• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 26 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Figur

Salman Subakat Ungkap Profesi Pendidik Tak Pernah Pensiun, Terus Menjaga Masa Depan Indonesia

26/09/2026
in Figur
Salman Subakat Ungkap Profesi Pendidik Tak Pernah Pensiun, Terus Menjaga Masa Depan Indonesia

Foto: ChanelMuslim.com/Diana

66
SHARES
507
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KOMISARIS ParagonCorp, Salman Subakat, menyampaikan apresiasi kepada para guru dan dosen yang terus berkomitmen mendampingi generasi muda di tengah berbagai perubahan zaman. Menurutnya, keteguhan para pendidik untuk terus mengajar menjadi energi yang dibutuhkan Indonesia dalam mempersiapkan masa depan.

Hal tersebut disampaikan Salman Subakat dalam acara Inspiring Educators 2026 bertema “Menjaga Masa Depan, Untuk Pertiwi” yang digelar pada Sabtu (26/9/2026) di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Jakarta Pusat.

Acara tersebut menjadi momentum apresiasi sekaligus perayaan perjalanan transformasi para guru dan dosen peserta Wardah Inspiring Teacher (WIT) dan Inspiring Lecturer Program (ILP). Kegiatan ini mempertemukan ribuan pendidik, pemimpin pendidikan, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan untuk merayakan kontribusi mereka dalam menjaga masa depan Indonesia melalui pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Salman mengucapkan terima kasih kepada para pendidik yang memilih untuk tetap bertahan dan tidak menyerah dalam menjalankan perannya.

“Terima kasih pada Bapak Ibu pendidik karena terus memilih untuk tidak menyerah. Kami yakin ini energi yang dibutuhkan oleh Indonesia sekarang,” ujar Salman.

Baca juga: Temu Ismail Ungkap Wardah Inspiring Teacher Bisa Tingkatkan Kompetensi Guru dan Kreativitas Siswa

Salman Subakat Ungkap Profesi Pendidik Tak Pernah Pensiun, Terus Menjaga Masa Depan Indonesia

Ia menilai, di tengah derasnya informasi yang diterima anak-anak dan mahasiswa, pendampingan dari guru dan dosen tetap memiliki peran penting. Menurutnya, proses pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena perubahan situasi atau perkembangan teknologi.

“Agar anak-anak tetap belajar, walaupun berita apa yang mereka baca. Mahasiswa itu tetap perlu dibimbing, masa depan tetap perlu disiapkan,” katanya.

Salman juga menyoroti pengalaman belajar yang diberikan para pendidik. Ia mengapresiasi guru dan dosen yang mampu menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan, ramah, serta selalu siap membantu peserta didiknya.

“Pengalaman yang asik, ramah, helpful, siap menolong murid kapanpun juga. Dan yang paling penting adalah memberikan imajinasi dari cara kita menatap anak bahwa adik masa depan itu bakal lebih cerah selama kita percaya,” tuturnya.

Menurut Salman, menjadi pendidik bukan sekadar menjalankan sebuah profesi, tetapi merupakan peran yang dapat melekat sepanjang kehidupan seseorang. Seorang pendidik, kata dia, dapat berpindah jabatan maupun ruang kerja, tetapi semangat untuk mendidik tidak akan berhenti.

“Selamat telah memilih profesi pendidik. Kayak ini profesi yang nggak bisa pensiun. Seorang pendidik bisa berganti jabatan, bisa berganti ruang, posisi, tapi jiwa pendidiknya tidak akan pernah pensiun,” ujar Salman.

Salman juga melihat perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari perubahan dalam dunia pendidikan. Menurutnya, teknologi dapat dimanfaatkan untuk membantu guru menjalankan proses pembelajaran dengan lebih baik, termasuk dalam mengamati kebutuhan peserta didik.

“Guru juga bisa tadi, mengajar dengan lebih baik, bisa mengamati hal yang lebih penting,” katanya.

Ia kemudian menekankan pentingnya membangun hubungan pembelajaran yang bersifat dua arah antara guru dan murid. Dalam konteks tersebut, AI tidak semata-mata dipandang sebagai teknologi yang menggantikan peran manusia, tetapi dapat menjadi bagian dari proses belajar bersama.

“Saya ngutip tadi, tumbuh dan belajar bareng. AI juga membuat kita jadi bisa belajar bareng dengan murid kita,” ujar Salman.

Salman menambahkan bahwa guru pada dasarnya juga merupakan seorang pemimpin. Peran tersebut bukan hanya memberikan instruksi, tetapi juga membimbing peserta didik agar dapat berkembang bersama.

“Jadi pemimpin itu, guru sebagai pemimpin kalau saya katakan. Itu memang meng-guide, jadi sama-sama belajar,” tuturnya.

Inspiring Educators 2026 menjadi bagian dari upaya memberikan apresiasi terhadap perjalanan para pendidik yang terus melakukan transformasi dalam proses belajar-mengajar. Mengusung tema “Menjaga Masa Depan, Untuk Pertiwi”, acara ini menghadirkan sejumlah tokoh pendidikan dan pemangku kepentingan nasional.

Selain Salman Subakat, acara tersebut menghadirkan Prof. Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI; Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan RI periode 2011-2014; Dika Riyanti, guru inspiratif asal Mentawai sekaligus alumni WIT; serta Imam Santoso, dosen inspiratif.

Melalui pertemuan tersebut, para peserta diajak melihat kembali peran strategis pendidik dalam mempersiapkan generasi Indonesia menghadapi perubahan. Pesan Salman menegaskan bahwa di tengah perkembangan teknologi dan hadirnya AI, nilai utama pendidikan tetap bertumpu pada manusia yang mau membimbing, belajar, dan tumbuh bersama peserta didiknya. [Din]

Tags: Salman Subakat Ungkap Profesi Pendidik Tak Pernah Pensiun Terus Menjaga Masa Depan Indonesia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Katakan yang Baik atau Diam

Next Post

Abdul Mu’ti, Menjadi Guru Adalah Mengemban Misi Kenabian

Next Post
Abdul Mu’ti, Menjadi Guru Adalah Mengemban Misi Kenabian

Abdul Mu’ti, Menjadi Guru Adalah Mengemban Misi Kenabian

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9410 shares
    Share 3764 Tweet 2353
  • Simak Beberapa Dampak Buruk Akibat Mencuci Muka secara Berlebihan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1312 shares
    Share 525 Tweet 328
  • Ular dan Penampakan Jin

    546 shares
    Share 218 Tweet 137
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4258 shares
    Share 1703 Tweet 1065
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4829 shares
    Share 1932 Tweet 1207
  • Ketahui Beberapa Cara untuk Mengatasi Rambut Kusut

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2427 shares
    Share 971 Tweet 607
  • Keutamaan Istighfar Menurut Hadis

    525 shares
    Share 210 Tweet 131
  • Kemenag Luncurkan e-SMART KOMITE untuk Perkuat Madrasah Seluruh Indonesia

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga