• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 15 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Tiga Metode Bercerita kepada Anak Menurut Muhammad Quthb

04/07/2021
in Berita
Khalid Bin Walid, Si Pedang Allah yang Terhunus

Foto: Pixabay

80
SHARES
613
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com – Bercerita menempati posisi penting dalam pendidikan Islam. Dengan bercerita, kita akan banyak mendapatkan informasi baru. Salah satu tokoh Islam yang menempatkan porsi bercerita dalam mendidik anak adalah Muhammad Quthb. Menurutnya, cerita mempunyai daya tarik yang menyentuh perasaan.

Dalam penelitiannya di Fakultas Syariah IAIN Walisongo, berjudul Metode Cerita Menurut Muhammad Quthb dan Aktualisasinya Dalam Pendidikan: Telaah kitab Manhaju at-Tarbiyah al-Islamiyah, Nabhaturrosyikhah menjelaskan, Islam menjadikan sifat alamiah manusia untuk senang terhadap cerita dan menyadari pengaruhnya yang besar terhadap perasaan.

Oleh karena itu, menurut Muhammad Quthb, Islam menggunakan metode cerita itu untuk dijadikan sebagai salah satu teknik pendidikan.

Selanjutnya Muhammad Quthb menyatakan, pendidikan melalui cerita-cerita dapat membentuk orang-orang untuk berjiwa seni dan berperasaan sensitif.

Selain itu, bercerita dapat membuat mereka mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa hingga dapat melihat kebenaran dan terhindar dari kesesatan.

Lebih lanjut Muhammad Quthb menjelaskan, pembaca atau pendengar sebuah cerita tidak dapat tidak bersikap kerja sama dengan jalan cerita dan orang-orang yang terdapat di dalamnya.

Sadar atau tidak, ia telah menggiring dirinya untuk mengikuti jalan cerita, mengkhayalkan bahwa ia berada dipihak ini dan itu, dan sudah menimbang-nimbang posisinya dengan posisi tokoh cerita, yang mengakibatkan ia senang, benci atau merasa kagum.

Dalam menyampaikan sebuah cerita kepada anak didik, hendaknya memilih jenis cerita yang sesuai dengan kondisi mereka. Dalam hal ini, Muhammad Quthb menawarkan berbagai jenis cerita yang dapat disampaikan kepada anak di antaranya:

Pertama, cerita sejarah faktual yang menonjolkan tempat, orang, dan peristiwa tertentu misalnya cerita tentang nabi dan orang-orang yang mengingkarinya serta segala hal yang mereka alami akibat pengingkaran itu. Cerita itu menyebut nama-nama pelaku, tempat-tempat kejadian dan peristiwa-peristiwanya secara jelas.

Kedua, cerita faktual yang menampilkan suatu contoh kehidupan manusia yang dimaksudkan agar kehidupan manusia itu bisa seperti pelaku yang ditampilkan oleh contoh tersebut. Misalnya cerita anak Adam as yaitu, Qabil dan Habil.

Ketiga, cerita drama yang melukiskan fakta yang sebenarnya tetapi bisa diterapkan kapan dan saat apapun. Misalnya cerita tentang dua orang lelaki dan kebun milik keduanya.

Sehubungan dengan hal di atas, Muhammad Quthb menegaskan kepada pendidik, untuk tidak menyampaikan cerita yang penuh ilusi.

Cerita seperti ini jelas akan membahayakan pertumbuhan anak. Padahal, banyak sekali peristiwa-peristiwa di sekitar kita yang bisa dijadikan sebagai pengganti kisah-kisah yang tidak ada dalam kenyataan.

Dengan kisah nyata itu, pendidikan bahkan dapat menumbuhkan dalam diri sang anak didik norma-norma akhlak secara jujur.

Karena kejujuran itu sendiri merupakan tonggak akhlak yang mendasari bangunan pribadi yang benar bagi anak-anak. Sebaliknya, sifat pembohong merupakan kunci segala perbuatan jahat.

Maka dari itu anak-anak harus dijaga jangan sampai melakukannya dengan menyampaikan cerita-cerita fakta yang benar-benar terjadi.

Menurut Muhammad Quthb, Al-Qur’an sebagai salah satu sumber ajaran Islam telah menggunakan metode cerita untuk mendidik umatnya, sebagaimana yang diungkapkan oleh Muhammad Quthb, “Al-Qur’an mempergunakan cerita untuk seluruh jenis pendidikan dan pengarahan yang dicakup oleh semua metode pendidikannya, yaitu untuk pendidikan mental, pendidikan akal dan pendidikan jasmani.”

Jadi, dari sini dapat dipahami bahwa metode cerita merupakan metode pendidikan yang lengkap dan menyeluruh untuk semua jenis pendidikan, yaitu pendidikan mental, pendidikan akal dan pendidikan jasmani – dalam bahasa sekarang ini dikenal dengan istilah kognitif, afektif dan psikomotorik – yaitu melalui teladan dan nasehat yang terdapat di dalamnya. [pz]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Perawatan Gigi Susu yang Sering Disalahpahami

Next Post

Kembalikan Kehalusan Kulit Tangan dengan Bahan Alami ini

Next Post
Kiat Menjalani Keseharian agar Sukses Dunia Akhirat

Kembalikan Kehalusan Kulit Tangan dengan Bahan Alami ini

Indonesia, Kalau Bukan Kita, Orang Lain Akan Ambil Alih

Korban Bom Pesta Pernikahan di Turki Sebagian Besar Anak-anak

  • Persiapan Menghadapi Akhir Zaman, Kenali Keutamaan Surat Al-Kahfi

    Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4420 shares
    Share 1768 Tweet 1105
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8653 shares
    Share 3461 Tweet 2163
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11452 shares
    Share 4581 Tweet 2863
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    954 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1399 shares
    Share 560 Tweet 350
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    285 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2218 shares
    Share 887 Tweet 555
  • Viral, Koin Uang 1000 Kelapa Sawit bisa Mencapai Rp120 Juta

    253 shares
    Share 101 Tweet 63
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    247 shares
    Share 99 Tweet 62
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2230 shares
    Share 892 Tweet 558
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga