• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 30 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Info

Sukses Budidaya Selada Bokor Hidroponik

06/10/2022
in Info
Sukses Budidaya Selada Bokor Hidroponik

Budidaya Selada Bokor Hidroponik

132
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

REGI Zamzam Zaohari (23), salah satu petani milenial yang sukses dari hasil bertani selada bokor dengan media tanam hidroponik.

Pemuda asal Kampung Cihonje, Desa Tanjungpura, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat ini, mampu menjual 400 kilogram selada bokor setiap kali masa panen.

Egi sapaan akrabnya, mulanya mengetahui terkait teknik penanaman hidroponik dari daerah Lembang, Bandung.

Kemudian dia tergerak untuk mulai menanam dengan metode hidroponik untuk kemajuan desanya. Keinginan tersebut sejalan dengan dukungan dari pihak pemerintah desa dan pendampingan program pemberdayaan Desa Berdikari yang dilakukan LAZ Al Azhar dan Bank Indonesia.

Media tanam hidroponik ini telah menarik minat para pemuda untuk bertani, karena dinilai lebih efisien dan mudah untuk dipraktekkan.

Akhirnya pada tahun 2021, dibangun fasilitas hidroponik yang menjadi demplot serta gagasan baru akan teknologi menanam sayuran.

Miftah Farid, Dasamas LAZ Al Azhar yang bertugas di Tanjungpura mengatakan pemberdayaan di sektor pertanian ini menjadi bentuk kepedulian terhadap ketahanan pangan desa, maka dimulai dengan menyukseskan program dapur hidup keluarga (Dapaga) melalui media tanam hidroponik.

Egi kemudian menjadi sosok inspiratif generasi milenial yang bergerak di bidang pertanian khususnya selada bokor. Berkat kerja kerasnya, para pemuda sekitar mulai tertarik untuk ikut terjun menanam selada bokor.

Sukses Budidaya Selada Bokor Hidroponik

Pada bulan Juni 2022, akhirnya dibentuk Rumah Hidroponik Tanjungpura Berdikari (RHTB) dengan 19 anggota kelompok yang tergabung.

“Waktu itu saya tergerak agar pemuda di sini tidak perlu lagi pergi ke kota untuk mencari pekerjaan. Karena hasil dari bertani secara hidroponik ini sendiri sangat menjanjikan, terlebih kita bisa lebih menghemat waktu dan lebih simpel untuk mengurusnya,” ungkap Egi.

Menurutnya, selain dapat menjalankan usaha hidroponik tersebut, petani juga dapat melakukan pekerjaan lain. Pasalnya petani tidak perlu berada terus di lokasi hidroponik setiap hari.

“Penanaman menggunakan media hidroponik mudah sekali pastinya. Kita tidak perlu membajak tanah ataupun mencangkul. Para petani cukup membersihkan media hidroponik secara berkala karena hanya menggunakan media busa,” ujarnya.

Adapun proses penanaman selada bokor ini, dimulai dengan penyemaian yang memerlukan waktu 10 hari dengan media busa.

Kemudian setelah itu, tanaman dipindah ke media hidroponik pembesaran dan menambahkan nutrisi AB mix. Biasanya dalam seribu lubang media semai, cukup menggunakan nutrisi sebanyak 15 liter.

Omzet yang didapatkan tidak main-main, Egi sendiri menjual hasil panennya seharga Rp12.000.00,- perkilogram. Jadi untuk satu kali panen dalam masa 20 hari Egi mendapat hasil Rp4.800.000,-.

Hasil panennya telah dipasarkan ke Pasar Induk Cikurubuk, Pasar Rajapolah, Pasar Ciawi, bahkan luar kota yaitu ke Purwakarta.

Adapun kegiatan bersama kelompok RHTB, dilakukan secara berkala yakni dengan satu kali pertemuan selama satu minggu.

Pendampingan membahas mengenai cara budidaya selada bokor, penanganan hama dan marketing pemasaran hasil dari tanaman hidroponik.

“Alhamdulillah dengan hadirnya kelompok RHTB penanaman pun bisa terjadwal dengan baik. Jadi, kami bisa panen setiap hari. Di Samping itu juga kami bisa sharing seputar pertanian khususnya pertanian dengan menggunakan media tanam hidroponik,” ungkap Egi.

Egi, satu dari sekian banyak petani yang ada di Desa Berdikari Tanjungpura.

Program Desa Berdikari (Berdaya, Kreatif, Religius dan Inspiratif) sendiri merupakan strategi pengembangan masyarakat desa yang dilakukan oleh LAZ Al Azhar yang bekerjasama dengan Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia.

Hal ini berfungsi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan ketersediaan pangan serta mengendalikan laju inflasi.

Baca juga Kantor Layanan LAZ Al Azhar Cikarang Resmi Dibuka

Dalam program Desa Berdikari, terdapat aktivitas pemberdayaan ekonomi agar masyarakat dapat berdaya, serta hidup sejahtera dan berkecukupan.

Kemudian terdapat pengelolaan dana sosial syariah, sebagai salah satu instrumen dalam mengembangkan kemampuan finansial masyarakat sehingga diharapkan mampu beralih dari mustahik menjadi muzakki.

“Semoga dengan berjalannya program pemberdayaan di desa kami bisa menambah wawasan untuk masyarakat, khususnya di bidang pertanian,” ujar Egi.

“Selain itu juga bisa sukses menambah mitra-mitra pemasaran yang lebih luas lagi. Selebihnya kita dapat mengajak para pemuda milenial yang ada di Desa Tanjungpura ini untuk ikut menanam dengan metode hidroponik seperti saya,” tutupnya.

Tags: laz al azharSelada Bokor
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Apa itu Khurafat?

Next Post

Alasan Allah Menyebut Diri-Nya dengan Lafaz ‘Kami’

Next Post
Alasan Allah Menyebut Diri-Nya dengan Lafaz 'Kami'

Alasan Allah Menyebut Diri-Nya dengan Lafaz 'Kami'

Asyiknya Jakarta Islamic School Leadership Camp 2022

Asyiknya Latihan Kepemimpinan Jakarta Islamic School Leadership Camp 2022

Masjid Cambridge Gelar Coffee Morning untuk Donasi Kanker

Masjid Cambridge Gelar Coffee Morning untuk Donasi Kanker

  • Sikapi Karhutla, Salimah Desak Pemerintah Bertindak Cepat Selamatkan Masyarakat dan Ekosistem

    Sikapi Karhutla, Salimah Desak Pemerintah Bertindak Cepat Selamatkan Masyarakat dan Ekosistem

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9631 shares
    Share 3852 Tweet 2408
  • Hasil Pemilu Israel dan Nasib Palestina

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1417 shares
    Share 567 Tweet 354
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4342 shares
    Share 1737 Tweet 1086
  • Resep Minuman Elektrolit Alami yang Sehat, Segar, dan Mudah Dibuat di Rumah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    421 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Doa untuk Bayi Baru Lahir Sesuai Tuntunan Rasulullah

    261 shares
    Share 104 Tweet 65
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2430 shares
    Share 972 Tweet 608
  • Tips Efektif Mengajarkan Doa-Doa Harian pada Balita Sejak Dini

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga