tapi tidak dipaksa menghafal rumus. Bahkan boleh membawa satu kertas yang sudah distempel oleh gurunya dan di situ boleh menulis semua rumus. Jadi, tidak perlu menghafal tapi tahu menggunakannya. Ini saya setuju.

Ketika saya sudah tua begini lalu ikut ujian Matematika tingkat SMU agar saya lebih paham metode pendidikan zaman sekarang, ketika itu saya juga kelabakan menghafal rumus. Maka yang saya lakukan adalah semua rumus saya hafal denga melihat kursi atau benda. Kemudian ketika ujian, saya tumpahkan semua rumus yang dihafal ke atas kertas buram baru saya mulai menggunakannya ketika ujian.

Alhamdulillah lulus. Padahal, banyak peserta yang tidak lulus meskipun lebih muda usianya dari saya. Intinya anak itu lebih baik bisa menggunakan rumus dengan tepat untuk sebuah kasus daripada sibuk menghafal rumus.

2. Di luar negeri kalau ujian SMU itu soal cuma dua tapi jawabannya 8 halaman dan boleh open book. Tidak ada hafalan. Tidak menghafal 5 kebijakan atau 6 kebaikan tapi ditanya opini dan saran sehingga anak dipaksa untuk berpikir mencari solusi bukan menghafal kebijakan atau langkah-langkah. Jadi, yang dihafal cuma pelajaran Biologi saja.

Saya sering membaca tulisan yang isinya mengkritisi ungkapan Mas Menteri. Tapi, saya tidak membaca beliau mengungkapkan bahwa siswa tidak boleh menghafal Alquran. Apalagi latar belakang beliau bukan dari pesantren yang notabenenya ada hafalan Alquran.

Saya rasa yang beliau maksud tidak perlu menghafal itu untuk urusan akademik bukan urusan menghafal Alquran. Terlebih konteks saat beliau bicara pada persoalan UN. UN kan perkara akademik.
Coba saat kita memberikan kritikan itu berdasarkan konteks yang ada. Kalau yang dikritik adalah academic style, saya pikir ungkapan beliau yang seperti itu maka saya setuju sekali. Untuk apa anak dididik untuk menghafal rumus.

Tapi anak perlu menghafal Pancasila. Saya jadi tersenyum sendiri ketika Ben (6 tahun) sedang komat-kamit setelah muroja’ah surat Al Haaqqa yang panjang itu. Dia menyambungkannya ke kemanusiaan yang adil dan berakhlak.

“Beradab Ben,” kataku membetulkan.

Ben berkata, “Tapi Ben nggak tahu adab itu apa. Ben tahunya akhlak.“

Ya sudah kalau begitu nanti dihafalkan lagi. Toh ujian PKN masih lama. Masih 5 tahun lagi.

Nah, kalau kayak begitu, untuk soal Pancasila dan Undang-Undang ya harus dihafal. Kalau disuruh kasih opini bisa jadi berantem satu kampung.

Jadi, saya cuma ingin mengatakan, “Saya paham sih apa yang beliau maksud dengan ‘Jangan banyak hafalan atau hafalan nggak perlu‘. Maksudnya, jangan semua dihafal sehingga kita nggak berpikir.”

Ini konteksnya tentang perkara akademik. Sebaiknya menggunakan High Order Thinking Skill. Coba baca lagi apa yang beliau ungkapkan. Ada nggak link beritanya. Saya tidak menemukan beliau menyinggung soal tidak boleh menghafal untuk hafalan Alquran atau hadist.

Saya bukan membela. Lah, saya nggak kenal juga tapi kalau kebijakan beliau nanti dikritisi yang rugi anak-anak kita sendiri. Mereka tidak bisa berkembang ruang opininya karena harus apa-apa dihafal. Jadi, nggak boleh berpikir. Nanti bisa kurang kreatif dan menurut saja. Bagusnya anak-anak jadi leader bukan follower.

Allah berfirman, “Dan musyawarahkanlah segala urusan dengan mereka.” (Q.S. Ali Imran: 159)

Website:

https://www.jakartaislamicschool.com/category/principal-article/

Facebook Fanpage:

https://www.facebook.com/jakartaislamicschoolcom

https://www.facebook.com/Jakarta.Islamic.Boys.Boarding.School

Instagram:

www.instagram.com/fifi.jubilea

Twitter:

https://twitter.com/JIScnJIBB

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips dan Resep agar Jamur Krispi Renyah dan Tahan Lama

Next Post

BMH bersama TK dan SD Lukman Al Hakim Galang Dana Palestina

Next Post

BMH bersama TK dan SD Lukman Al Hakim Galang Dana Palestina

Tunjukkan Kepedulian, Solighur Gelar Aksi Damai Solidaritas untuk Muslim Uighur

Guru Dwi, Pahlawan Pendidikan Sekaligus Tukang Sampah

  • Persiapan Menghadapi Akhir Zaman, Kenali Keutamaan Surat Al-Kahfi

    Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4419 shares
    Share 1768 Tweet 1105
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11451 shares
    Share 4580 Tweet 2863
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8651 shares
    Share 3460 Tweet 2163
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1399 shares
    Share 560 Tweet 350
  • Viral, Koin Uang 1000 Kelapa Sawit bisa Mencapai Rp120 Juta

    253 shares
    Share 101 Tweet 63
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2217 shares
    Share 887 Tweet 554
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    247 shares
    Share 99 Tweet 62
  • Ketahui 5 Manfaat Lengkuas untuk Kesehatan Tubuh

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga