• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 23 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Langkah Ini Penting Agar Corona Tidak Merusak Jiwa Kita

25/03/2020
in Editorial
73
SHARES
565
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

 

ChanelMuslim.com- Wabah corona nyaris kian tak terbendung memunculkan kecemasan, ketakutan, dan keputusasaan warga dunia, termasuk Indonesia. Bukan hanya fisik yang bisa diserang wabah corona. Jiwa kita pun bisa terbawa arus horor corona.

Langkah berikut ini mungkin tidak ada salahnya dipahami dan dilakukan. Yaitu, bagaimana wabah ini hanya sebatas problem kesehatan, bukan menjalar sebagai masalah sosial, ekonomi, politik, dan mungkin agama.

Pertama, sikapi perkembangan atau arus informasi tentang corona secara bijak, tenang, dan dewasa. Jangan disikapi seperti bola salju yang menggelinding cepat, menggulung semua hal yang dilewati.

Terutama, arus informasi yang membanjiri media sosial kita. Dalam kasus ini, kita seperti diuji untuk teliti. Pintar-pintarlah untuk mengklasifikasi informasi yang masuk dalam kelompok yang bisa dipilah secara kasar.

Yaitu, informasi tidak benar. Informasi ini tidak memiliki sumber atau rujukan. Tujuan informasi ini hanya menyebarkan kekacauan, ketakutan, dan kecemasan di masyarakat.

Berikutnya, informasi yang benar tapi tidak valid. Faktanya memang ada, tapi konteksnya sama sekali tidak sesuai. Contoh, video tentang penumpang bis yang wafat dan ditangani oleh tim medis berpakaian lengkap.

Informasinya memang benar, tapi si jenazah wafat bukan karena wabah corona. Tapi karena penyakit lain. Setelah diselidiki, almarhum meninggal karena sakit maag kronis. Sayangnya, hasil penyelidikan ini tidak diviralkan seperti viralnya video di awal.

Begitu pun tentang seorang penumpang KRL yang tiba-tiba terhuyung ke kursi penumpang. Seolah, ada penumpang KRL yang terserag corona dan kemudian mati di gerbong KRL. Ternyata, setelah dikonfirmasi ke pihak KRL, penumpang ini terhuyung karena sakit maag. Setelah mendapat perawatan sebentar, penumpang ini pun melanjutkan perjalanannya.

Ada lagi informasi yang benar dan valid. Tapi, dikeluarkan secara bombastis. Orang seperti tersihir dalam arus serba menakutkan tentang corona. Padahal, tidak semua informasi benar dan valid bisa disebarkan asal saja. Harus mencermati keadaan pembaca.

Kedua, usahakan untuk tidak cemas. Ada perbedaan mendasar antara cemas dan waspada. Kalau waspada dilakukan secara terukur: kenapa harus berjarak, kenapa harus tetap di rumah, kenapa harus mengenakan masker, dan seterusnya.

Sementara cemas, tidak punya ukuran yang jelas. Contoh, kalau saya beli beras, apakah beras itu bebas virus corona. Kalau saya beli sayur mayur, apakah sudah terjamin di sayuran itu tidak ada virus corona. Kalau saya punya uang kertas, apakah uangnya tidak tertempel virus. Kalau ada tetangga komplek yang positif corona, apakah udara di sekitar komplek banyak coronanya. Dan seterusnya.

Hal tersebut adalah di antara contoh kecemasan yang terus terakumulasi menjadi serba ketidakpastian. Dan semuanya, serba tidak terukur dengan jelas. Repot sekali memastikan beras, sayuran, duit, memang benar-benar bersih dari virus. Jangan-jangan, kita menjadi curiga kalau isteri, atau suami, anak-anak, sudah terinfeksi virus corona.

Dalam bahasa agama disebut dengan hamun. Rasulullah saw. mengajarkan kita untuk berdoa, Allahumma inni a’uzubika minal hammi wal hazni. Ya Allah, lindungi aku dari hamun dan haznun. Hamun diterjemahkan sebagai kecemasan, dan haznun sebagai kesedihan.

Definisinya sederhana, hamun adalah ketidaknyaman hati terhadap sesuatu yang belum terjadi. Dan haznun adalah ketidaknyaman hati terhadap sesuatu yang sudah terjadi. Padahal, semua yang akan dan sudah terjadi di dunia ini sudah ditentukan oleh Allah swt., jauh sebelum kita diciptakan.

Jadi, lakukanlah apa yang bisa kita lakukan, dan jangan membayangkan sesuatu yang tidak mungkin kita lakukan. Pada posisi ini, kita tingkatkan tawakal kepada Allah.

Ketiga, jagalah prasangka baik terhadap Allah dan orang-orang di sekitar kita. Allah swt. menurunkan wabah ini sebagai ujian dan juga teguran. Semua itu demi agar kita kembali, dekat, dan taat kepada Allah. Bukan sebaliknya, menjadi kian membangkang.

Berprasangka baik juga kepada orang di sekitar kita. Silakan lakukan social distancing atau membatasi ruang sosial kita. Seperti, tidak melakukan pertemuan jumlah banyak orang, mengurangi komunikasi langsung, dan seterusnya.

Namun, hanya jarak fisik saja yang perlu dibatasi. Tapi, hubungan baik, saling hormat dan sayang, tidak akan pernah berjarak. Dan hal ini hanya sementara, bukan untuk selamanya atau menjadi karakter baru kita. (Mh)

 

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

BAZNAS Bangun Ruang Isolasi Observasi untuk Suspect Covid-19

Next Post

Aleg PKS Bagikan Paket Penanggulangan Persebaran Virus Corona

Next Post

Aleg PKS Bagikan Paket Penanggulangan Persebaran Virus Corona

Lawan Rasa Bosan Buah Hati dengan Es Krim Alpukat, Dijamin Mudah dan Menyenangkan

Israel Laporkan Kematian Ketiga Akibat Virus Corona

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9385 shares
    Share 3754 Tweet 2346
  • Roemah Kebaya Vielga Hadirkan Koleksi Janggan Noir Sebagai Kebaya Modern untuk Segala Aktivitas

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Ketua Kossuma Sleman DIY Lolos Seleksi Australia Awards 2026

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4822 shares
    Share 1929 Tweet 1206
  • Kolaborasi DW EXCLUSIVE, WOU BATIK dan KELASMODELLING.ID pada Panggung Fashion Nation dengan Koleksi Multikreasi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4246 shares
    Share 1698 Tweet 1062
  • Ular dan Penampakan Jin

    540 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1301 shares
    Share 520 Tweet 325
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2420 shares
    Share 968 Tweet 605
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga