DONOR darah merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama yang dapat membantu menyelamatkan nyawa. Namun, sebelum menyumbangkan darah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar proses donor berlangsung aman dan tubuh tetap nyaman. Persiapan yang tepat juga membantu mengurangi risiko pusing, lemas, atau merasa ingin pingsan selama maupun setelah donor.
Sayangnya, sebagian orang masih menganggap donor darah bisa dilakukan kapan saja tanpa persiapan khusus. Padahal, kondisi tubuh, pola makan, kualitas tidur, dan aktivitas sebelum donor dapat memengaruhi kenyamanan selama proses berlangsung.
Baca Juga: Pola Makan Plant-Based Utamakan Berasal dari Tumbuhan
5 Hal yang Harus Dihindari Sebelum Donor Darah agar Tubuh Tetap Fit
Lantas, apa saja hal yang sebaiknya dihindari sebelum donor darah? Berikut lima di antaranya yang perlu diketahui.
1. Jangan Datang untuk Donor dengan Perut Kosong
Melewatkan waktu makan sebelum donor darah merupakan kebiasaan yang sebaiknya dihindari. Tubuh membutuhkan energi untuk menjalani aktivitas, termasuk saat menyumbangkan darah.
Sebaiknya, konsumsilah makanan bergizi sebelum berangkat ke lokasi donor. Pilih makanan yang mengandung protein, karbohidrat kompleks, serta sumber zat besi, seperti daging tanpa lemak, ikan, telur, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.
Hindari makanan yang terlalu berlemak menjelang donor karena dapat memengaruhi kualitas sampel darah. Pastikan juga Anda tidak menjalani diet ekstrem yang membuat asupan nutrisi menjadi tidak mencukupi.
2. Jangan Kurang Minum Air Putih
Kekurangan cairan dapat meningkatkan kemungkinan mengalami pusing atau merasa lemas ketika mendonorkan darah. Karena itu, penting untuk menjaga hidrasi sejak sehari sebelum jadwal donor.
Minumlah air putih secara teratur dan pastikan kebutuhan cairan terpenuhi. Jangan menunggu sampai merasa haus untuk minum.
Hindari pula mengandalkan minuman berkafein sebagai satu-satunya sumber cairan. Air putih tetap menjadi pilihan utama untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
3. Jangan Begadang pada Malam Sebelumnya
Tidur yang cukup membantu tubuh berada dalam kondisi lebih prima ketika menjalani donor darah. Sebaliknya, kurang tidur dapat membuat tubuh terasa lelah dan kurang nyaman.
Usahakan tidur lebih awal pada malam sebelum donor. Orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar tujuh hingga sembilan jam tidur setiap malam.
Jika Anda mengalami kelelahan berat atau merasa tidak sehat pada hari donor, sampaikan kondisi tersebut kepada petugas. Petugas akan membantu menentukan apakah donor dapat dilakukan atau sebaiknya ditunda.
4. Hindari Olahraga Berat Sebelum Donor
Olahraga memang bermanfaat bagi kesehatan, tetapi latihan dengan intensitas tinggi atau mengangkat beban berat sebaiknya dihindari menjelang donor darah.
Aktivitas fisik berat dapat membuat tubuh kelelahan dan meningkatkan kebutuhan cairan. Sebagai gantinya, lakukan aktivitas ringan seperti berjalan santai apabila kondisi tubuh memungkinkan.
Setelah donor, hindari olahraga berat dan aktivitas yang menguras tenaga selama sisa hari tersebut. Berikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat dan memulihkan cairan yang hilang.
5. Jangan Menyembunyikan Kondisi Kesehatan
Sebelum donor darah, petugas akan menanyakan riwayat kesehatan, obat-obatan yang dikonsumsi, serta kondisi tubuh terkini. Jawablah pertanyaan tersebut dengan jujur agar keamanan pendonor dan penerima darah tetap terjaga.
Jangan memaksakan diri untuk donor jika sedang demam, mengalami infeksi, atau merasa tidak sehat. Konsumsi obat tertentu, riwayat perjalanan, dan kondisi medis juga dapat memengaruhi kelayakan seseorang untuk mendonorkan darah.
Jika sedang mengonsumsi obat atau memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan kepada petugas donor mengenai kelayakan dan waktu yang tepat untuk mendonorkan darah. Jangan menghentikan obat yang diresepkan hanya demi memenuhi syarat donor.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Donor darah membutuhkan persiapan sederhana, tetapi penting untuk dilakukan. Pastikan tubuh cukup istirahat, sudah makan, terhidrasi dengan baik, dan tidak sedang mengalami gangguan kesehatan yang membuat donor menjadi berisiko.
Ikuti pemeriksaan serta arahan petugas sebelum dan sesudah donor. Dengan persiapan yang tepat, Anda dapat membantu sesama sekaligus menjaga keselamatan diri sendiri. [DW]





