• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 18 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Istri Keguguran, Suami Juga Butuh Dukungan

06/06/2021
in Berita
Menjadi Seperti yang Ku Mau

Foto: Pexels

77
SHARES
595
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com-Umumnya para wanitalah yang lebih sering mendapat perhatian setelah keguguran terjadi, ketimbang para pria. Pria kerap ‘terlupakan’ jika mereka juga merasakan kesedihan mendalam ketika sang istri mengalami keguguran. Padahal, setelah istri keguguran, para suami juga butuh dukungan.

Diungkapkan psikoterapis di Oakland, California, dr Will Courtenay, ketika kehilangan anggota keluarga terjadi, termasuk keguguran, umum bagi pria merasa sedih, cepat marah, mudah emosi, merasa cemas, bahkan merasa bersalah. Bahkan, dr Courtenay mengatakan dalam kasus keguguran, pria sering merasa gagal melindungi pasangan dan bayinya.

“Ditambah lagi pria merasa tidak berdaya dan tidak mampu melakukan apapun untuk memperbaiki kenyataan meskipun memang tidak ada yang bisa diubah. Sehingga, pada kasus keguguran, dukungan tidak hanya penting bagi si ibu tapi juga si ayah,” tegas dr Courtenay seperti dikutip dari Fox News, Selasa (26/1/2016).

dr Christinna D Hibbert, psikolog di Flagstaff, Arizona menambahkan keguguran yang terjadi di kehamilan trimester kedua dan ketiga bisa membawa kesedihan yang lebih besar bagi calon orang tua karena saat itu, baik ayah atau ibu sudah bisa melihat perkembangan bayinya melalui USG. Sayangnya, dalam keseharian pria lebih sering berusaha memendam perasaannya.

Sebaliknya, wanita lebih mudah menyatakan perasaannya pada orang di sekitar. Beberapa pria, lanjut Hibbert, juga merasa dituntut untuk bisa menyimpan perasaannya sendiri dan menjadi sosok yang tangguh bagi pasangannya. Akibatnya, pada pria rasa berkabung pasca kehilangan bayi masih bisa terjadi enam bulan bahkan satu tahun setelahnya.

dr Courtenay mengingatkan, ketika tidak mendapat dukungan dan cenderung terabaikan, pria bisa mencari pelampiasan untuk mengatasi kesedihannya melalui cara yang kurang tepat. Misalnya saja mabuk-mabukkan, lebih lama berada di kantor tanpa tujuan yang jelas, atau bahkan berjudi.

“Ketika bayi meninggal, pasangan perlu untuk saling mendukung proses pemulihan dari rasa duka meskipun masing-masing individu memiliki keunikan. Bagi para pria, jangan segan pula untuk mengungkapkan perasaan dan meminta bantuan pada orang di sekitar. Selain itu, anggota keluarga juga teman sudah sepatutnya lebih peka dan juga memberi dukungan pada si ayah, bukan hanya pada si ibu,” tutur dr Courtenay. (ind/dethealth)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Klinik Kanker Dr Warsito pun Tutup

Next Post

Di Inggris Sekolah yang Bolehkan Cadar Dinilai Sekolah Jelek

Next Post

Di Inggris Sekolah yang Bolehkan Cadar Dinilai Sekolah Jelek

Patung Telanjang di Museum Italia Ditutup untuk Hormati Presiden Iran

200 Ribu Tentara Brazil Dikerahkan untuk Atasi Nyamuk Pembawa Virus Zika

  • Tips Agar Wangi Parfum Tahan Lebih Lama

    Tips Agar Wangi Parfum Tahan Lebih Lama

    176 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Beberapa Kandungan Sunscreen yang Harus Dihindari

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • LPDP Tawarkan 4 Beasiswa S3 di Luar Negeri dengan Skema Co-Funding

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8674 shares
    Share 3470 Tweet 2169
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4438 shares
    Share 1775 Tweet 1110
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11466 shares
    Share 4586 Tweet 2867
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2459 shares
    Share 984 Tweet 615
  • Bermain Dadu dalam Hadis Nabi, Fiqih Salaf, dan Madzhab

    302 shares
    Share 121 Tweet 76
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarga yang Masih Hidup (Bag. 2)

    256 shares
    Share 102 Tweet 64
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga