• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Jalan Panjang Memerdekakan Ibu Pertiwi dari Perusakan Alam

17/08/2023
in Berita
Jalan Panjang Memerdekakan Ibu Pertiwi dari Perusakan Alam

foto: pixabay

84
SHARES
643
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SUDAH 78 tahun negeri ini merdeka, tapi jalan panjang memerdekakan ibu pertiwi dari perusakan alam masih jauh di hadapan.

Ketua Komunitas Ayo Less Waste Aisyah mengatakan, negara ini belum sepenuhnya merdeka, contohnya penjajahan masih terjadi di berbagai sektor negeri, salah satunya pada alam bumi pertiwi.

“Peribahasa ‘Gemah Ripah Loh Jinawi’ yang bermakna kondisi masyarakat dan wilayah yang subur makmur rasanya masih jauh dari harapan,” kata Aisyah, Kamis (17/8/2023), di Tangerang.

Sedangkan ‘Toto Tentrem Kerto Raharjo’, lanjut Aisyah, yang bermakna menggambarkan keadaan suatu wilayah yang tertib, tentram, sejahtera, serta berkecukupan segala sesuatunya juga belum tercapai.

Mengutip data Kementerian Keuangan Republik Indonesia, kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia mencapai Rp200 ribu triliun.

Baca juga: Hikmah Kemerdekaan

Jalan Panjang Memerdekakan Ibu Pertiwi dari Perusakan Alam

Indonesia merupakan negara pemilik minyak, batu bara, gas alam, emas, nikel, tembaga dan berbagai komoditas lain yang diminati pasar internasional.

“Namun sayang beribu sayang, perlindungan lingkungan di Indonesia dinilai buruk di dunia, bahkan di kawasan Asia-Pasifik,” tambah Aisyah.

Hal ini tercatat dalam laporan Environmental Performance Index (EPI) 2022. EPI mengukur tingkat kelestarian lingkungan negara menggunakan puluhan indikator yang dapat dikelompokkan menjadi tiga pilar utama.

Tiga pilar tersebut yaitu kesehatan lingkungan, iklim, dan vitalitas ekosistem. Dari segi kesehatan lingkungan, indikatornya dapat dilihat dari kualitas udara, polusi air, kualitas pengolahan air limbah, dll.

Dari segi iklim, antara lain terlihat dari langkah-langkah untuk memitigasi perubahan iklim, emisi gas rumah kaca, dll.

Sementara, dari segi vitalitas ekosistem yaitu kualitas keanekaragaman hayati, keberlanjutan perikanan, pertanian, sumber daya air, dll.

EPI kemudian mengubah data indikator di atas menjadi skor dengan skala dari 0 hingga 100. Semakin tinggi angkanya, maka dianggap semakin baik kelestarian lingkungannya dan sebaliknya.

Hasilnya, Indonesia mendapat skor 28,2 dari 100. Skor ini menempatkan Indonesia pada peringkat 164 dari 180 negara yang disurvei.

Secara regional, Indonesia juga lebih buruk. Indonesia menempati urutan ke-22 dari 25 negara di Asia Pasifik dan ke-8 dari 10 negara ASEAN.

Melihat hal tersebut, jalan perjuangan untuk memerdekakan bumi pertiwi dari berbagai upaya merusak alam masih panjang.

“Kita harus bersatu padu dari berbagai sektor dan lini, untuk bersama memperbaiki kondisi alam negeri ini,” tutup Aisyah.[ind]

Tags: Ayo Less WasteJalan Panjang Memerdekakan Ibu Pertiwi dari Perusakan Alam
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bagikan Momen Kebahagiaan di Hari Kemerdekaan, SD JISc Depok Meriahkan HUT ke-78 Indonesia dengan Pesta Es Krim dan Jajanan Sekolah

Next Post

Peringati Kemerdekaan Indonesia, Jakarta Islamic School Helat Upacara HUT ke-78 RI

Next Post
Peringati Kemerdekaan Indonesia, Jakarta Islamic School Helat Upacara HUT ke-78 RI

Peringati Kemerdekaan Indonesia, Jakarta Islamic School Helat Upacara HUT ke-78 RI

Membandingkan dengan Maksud Memotivasi Sungguh Menyakitkan

Membandingkan dengan Maksud Memotivasi Sungguh Menyakitkan

Alumni SMA Negeri 6 Takalar Bentuk Ikatan Alumni

Alumni SMA Negeri 6 Takalar Bentuk Ikatan Alumni

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    196 shares
    Share 78 Tweet 49
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    309 shares
    Share 124 Tweet 77
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9288 shares
    Share 3715 Tweet 2322
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    811 shares
    Share 324 Tweet 203
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4208 shares
    Share 1683 Tweet 1052
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4790 shares
    Share 1916 Tweet 1198
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11748 shares
    Share 4699 Tweet 2937
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga