• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 6 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Mengenal Disgrafia, Gangguan Menulis pada Anak

09/04/2026
in Healthy
Mengenal Disgrafia, Gangguan Menulis pada Anak

Mengenal Disgrafia, Gangguan Menulis pada Anak (Foto: Pexels/Sarah Dietz)

93
SHARES
713
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DISGRAFIA bukan merupakan kondisi gangguan mental, melainkan terdapat masalah pada fungsi otak, sehingga menyebabkan anak kesulitan menulis. Kondisi ini membuat kegiatan belajar anak menjadi terganggu. Oleh sebab itu, harus dideteksi sedini mungkin dan segera ditangani.

Baca Juga: 7 Gangguan Pencernaan Sering Terjadi pada Anak

Penyebab Disgrafia

Dilansir alodokter.com, terdapat artikel yang ditinjau oleh dr. Kevin Adrian, dituliskan penyebab disgrafia yang muncul di masa kanak-kanak belum diketahui secara pasti.

Namun, kondisi ini diduga terkait dengan adanya masalah pada bagian otak yang berfungsi untuk mengingat kata-kata dalam tulisan menjadi memori, serta menganalisis arti dan cara membacanya.

Anak yang terlahir prematur diketahui lebih berisiko mengalami disgrafia. Selain itu, disgrafia juga bisa muncul bersama dengan gangguan belajar lainnya, seperti disleksia, serta ADHD. Apabila tidak ditangani, kondisi ini bisa terus terbawa hingga anak-anak beranjak remaja dan dewasa.

Sementara itu, disgrafia yang baru terjadi pada orang dewasa umumnya disebabkan oleh gangguan atau penyakit di otak, misalnya stroke, cedera otak, atau demensia.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Kadang kala, disgrafia sering disalahartikan menjadi disleksia. Nyatanya, kedua kondisi ini tidak sama. Penderita disleksia biasanya sulit membaca, tapi masih bisa menulis.

Sementara itu, pasien disgrafia bisa membaca dengan lancar, tapi kesulitan atau bahkan tidak bisa menulis sama sekali.

Anak dengan disgrafia dapat mengalami hambatan dalam proses belajarnya. Mereka juga kerap kali mendapat tuduhan ceroboh atau malas karena memiliki tulisan tangan yang tidak rapi.

Hal ini dapat menyebabkan munculnya rasa cemas, malu, atau takut untuk ke sekolah.

Baca Juga: Mitos dan Fakta Seputar Pertumbuhan Gigi Anak (2)

Cara Perawatan

Oleh sebab itu, sangat penting untuk segera mengatasi hal tersebut. Anak dengan disgrafia perlu mendapatkan perawatan yang tepat dari dokter. Guna mendukung kemampuan anak dengan disgrafia dalam menulis, dokter dapat melakukan terapi okupasi dan latihan keterampilan motorik.

Apabila disgrafia disertai dengan masalah kesehatan lainnya, misalnya ADHD, dokter juga bisa memberikan obat-obatan untuk mengatasi kondisi tersebut.

Beberapa hal yang bisa diterapkan di rumah, seperti melatih Si Kecil untuk menulis di kertas yang bergaris lebar agar lebih mudah dalam menyelaraskan huruf dan kata. Kemudian, bantu ia untuk menggenggam pensil dan ajarkan cara bagaimana menggunakan pensil yang nyaman.

Selain itu, hindari mengkritik hasil tulisannya, beri pujian ketika Si Kecil berhasil menulis dengan tepat, dan latih Si Kecil untuk menghilangkan stres sebelum menulis, misalnya dengan memintanya untuk menggosok kedua tangan dengan cepat.

Para orang tua juga bisa memberikan Si Kecil bola seukuran tangannya untuk diremas. Hal ini dapat meningkatkan kekuatan dan koordinasi otot tangannya.

Ajak Si Kecil bermain dengan tanah liat untuk memperkuat otot tangannya dan para orang tua perlu bekerja sama dengan guru di sekolah untuk memantau perkembangan menulisnya dan memastikan ia tetap bisa belajar dengan baik.

Sahabat Muslim, itulah penjelasan terkait Disgrafia. Dari penjelasan ini, kita dapat melihat jelas bahwa gangguan menulis yang terjadi pada anak bisa teratasi apabila anak terus dilatih. Namun, hal yang terpenting adalah tetap menjaga kondisi mentalnya agar tidak putus asa terhadap apa yang dialaminya.

Oleh sebab itu, penting bagi orang tua, teman-teman sekitar, dan gurunya untuk mendukung, bukan mencemooh. [Cms/Sdz]

Tags: DisgrafiaGangguan pada anak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Perkembangan Si Kecil pada Usia 2 – 3 Bulan

Next Post

Jangan Memuji Anak dengan Kritikan Masa Lalu

Next Post
Stimulasi Gerak Lokomotor pada Anak

Jangan Memuji Anak dengan Kritikan Masa Lalu

Apabila Biaya Haji Naik, Presiden Minta Jangan Bebankan Jemaah

Apabila Biaya Haji Naik, Presiden Minta Jangan Bebankan Jemaah

Jangan Menunggu Suami Lebih Baik, Baru Taat

Jangan Menunggu Suami Lebih Baik, Baru Taat

  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

    5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

    275 shares
    Share 110 Tweet 69
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9265 shares
    Share 3706 Tweet 2316
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    792 shares
    Share 317 Tweet 198
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1268 shares
    Share 507 Tweet 317
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1983 shares
    Share 793 Tweet 496
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4194 shares
    Share 1678 Tweet 1049
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2461 shares
    Share 984 Tweet 615
  • Kisah Hasan bin Tsabit Dibayar Mahal untuk Menjelekkan Rasulullah, Tapi ini yang Terjadi

    649 shares
    Share 260 Tweet 162
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11736 shares
    Share 4694 Tweet 2934
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga