• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 2 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Makna Pertemuan Anies dan Gibran

16/11/2022
in Editorial
Makna Pertemuan Anies dan Gibran

Ilustrasi, foto: Tribun Solo

90
SHARES
692
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MANUVER politik langka berlangsung di Kota Solo. Anies Baswedan bertemu dengan Gibran di sebuah hotel, Selasa (15/11). Keduanya sarapan bersama dan satu mobil untuk menghadiri haul Habib Ali di Pasar Kliwon, Solo.

Politik Indonesia memang unik. Sebuah pemandangan menarik berlangsung di Kota Solo ketika Anies Baswedan bertemu dengan Gibran. Keduanya tampak akrab, sedikit pun seperti tidak ada rasa canggung.

Hal ini boleh jadi memang dimaksudkan seperti itu. Yaitu, adanya keakraban sesama generasi baru meskipun generasi lamanya seperti air dan minyak.

Di satu sisi, Gibran seolah ingin menunjukkan bahwa ia berbeda dengan bapaknya. Berbeda pula dengan partai yang mengasuhnya.

Gibran seperti ingin menunjukkan bahwa ia bukan cerminan dari bapaknya. Bukan pula seperti sealiran dengan warna kebijakan partai yang mengasuhnya.

Sementara Anies juga seperti ingin menunjukkan wisdomnya sebagai generasi yang lebih senior dari Gibran. Ia seperti menunjukkan ‘fine-fine’ saja bergaul dan akrab dengan siapa pun, meskipun dengan sosok yang berseberangan dengannya.

Fenomena ini seperti ice breaking dari dua kubu yang seolah saling berhadapan secara diametral. Karena Gibran bisa dibilang mewakili dua pihak yang selama ini bisa dibilang memusuhi Anies: istana dan partainya.

Reaksi pun terjadi dari dua kubu tersebut: pendukung Anies dan lingkungan Gibran.

Mungkin ada pro kontra di pendukung Anies. Tapi, kontranya lebih rasional dari yang muncul di lingkungan Gibran. Pendukung Anies seperti memaklumi karena Anies perlu suasana kondusif di saat berada di basis ‘lawan’.

Sementara yang kontra di kubu Gibran boleh jadi akan seperti dipermalukan. Bagaimana mungkin politisi yang dianggap masih junior bisa-bisanya ‘nyelonong’ di permainan yang sensitif.

Hal ini karena gestur yang selama ini diperlihatkan pimpinan partai yang mengasuh Gibran sangat tidak bersahabat dengan Anies. Begitu pun dengan penampakan wajah istana.

Terlebih lagi, Gibran berada di wilayah yang begitu sarat dengan budaya Jawa. Di mana yang muda seperti tabu melangkahi yang tua.

Kedua, Anies dan Gibran satu mobil untuk bersama-sama menuju ke acara haul tokoh Islam di Solo. Tentu ini juga menguntungkan posisi politik kedua belah pihak.

Anies seperti sukses ‘mengajak’ Gibran untuk dekat dengan habaib dan ulama. Sementara Gibran seperti terbebas dari kelanjutan stigma terhadap bapaknya yang anti Islam.

Tentu akan ada dampak dan kelanjutan dari pertemuan ini. Soal siapa yang mendapatkan ‘untung’ lebih, waktu pula yang akan membuktikannya. [Mh]

 

Tags: Makna Pertemuan Anies dan Gibran
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Manusia Tempatnya Salah dan Lupa

Next Post

Khubaib bin ’Adi Lelaki Kaum Anshar Ahli Ibadah

Next Post
Khubaib bin ’Adi Lelaki Kaum Anshar Ahli Ibadah

Khubaib bin ’Adi Lelaki Kaum Anshar Ahli Ibadah

Antara Menjadi Karang atau Buih

Antara Menjadi Karang atau Buih

Keberkahan Pergi pada Pagi Hari untuk Mencari Nafkah

Siapa Khadijah binti Khuwailid?

  • Mix and Match Pakaian Batik untuk Aktivitas Sehari-Hari

    Mix and Match Pakaian Batik untuk Aktivitas Sehari-Hari

    261 shares
    Share 104 Tweet 65
  • Nikita Willy Bagikan Potret Liburan Musim Panas di Belanda

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8777 shares
    Share 3511 Tweet 2194
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1034 shares
    Share 414 Tweet 259
  • Resep Membuat Bubur Sumsum Enak dan Mudah Anti Gagal

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11531 shares
    Share 4612 Tweet 2883
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3952 shares
    Share 1581 Tweet 988
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1419 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Susu Cokelat atau Susu Putih, Mana yang Lebih Baik untuk Pertumbuhan Anak?

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Seperti Apa Mati Kita

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga