• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 15 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Presiden Larang Rapat Di Hotel, Bisnis Hotel di Bogor Turun 

23/02/2015
in Berita
76
SHARES
585
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Screenshot_2015-02-23-08-59-44_1ChanelMuslim.com – Sejak Presiden Jokowi mengeluarkan larangan aparat pemerintah untuk melaksanakan rapat di Hotel, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan bahwa bisnis hotel di wilayah Bogor turun anjlok hingga 20 persen.

” Semenjak ada larangan Menteri-menteri rapat di hotel, jadi hotel-hotel di sekitar Kebon Raya, sekitar Kota Bogor ini tingkat huniannya turun anjlok sampai 20%,”katanya seusai mengikuti rapat Presiden Jokowi dengan para walikota dari seluruh Indonesia, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/2) sore.

Tetapi, Bima menilai bahwa dengan Presiden Jokowi banyak melakukan aktifitas di Istana Bogor memberikan nilai positif bagi pemerintah kota termasuk bisnis hotel.

“Saya melihat sebetulnya bagi Kota Bogor dampaknya positif juga dengan adanya aktivitas ini tentunya ada dampak positif, kembali bergairah lagi industri perhotelan ini,” terang Bima.

Seperti disiarkan oleh laman Sekretariat Kabinet bahwa Bima Arya mengusulkan kepada Presiden untuk mengantisipasi kemacetan para peserta rapat memilih menggunakan moda angkutan kereta api. 

 

“Presiden sampaikan bahwa beliau tidak mau mengganggu aktivitas warga Bogor, dan jangan sampai menimbulkan dampak kemacetan lalu lintas,” kata Bima Arya.

 

Menurut Bima Arya, tahun ini Pemerintah Kota Bogor fokus untuk mengurangi kemacetan sekitar Istana. Karena itu, ia memastikan program penataan lalu lintas sekitar Istana itu akan berjalan.

“Insya Allah kita semua siap untuk mengantisipasi dampak lalu lintas. Lagipula Presiden tidak meminta rekayasa lalu lintas yang berlebihan,” ujarnya.

 

Terkait dengan penggunaan moda kereta api bagi peserta rapat di Istana Bogor, Walikota Bima Arya mengatakan, ia telah menyampaikan kepada Presiden bahwa tamu-tamu beliau bisa memilih untuk menggunakan moda transportasi dari Gambir sampai Stasiun Bogor, sekitar 45 menit. Kemudian bisa naik shuttle bus sekitar 3 menit atau bahkan berjalan kali sekitar 7 menit sampai Istana.

 

“Sepertinya Presiden merespon dengan baik, itu bisa menjadi pilihan,” jelas Bima Arya.

Saat ditanya apakah menteri-menteri sudah setuju soal kereta api itu? Walikota Bima Arya mengatakan, Presiden merespon dengan baik, dan mungkin nanti Presiden yang mengkoorsinasikan dengan kementerian terkait.

Ia juga menyebutkan, Pemerintah Kota Bogor juga sudah membenahi stasiun.

“Pedestrian dari stasiun menuju istana juga terus kita benahi dan kita rapikan,” jelas Bima.

Walikota Bogor itu juga tidak mempersoalkan jika Presiden Jokowi kini lebih sering bolak-balik ke Istana Bogor.

Walikota Bogor itu juga tidak mempersoalkan jika Presiden Jokowi kini lebih sering bolak-balik ke Istana Bogor.

“Kalau bolak balik, saya kira tidak terlalu masalah karena Presiden menggunakan jalur Kebon Raya untuk ke istana. Yang harus diantisipasi adalah frekuensi tamu-tamu Pak Presiden. Yang saya sampaikan tadi menggunakan kereta api adalah satu opsi yang bisa dipilih,” katanya.(jwt/setkab)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Afwan and Jazakallah 

Next Post

Menegakkan Hukum, Meski Terhadap Anak Sendiri

Next Post
Al-Qadhi’Iyas, Terkenal Cerdas dan Jenius

Menegakkan Hukum, Meski Terhadap Anak Sendiri

Biaya Haji 2015 Turun Dari Tahun Lalu

Penyisihan Idola Nasyid Indonesia, Loloskan Enam Peserta Terbaik

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9540 shares
    Share 3816 Tweet 2385
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4309 shares
    Share 1724 Tweet 1077
  • BI Dorong Ekosistem Modest Fashion Terintegrasi agar Produk Indonesia Mendunia

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mukallaf, Syarat-Syaratnya dan Hukum Taklifi

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Gerakan Ibu Negeri Serahkan Bantuan untuk Buni Yani

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Tiga Kiat Sukses Dunia dan Akhirat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4864 shares
    Share 1946 Tweet 1216
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1363 shares
    Share 545 Tweet 341
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11845 shares
    Share 4738 Tweet 2961
  • Prof. Euis Sunarti Terus Kembangkan Inovasi Sosial Kampung Ramah Keluarga

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga