• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 16 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Pro-Kon Hukuman Tambahan dalam Perppu Perlindungan Anak

29/05/2016
in Berita
76
SHARES
582
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com—Presiden Joko Widodo pada Rabu (25/5/2016) menandatangani dan mengesahkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1/2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 tentang Perlindungan Anak.

Perppu tersebut, menurut Jokowi, diharapkan dapat mengatasi kegentingan yang diakibatkan oleh meningkatnya kekerasan seksual terhadap anak. Sebab, katanya, kejahatan seksual terhadap anak itu ia nyatakan sebagai kejahatan luar biasa karena mengancam dan membahayakan jiwa si anak.

Ruang lingkup Perppu tersebut, menurut Presiden, mengatur pemberatan pidana, pidanan tambahan, dan tindakan lain bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak dan pencabulan dengan syarat-syarat tertentu.

Pemberatan pidana yang dimaksudkan itu adalah penambahan hukuman sepertiga dari ancaman pidana, dipidana mati, seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 10 tahun dan paling lama 20 tahun. Pidana tambahan yang dimaksud berupa pengumuman identitas pelaku, tindakan berupa kebiri kimia, dan pemasangan alat deteksi elektronik.

“Kita berharap dengan hadirnya Perppu ini bisa memberikan efek jera bagi pelaku serta dapat menekan kejahatan seksual terhadap anak yang merupakan kejahatan luar biasa,” kata Jokowi.

Terbitnya Perppu tersebut mendapat sambutan dari berbagai kalangan, baik yang pro maupun kontra. Sebagian anggota DPR RI sepakat dengan Perppu tersebut. Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Supratman Andi mengatakan dirinya bisa menerima adanya sanksi berat kebiri kimia dan hukuman mati yang diatur dalam Perppu. Dia meyakini sanksi berat itu akan memiliki efek jera kepada masyarakat.

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengapresiasi Pemerintah atas terbitnya Perppu ini. Namun, dia memberikan catatan bahwa hukuman pidana saja tidak bakal menyelesaikan masalah jika melihat kejahatan seksual semata-mata dari kacamata hukum pidana. Jazuli berharap Pemerintah melihat serta menyelesaikan masalah tersebut secara komprehensif. Misalnya, melihat akar masalah dari maraknya kejahatan seksual akhir-akhir ini, yang bisa jadi berasal dari pengaruh minuman keras dan pornografi yang belum bisa diatasi.

Seorang penyintas atau korban kekerasan seksual, Shera Rindra, menolak hukuman tambahan seperti yang tertuang dalam Perppu. Menurutnya, kekerasan seksual adalah problem yang sistemik dan tidak bisa diselesaikan dengan kebijakan hukum yang instan. “Seakan-akan Perppu tersebut dibuat hanya menakuti, bukan untuk menyelesaikan persoalan kekerasan seksual,” katanya, seraya menambahkan jika masyarakat dan pemerintah memiliki pola pikir yang penuh kekerasan, yaitu menyelesaikan kekerasan dengan kekerasan. “Sama sekali tidak memberi solusi yang panjang, hanya menakuti dan tidak memberi efek jera kepada pelaku kekerasan,” ujarnya.

Seorang ahli neurologi, doketer Ryu Hassan, mengkritisi sanksi tambahan berupa kebiri kimia kepada pelaku kejahatan seksual. Menurutnya, pengebirian hasrat seksual tidak akan otomatis menghilangkan kejahatan seksual para pelaku. “Kalau secara teroritis, tidak ada hubungannya. Orang jahat, jahat saja. Tidak ada orang jahat, (kalau) libidonya turun, kejahatannya hilang. Tidak ada, tetap jahat,” katanya.

Seksual ‘orang jahat’, menurut Ryu, bukan karena orientasi seksual atau hasrat seksualnya, tetapi kejahatan itu terletak pada pelampiasan terhadap hasrat seksualitas itu. Karena itu, dia tidak yakin sanksi kebiri itu akan berjalan efektif untuk membuat praktik kejahatan seksual akan berkurang kelak. “Secara teoritis tidak akan efektif sama sekali,” tandasnya. (mr/BBC Indonesia/Pikiran Rakyat/Tribbunews)

 

 

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sidang Isbat 1 Ramadan 2016 Dilakukan Tertutup

Next Post

Pramuka Madrasah Hasilkan Deklarasi Cinta Bahari

Next Post

Pramuka Madrasah Hasilkan Deklarasi Cinta Bahari

Persiapan Haji Indonesia di Saudi Sudah 95%

Sambut Ramadan, Ditlantas Polda Metro Jaya Terima Bantuan Peralatan Lalu Lintas dari BNI Syariah

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    2923 shares
    Share 1169 Tweet 731
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    207 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1698 shares
    Share 679 Tweet 425
  • Tips Dapat Cerah di Ekowisata Kalitalang Gunung Merapi, Kabupaten Klaten Jawa Tengah

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Kronologi Pendaki Syafiq Ali yang Hilang di Gunung Slamet, Kini Sudah Ditemukan

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3376 shares
    Share 1350 Tweet 844
  • Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7842 shares
    Share 3137 Tweet 1961
  • Penjelasan Hadis ke-26 Mensyukuri Nikmat dengan Bersedekah

    270 shares
    Share 108 Tweet 68
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4063 shares
    Share 1625 Tweet 1016
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga