• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 25 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Konferensi Keluarga Asia Pasifik 2026 Tekankan Peran Agama sebagai Benteng Ketahanan Keluarga

13/09/2026
in Berita
Konferensi Keluarga Asia Pasifik 2026 Tekankan Peran Agama sebagai Benteng Ketahanan Keluarga
69
SHARES
533
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

AGAMA disebut sebagai fondasi utama dalam menguatkan peran perempuan dan membangun ketahanan keluarga di kawasan Asia Pasifik. Hal ini menjadi kesimpulan diskusi Komisi 1 pada Konferensi Keluarga Asia Pasifik 2026 di Jakarta (12/9).

Diskusi dengan tema “Perempuan dan Agama, Fondasi Nilai Ketahanan Keluarga” menghadirkan Dr. Wan Ramizah binti Hasan dari Malaysia dan Prof. Dr. KH. Didin Hafidudin, M.S. dari Indonesia

Poin utama yang dibahas meliputi agama sebagai dasar peran perempuan, nilai lintas agama yang memuliakan perempuan, pentingnya sinergi lembaga keagamaan dengan program pemerintah, serta peran perempuan sebagai benteng dari arus modernisasi yang destruktif.

Dr. Wan Ramizah menyoroti hakikat ketahanan keluarga yang berakar dari keimanan, ketenangan jiwa, kasih sayang, ilmu, akhlak mulia, dan tanggung jawab sosial, bukan dari kemegahan materi atau
pendapatan tinggi.

Ia juga menjelaskan bagaimana berbagai tradisi keagamaan menempatkan perempuan pada posisi strategis sebagai anak, istri, ibu, pendidik, dan pengelola rumah tangga yang menjaga keharmonisan keluarga.

“Perempuan berperan sentral sebagai pendidik, pengasuh, pembentuk nilai, agen perubahan, serta pembina generasi berkarakter. Di tengah tantangan modern, wanita dituntut melampaui batas fisik dengan membangun jiwa, membentuk karakter, dan mewujudkan kesolehan sosial. Wanita beragama melahirkan keluarga harmonis dan bermakna, yang kemudian membentuk masyarakat berdaya tahan hingga mewujudkan negara yang sejahtera dan diberkati,” ujarnya.

Senada dengan itu, Prof. Dr. KH. Didin Hafidudin menjelaskan bahwa pembangunan ketahanan keluarga berorientasi pada pembentukan keturunan unggul dan berakhlak mulia dengan istri salehah sebagai pilar utamanya. Keluarga, menurutnya, wajib berpegang pada akidah, syariat, dan akhlak
mulia melalui pemahaman, pembiasaan, serta keteladanan orang tua.

“Keluarga harus memiliki ketahanan mental-spiritual serta waspada terhadap ancaman moral seperti LGBTQ, judi online, dan pinjol ilegal. Ketahanan keluarga yang kokoh melahirkan kepekaan sosial untuk saling menolong dan berkolaborasi dalam kebajikan bagi masyarakat dan bangsa,” imbuhnya.

Diskusi di Komisi 1 menemukan beberapa fakta. Pertama, belum maksimalnya keterlibatan dan peran ayah dalam menguatkan ketahanan keluarga. Kedua, rendahnya kemandirian ekonomi generasi muda juga sehingga berdampak pada ketidakstabilan keluarga, risiko perceraian, dan munculnya pola
hidup tidak sehat.

Ketiga, arus modernisasi yang tak terkontrol memicu krisis identitas, degradasi karakter, serta maraknya ancaman kejahatan seperti judi online, pinjol ilegal, dan perilaku menyimpang. Keempat, kajian dan pembahasan pada majlis taklim dan khutbah jumat belum intensif menyentuk isu-isu ketahanan keluarga. Terakhir, kolaborasi lintas sektor (pemerintah, akademisi, dunia usaha, ormas) masih bersifat sektoral atau proyek, dan potensi ormas keagamaan
belum terintegrasi optimal.

Karena itu, Komisi mengeluarkan rekomendasi sebagai berikut:

1. Memberikan edukasi dan motivasi agar peran ayah maksimal dalam mewujudkan ketahanan keluarga.
2. Menyusun langkah teoligis dan praktis untuk mengkonstruksi pemahaman
ummat bahwa kekayaan di tangan keluarga yang sholeh adalah hal yang krusial
dan berdampak
3. Membentuk pusat konseling berbasis komunitas untuk mitigasi krisis moral, LGBTQ, dan jeratan keuangan (pinjol/judol).
4. Perbaikan kurikulum majelis taklim dan materi khutbah Jumat untuk memperkuat ketahanan keluarga dan kemandirian ekonomi umat secara signifikan.
5. Membentuk forum kolaborasi lintas sektor dan mendorong kolaborasi riset pengamalan beragama yang ramah keluarga antarnegara Asia Pasifik. [Mh/PBKM]

Tags: Konferensi Keluarga Asia Pasifik 2026 Tekankan Peran Agama sebagai Benteng Ketahanan Keluarga
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Nasihat dan Pengingatan, Sumber Motivasi Keharmonisan Keluarga

Next Post

Tips Memilih Cardigan yang Tepat saat Musim Hujan

Next Post
Tips Memilih Cardigan yang Tepat saat Musim Hujan

Tips Memilih Cardigan yang Tepat saat Musim Hujan

Konferensi Keluarga Asia Pasifik 2026: Kuatkan Keluarga untuk Cetak Generasi Tangguh dan Berdaya Saing

Konferensi Keluarga Asia Pasifik 2026: Kuatkan Keluarga untuk Cetak Generasi Tangguh dan Berdaya Saing

Ummu Waraqah Sang Syahidah Penjaga Cahaya Al Quran

Ummu Waraqah Sang Syahidah Penjaga Cahaya Al Quran

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9601 shares
    Share 3840 Tweet 2400
  • Mainan Pop It untuk Anak: Benarkah Bermanfaat bagi Tumbuh Kembangnya?

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2556 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1396 shares
    Share 558 Tweet 349
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2488 shares
    Share 995 Tweet 622
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga