• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 17 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Penelitian Oxford University: Kasih Sayang Ayah Bisa Redam Perilaku Minus Anak

27/07/2021
in Berita
Jadi Seorang Ayah Sebabkan Kegemukan

Foto: Pexels

73
SHARES
560
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Peran dan ikatan batin antara ayah dengan sang anak sangat lah penting. Demikian hasil penelitian Oxford University yang menyoroti keterikatan emosional anak dengan ayahnya ternyata berdampak pada perilakunya.

Melansir Daily Mail, penelitian tersebut juga menemukan fakta bahwa jumlah waktu yang dihabiskan oleh ayah dengan anak atau durasi ayah mengerjakan tugas rumah justru tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap anak.

Penelitian ini melibatkan lebih dari 10 ribu orang tua di Inggris bagian barat dan selatan. Para peneliti melontarkan pertanyaan kepada para orang tua selama dua periode: saat anak masih balita dan saat anak memasuki usia sekolah.

Di periode pertama, para peneliti menemukan fakta bahwa perilaku sehari-hari pria—memupuk rasa percaya diri saat menghadapi anak, membangun ikatan batin yang kuat, merasa bahagia menyandang status orang tua—membuat dia merasa lebih dekat dengan pasangannya.

Di periode ini pula, peneliti menilai dan memberikan skor para ayah seputar tiga aspek: respon emosional terhadap anak, frekuensi keterlibatan dalam urusan domestik rumah tangga dan pengurusan anak, serta caranya berperan sebagai ayah.

Beberapa tahun kemudian, orang tua yang sama ditanya kembali saat usia anak mencapai sembilan dan 11 tahun. Di periode ke-dua ini, para orang tua ditanya tentang perilaku anak sekaligus kemampuan sosial mereka di sekolah dan lingkungan.

Sepanjang penelitian, studi ini melibatkan sebanyak 6.898 anak usia sembilan tahun dan 6.328 anak usia sebelas tahun.

Para peneliti menemukan fakta bahwa ayah yang melibatkan banyak emosi berisiko lebih rendah memiliki anak bermasalah perilaku, 21 persen di usia sembilan tahun dan 19 persen di usia 11 tahun.

Sedangkan ayah, yang memiliki skor tertinggi dalam menjaga peran mereka sebagai orang tua, berisiko lebih rendah memiliki anak bermasalah perilaku 28 persen di kedua usia tersebut.

Hasil ini tidak muncul pada ayah dengan nilai skor tinggi dalam aspek keterlibatan langsung pengasuhan anak. Faktor lain yang mungkin ikut berpengaruh pada perilaku anak adalah usia orang tua, pendidikan dan tingkat sosial ekonomi.

“Temuan ini menunjukkan aspek psikologis dan emosional dari keterlibatan orang tua di masa kanak-kanak adalah faktor terkuat yang mempengaruhi perilaku anak di kemudian hari. Dan bukan ditinjau dari jumlah waktu yang diberikan ayah dalam mengurus urusan domestik serta pengasuhan anak,” ungkap tim peneliti.

“Bagaimana para ayah baru melihat diri mereka sebagai orang tua, bagaimana mereka menghargai peran mereka sebagai orang tua dan menyesuaikan dengan peran baru tersebut, itu muncul berkaitan dengan perilaku positif pada anak. Dibandingkan jumlah keterlibatan langsung dalam urusan pengasuhan,” lanjut tim.

Para peneliti juga menemukan fakta bahwa orang tua dengan tingkat pendidikan lebih tinggi, kecil kemungkinan memiliki anak dengan masalah perilaku.

Penelitian yang diterbitkan di jurnal BMJ Open tersebut juga menambahkan, bahwa pola pengasuhan orang tua yang positif lebih dimungkinkan oleh ayah yang memberikan dampak positif pada anak melalui sejumlah cara.

“Keterlibatan ayah dapat mempengaruhi anak secara tidak langsung. Caranya, dengan menempatkan diri sebagai sumber dukungan instrumental dan emosional bagi ibu sebagai sosok yang menyediakan pengasuhan secara langsung untuk anak,” tulis tim peneliti.

“Potensi dampak positif, yang didukung pengasuhan ibu, akan mendorong hasil positif pada anak. Ini bukti bahwa keterlibatan ayah dapat juga meringankan beban dan depresi ibu, yang dapat meningkatkan risiko masalah perilaku anak,” lanjut tim peneliti.

“Keterlibatan ayah juga dapat menjadi perwujudan sebuah keluarga yang utuh dan bahagia, dan ini dapat menjadi hal yang sangat baik bagi kehidupan anak-anak.”[af/cnn]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Unik, Jepang Ciptakan Mi Goreng Sapi Rasa Strawberry Shortcake

Next Post

Wahai Ibu, Cobalah Berdamai dengan Dirimu

Next Post
Apakah Hina Menjadi Pelayan Suami?

Wahai Ibu, Cobalah Berdamai dengan Dirimu

Wujud Syukur: Bank Syariah Bukopin Gelar Sunatan Massal

Tidak Ada Kata Terlalu Dini untuk Pendidikan Seksual

  • 5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kabut Asap Karhutla Membawa Petaka

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9550 shares
    Share 3820 Tweet 2388
  • Meski 96 Persen Muslim, Azerbaijan Larang Siswi dan Guru Berjilbab

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4869 shares
    Share 1948 Tweet 1217
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11849 shares
    Share 4740 Tweet 2962
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1369 shares
    Share 548 Tweet 342
  • Suami Suka Bohong, Istri Harus Bagaimana?

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4315 shares
    Share 1726 Tweet 1079
  • Tangis Para Sahabat Nabi

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga