• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 5 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

SMKN 2 Bekasi Apresiasi Kunjungan Resmi Pelajar Jepang ke Sekolahnya

15/03/2018
in Berita
77
SHARES
596
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN) 2 Kota Bekasi, Agus Setiawan, menyatakan kunjungan sejumlah pelajar dari SMS Saikyo Kyoto, Jepang ke sekolahnya dalam rangka bertukar informasi seputar budaya kedua negara. Kata Agus, banyak hal yang bisa dijadikan inspirasi untuk kemajuan pendidikan jika melihat kultur masyarakat Jepang. Hal inilah yang membuat Kepala SMKN 2 Kota Bekasi berniat mengadopsi beberapa hal. 

"Kultur masyarakat Jepang positif. Banyak permainan tradisional yang tidak diketahui oleh luar. Permainan yang mereka perkenalkan ke kita. kita juga  memperkenalkan budaya kita. Seni tradisional seperti tari, angklung dan gamelan. Mereka juga memperkenalakn makanan, bahasa, terutama karakter yang di Jepang itu. bagaimana budaya yang benar saat ada orang yang berbicara. Budaya menghargai itu perlu diadopsi," kata Agus saat dihubungi Bekasimedia.com, Kamis (15/3/2018).

Adapun semangat belajar pelajar Jepang yang patut ditiru, kata Agus adalah ketekunan dan pembentukan karakter sejak dini. 

"Mereka bisa serius hingga menjadi berkualitas itu karena pembiasaan pada saat sekolah grade awal/TK tidak seperti di kita. Kalau di kita, TK sudah disuruh menulis baca, hitung. Nah, ketika saya bincang-bincang dengan mereka, pendidikan yang paling awal itu adalah seperti budaya mendengarkan (menghargai saat orang berbicara), membersihkan toilet dan mengantre. Awal fondasinya seperti itu," imbuhnya. 

Memang, Agus mengakui ada perbedaan yang besar antara pelajar sana dengan pelajar Indonesia. Pelajar di Indonesia kadang-kadang masih sulit mendengarkan guru saat menerangkan atau berbicara di depan kelas atau di mana pun. "Kalau di kita kadang-kadang guru bicara malah rame," sahutnya. 

Intinya, yang perlu dicontoh dan diadopsi dari budaya Jepang adalah kerapiannya, disiplin, dan menghargai waktu dan toleransinya tinggi. 

"Pelajar sendiri di sana semangat belajar mereka itu serba ingin tahu. Jadi ingin selalu mencoba hal baru. Jadi ini sesuatu yang baik yang harus diadopsi terutama peletakan dasar yang paling dasar di level Pra sekolah harus diisi hal-hal baik tadi. Pendidikan karakter yang utama. Dari awal pendidikan itu kita biara masa keemasan orang itu ketika pra sekolah. Tidak perlu siswa itu dipaksa (menguasai baca tulis hitung) seperti itu, karakternya dulu. Dari situ akan lebih mudah menerima pengetahuan apapun," tukasnya. 

Adapun bicara rencana kerjasama ke depan, mengatakan biasanya setelah lulus akan ada siswa/i yang diberangkatkan kuliah ke Jepang sambil magang di perusahaan Jepang. mengakui, di Jepang sebenarnya yang dibutuhkan adalah Sumber Daya Manusia karena populasinya tidak sebanyak di negra lainnya.  

"Mereka (Jepang) itu welcome. Mereka itu mengakui SDM kurang orang karena populasinya menurun. Jadi bukan butuh uang lagi, tapi orang," katanya. (Mh/Ind)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sepuluh Tahun Bantu Palestina di Gaza, Dubes Palestina Apresiasi Kerja Bang Onim

Next Post

Sarapan Pagi dengan Bubur Jagung Manis, Resep Mudah Hanhanny

Next Post

Sarapan Pagi dengan Bubur Jagung Manis, Resep Mudah Hanhanny

Dorong Peningkatan SDM, Unpad-Angkasa Pura Jalin Kerja Sama

2018, Indonesia Masih Kekurangan 74 Ribu Guru Agama

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8326 shares
    Share 3330 Tweet 2082
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3751 shares
    Share 1500 Tweet 938
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    803 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4576 shares
    Share 1830 Tweet 1144
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11310 shares
    Share 4524 Tweet 2828
  • SMP JISc Gelar English Competition 2026 untuk Asah Kemampuan Bahasa Inggris Siswa

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 5 Penyebab Kemunduran dan Ketertinggalan Umat Islam

    358 shares
    Share 143 Tweet 90
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5346 shares
    Share 2138 Tweet 1337
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga