• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Election Stress Disorder Hantui Warga AS Pasca Kemenangan Trump

12/11/2016
in Berita
74
SHARES
566
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

sadChanelMuslim.com – Kekalahan Hillary Clinton dalam pemilu presiden AS dari rivalnya Donald Trump telah membuat banyak warga AS mengalami stres.

Membersihkan kulkas, melakukan manikur-pedikur dan menjauhi media sosial dianggap menjadi cara yang dapat dilakukan oleh mereka yang kecewa terhadap hasil pemilihan presiden Amerika Serikat.

Kondisi yang kini disebut para psikolog sebagai Election Stress Disorder atau gangguan stres akibat pemilu itu dianggap perlu ditangani dengan baik oleh warga AS.

Efek kemenangan taipan real-estate Donald Trump dalam pilpres AS ini memang terasa berdampak besar kepada warga AS.

Di satu sisi, para pendukung Trump menunjukkannya dengan menggelar perayaan di berbagai tempat, namun di tempat lain pendukung Hillary Clinton menuangkan kecewa dan amarah tak hanya dengan turun ke jalan dan melakukan protes, tetapi juga mengekspresikannya melalui makian di media sosial.

Kolumnis Majalah Psychology Today, Alice Boyes, menulis ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh para pendukung calon presiden yang kalah. Yang pertama adalah dengan melakukan sesuatu hal yang produktif.

Seorang psikolog di New York, Alison Howard, mengatakan beberapa pasiennya telah bersemangat membicarakan isu pilpres selama berbulan-bulan.

Namun, ketika hasil tentang siapa yang memenangkan pilpres diumumkan, pasien-pasien tersebut menunjukkan rasa duka, sedih dan ketakutannya.

“Saya tidak pernah melihat sesuatu yang seperti ini sebelumnya,” kata Howard. Meski begitu dia menilai kondisi seperti itu adalah hal yang alamiah dan bukan masalah kejiwaan dalam ilmu patologi.

Stephen Strosny, psikolog yang membuka praktek di pinggir kota Washington dan mengaku memilih Clinton, mengatakan lonjakan stres terkait pemilu telah terjadi sejak April lalu.

Dia pun menciptakan istilah Election Stress Disorder itu. Strosny mengatakan, gejala gangguan semacam ini dapat terlihat dengan gejala seperti rasa cemas berlebih, sulit berkonsentrasi dan ketakutan yang bercampur kebencian.

Kasus seperti itu, dikatakan Strosny, telah dihadapinya sejak hari buruh, ketika musim kampanye kian intens. Dia bahkan telah menangani empat pertemuan mendadak dengan pasiennya setelah pilpres digelar.

“Saya berani bertaruh, konsumsi alkohol dan pelanggaran mengemudi telah meningkat selama sepekan ini,” ujar Strosny yang menyebut pasiennya berasal dari pendukung Trump dan Clinton.[af/cnn]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

WHO: Campak Tewaskan 400 Anak Per Hari

Next Post

Kosmetik Mahal Lebih Berkualitas, Benarkah?

Next Post

Kosmetik Mahal Lebih Berkualitas, Benarkah?

Muslim Dunia Bereaksi atas Terpilihnya Trump jadi Presiden AS

Tentang Palu Arit Uang Rupiah: Ini Jawaban Bank Indonesia

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    262 shares
    Share 105 Tweet 66
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    342 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9291 shares
    Share 3716 Tweet 2323
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4212 shares
    Share 1685 Tweet 1053
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4792 shares
    Share 1917 Tweet 1198
  • Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta: Membongkar Kebobrokan Feminisme dan Konsep Gender

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga