• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 10 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Jendela Hati

Aji Mumpung

23/11/2022
in Jendela Hati
122
SHARES
941
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Saya nggak tahu istilah aji mumpung itu dalam bahasa inggrisnya apa. Mungkin bahasa itu hanya ada di Indonesia. Tapi, terus terang saya suka miris melihatnya dan diam sendiri. Kalau ada orang yang merasa bangga dengan kondisi aji mumpung itu, dia merasa dia lucky atau beruntung. Tapi apakah dia tahu perasaan orang yang dia merasa lucky atasnya?

Misalnya, “Wah, untung nih saya dapat mangga murah. Sekilo cuma Rp3.000. Dia tahu nggak sih ketika dia pulang masuk mobilnya , tukang mangga lagi melap keringat dengan sedih.”

Juga pada kondisi lain untuk topik aji mumpung misalnya;

1.Seorang ustaz atau ustazah atau tokoh jangan merasa ‘menang banyak’. Terutama ketika beli barang dimurahin atau dibayarin. Apakah Rasulullah dulu begitu?

Begitu juga gengsi bila dibayarin. Tugas kita kan berdakwah, masalah orang menghormati karena dianggap kita nih alim ya, harus ada izzah (harga diri) ketika kita ke toko ada yang mengenali lalu dimurahkan atau digratiskan atau ada yang lihat kemudian dibayarin. Harusnya menolak.

Maaf aku juga ustazah. Hmm kadang-kadang jadi ustazah dan kayaknya ke depan ingin jadi ustazah beneran yang kalau perlu aku yang membayar orang-orang yang membutuhkan dan membeli banyak pada yang lagi baru buka toko dan nggak minta diskon. Lha baru buka toko sudah dimintain diskon? Di mana hati?

Juga aku mau jadi ustazah yang punya penghasilan sendiri dan gengsi kalau dibayar orang. Gengsi juga kalau habis ceramah dibekal macam-macam. Kalau perlu sesekali aku yang membawa makanan. Ah, sudahlah nanti banyak yang tersinggung.

2. Kondisi kita sudah punya dan cukup berada. Lalu melihat ada orang yang memberi pada siapa saja. Lalu kita ikut mengantre. Rasanya gimana ya? Kita sudah diberikan rezeki cukup oleh Allah tapi kenapa harus mengantre ikut jatah orang tak mampu?

Apa nggak nanti dikurangi jatahnya oleh Allah karena kita menyatakan diri ada di golongan orang tak mampu. Kalau bisa justru kita menolak bantuan itu dan mengatakan, “Nggak usah deh, gaji saya sudah cukup lumayan. Kasih saja si X atau si Y yang saya tahu suaminya baru di PHK dan dia baru jualan online tapi masih bingung suka tertipu.”

Atau, “Nggak usah deh, kasih saja Bu C. Beliau saya dengar anaknya mau masuk kuliah sudah diterima di ITB tapi masih kurang dikit.”

Duh, mulia banget bila kita nggak jadi orang mampu yang aji mumpung. Toh kita sudah punya. Alangkah baiknya ketika ada yang memberi kita berikan lagi pada yang lebih membutuhkan. Jadi, tidak seakan memanfaatkan kedermawanan orang lain.

3. Hal yang saya cukup melekat di hati adalah saya suatu saat bisnis sesuatu. Lalu nggak laku lalu saya sedih. Lalu tiba-tiba ada yang beli seperti tokoh masyarakat, terpandang dan orang kaya. Saya sangat senang tapi kemudian beliau minta murah dengan alasan bla bla bla. Ya sudahlah asal BEP (Break Even Point) atau balik modal saja. Tapi kemudian saya jadi sedih, ketika beliau membanggakan dengan temannya dan saya mendengar. Katanya, “Hahaha saya baru saja mendapat hadiah mobil baru. Saya tukar dengan yang lama. Dia mau katanya untuk saya saja.”

Di situ saya sedih betapa kebahagiaan Anda itu menyedihkan saya, menyedihkan pihak penjual, yang menjual dengan susah payah bahkan BEP pun tak apa tapi ketokohan Anda, kesolehan Anda, keustazahan atau keustazan Anda, membuat kami jadi berpikir ya sudahlah ngalap berkah.
Alangkah mulianya bila sang tokoh masyarakt justru membeli paling banyak, membeli paling mahal, membeli yang memudahkan bukan menyusahkan. Topiknya mencontohkan dan membahagiakan.

Alangkah baiknya kita tidak menjadi orang yang aji mumpung. Mumpung dikasih murah. Ah, kalau kamu tahu jualan tuh kayak apa? Kalau kamu tahu, menunggu pembeli tuh rasanya kayak apa? Dan saya bersyukur, pernah jadi penjual, pernah jadi pembeli, pernah jadi tokoh kecil dan pernah jadi ustazah. Jadi saya bisa menulis kayak gini.

Intinya, “Saya bertekad nggak mau menyusahkan orang. Kalau ke Tanah Abang saya bilang,  “Bang, ada mukena yang begini begitu? Tolong carikan 5 buat Ramadhan tapi tolong ya Bang jangan kemahalan sampai saya nggak jadi beli. Jangan juga kemurahan sehingga Abang jadi rugi.”
Abang tukang mukena pun tersenyum. Ya biar cepat gitu daripada tawar menawar alot lalu kesal dan jadinya nggak barakah. Intinya, jangan aji mumpung. Kalau bisa memberi maka memberilah. Kalau sudah cukup, ya sudahlah. Kalau kita punya kuasa maka bantulah.

Tiba-tiba ingin banget jadi tokoh masyarakat yang mampu membeli dan mencontohkan, “Ya Allah jadikan aku tokoh masyarakat yang kayak Abu Bakar, Ustman dan Abdurahman bin Auf. Doa safar bukan doa tahun baru. Aku masih jetlag nggak tahu ini sudah tanggal berapa. Tanggal 2 bukan?

Allah berfirman, “Dan jadilah orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukan Karun itu, berkata: “Aduhai, benarlah Allah melapangkan rezki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hambanya dan menyempitkannya; kalau Allah tidak melimpahkan karunia-Nya atas kita benar-benar Dia telah membenamkan kita (pula). Aduhai benarlah, tidak beruntung orang- orang yang mengingkari (nikmat Allah).” (QS. Al Qashshash: 82)

Website:

https://ChanelMuslim.com/jendelahati

https://www.jakartaislamicschool.com/category/principal-article/

Facebook Fanpage:

https://www.facebook.com/jisc.jibbs.10

https://www.facebook.com/Jakarta.Islamic.Boys.Boarding.School

Instagram:

www.instagram.com/fifi.jubilea

Twitter:

https://twitter.com/JIScnJIBB

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Gaet Milenial, PKS Jagakarsa Gelar Lomba Futsal

Next Post

French Jilbab, Tren Khimar Kekinian nan Multifungsi

Next Post

French Jilbab, Tren Khimar Kekinian nan Multifungsi

Suamiku

Menjadi Ibu dan Istri seperti Ummu Aiman

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    173 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Teluk Manado Sulawesi Utara jadi Lokasi Menyelam Terbaik di Bumi

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Jangan Terbawa Arus

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    203 shares
    Share 81 Tweet 51
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Kebijaksanaan Nabi Sulaiman ketika Memutuskan Perkara Dua Orang Ibu yang Berselisih karena Anaknya Dibawa Serigala

    150 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Resep Singkong Keju Goreng

    122 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Wanita yang Mendapat Salam dari Rabbnya

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • 7 Akun Instagram Influencer Dakwah yang Bikin Kita Nggak Ketinggalan Berita Terkini

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1642 shares
    Share 657 Tweet 411
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga