• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 1 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Jangan Telantarkan Masjid di Samas

28/10/2019
in Berita
80
SHARES
612
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Banyak preman taubat yang kemudian menjadi pemakmur masjid. Lihatlah misalnya sebagian karkun (aktivis) Jamaah Tabligh. Atau sebagian Passer Hijrah (fans grup musik Pas Band) yang mengikuti jalan hijrah musisi Yukie.

Namun, ada juga masjid yang jadi sarang preman, tapi masjidnya tidak makmur. Sebab, premannya belum hijrah. Itulah Masjid Prana Sakti di sebelah areal parkir obyek wisata Pantai Samas, Yogyakarta.

Masjid yang berjarak sekitar 300 meter dari bibir pantai itu didirikan oleh Yayasan Prana Sakti pada 1987 di atas lahan desa seluas lebih 1 hektar. Yayasan ini mewadahi sebuah perguruan beladiri tenaga dalam dibawah komando H Zein Panjaitan.

Sayangnya, masjid dengan luas bangunan sekitar 450m2, sejak dua tahun terakhir terlantar. Kumuh, kotor, dan malah jadi sarang preman serta menjadi ampiran anjing-anjing liar. Prana Sakti kehilangan aura-nya sebagai Rumah Allah, tengggelam oleh hiruk-pikuk kehidupan wisata pantai yang kental dengan budaya sun, sand, and (free)sex.

Alhamdulillah, sebuah pertemuan dan kesepakatan orang-orang baik, menyelamatkan Masjid Prana Sakti yang terletak di Dusun Ngepet, Desa Srigading, Kec Sanden, Kab Bantul, Jogja.

Suatu hari di tahun 2017, Sekretaris Jendral Perguruan Prana Sakti,  Latnyono bersua dengan Ustadz Daru Kawantoro (52). Latnyono meminta tolong agar Ustadz menyelamatkan dan memakmurkan Masjid di Samas. Tentu, Ustadz Daru tidak bisa menolak panggilan dakwah segenting itu.

Dibantu warga senior setempat, utamanya Masdi Prayitno (60) dan Kahono (60), Ustadz Daru Kawantoro membersihkan masjid dan mengajak warga sekitar untuk beribadah di sini. Ustadz asal Dusun Ngaglik, Desa Patalan, Kec Jetis, Bantul, ini juga mengajak relawan setempat menghidupkan kembali TPA (Taman Pendidikan Alquran) dan Paud (Pendidikan Usia Dini).

Alhamdulillah, kini TPA Al-Bahri di Masjid Prana Sakti, mendidik 55 santri. Sebagian besar anak usia Sekolah Dasar. Dengan jadwal mengaji setiap Rabu dan Jum'at, para santri dibimbing oleh relawan lokal Ny Khomariyah (35). ‘’Nggih sebisa kawula mawon (ya sebisa saya aja),’’ ujar ibu sederhana ini.

Sedangkan Paud yang bernama Kelompok Belajar Anak Samudera dibimbing dua relawan lokal, Ny Trisni Wijayanti (37) dan Angel (41). Keduanya juga lebih banyak bermodal ikhlas dan semangat mengabdi.

 

KB Anak Samudera kini mengasuh 7 anak, dengan jadwal kegiatan belajar Selasa, Kamis, dan Sabtu.

‘’Terus terang, kami masih kewalahan mengajak kaum tua dan pemuda remaja Samas. Mudah-mudahan generasi cucu ini yang akan mengubah kehidupan Samas menjadi lebih baik,’’ harap Mbah Kahono yang masih harus merangkap menjadi muazin.

Meski berjalan terseok-seok selama dua tahun terakhir, setidaknya masjid mulai ‘’hidup’’ kembali. Jamaah sholat lima waktu tak lebih dari 10 orang. Imam tetap oleh Masdi Prayitno, yang juga harus siap merangkap jadi muazin.

‘’Kalau Jum'atan paling banter terisi dua shaf. Kita hadirkan khatib Kyai Tumar dari desa sebelah,’’ papar Ketua Takmir Masjid Prana Sakti Ustadz Daru Kawantoro yang juga masih mengelola TPA Al-Mukaromah di Ngaglik.

Dari mana pembiayaan operasional Masjid dan TPA serta Paud?

‘’Min haistu laa yahtasib (dari arah yang tak diperhitungkan),’’ ungkap Ustadz Daru sambil tersenyum. Dari kantongnya sendiri dan saweran sejumlah donatur, gerakan dakwah di Ngepet berjalan terus.

Kesadaran berinfak masyarakat untuk masjid dan pendidikan agama, tentulah didahului dengan kesadaran keagamaan mereka. Inilah tantangan dakwah di Ngepet, Pantai Samas. Warga sekitar umumnya nelayan tradisional yang dhuafa. Mereka juga dikepung oleh budaya wisata pantai yang tidak baik. Kemiskinan material dan spiritual pun berjalin berkelindan.

‘’Kami sangat-sangat membutuhkan tenaga dai yang bersedia istilahnya hidup-mati di sini,’’ tandas Ustadz Daru Kawantoro.[ah/rilis]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Serunya Workshop Public Speaking oleh Salimah Pasar Kemis

Next Post

Demo Tak Kunjung Usai, Hong Kong Alami Resesi

Next Post

Demo Tak Kunjung Usai, Hong Kong Alami Resesi

Makin Semangat Belajar, Anak-Anak Gaza Dapat Sarapan Sehat dari ACT

Citra Kirana Kembali Jadi Muse Elzatta Hijab

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8130 shares
    Share 3252 Tweet 2033
  • Menaker Segera Umumkan SE Imbauan WFH bagi Perusahaan Swasta hingga BUMN

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    683 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Istri Sertu Muhammad Nur Ichwan Tak Punya Firasat Apa-apa

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1994 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1966 shares
    Share 786 Tweet 492
  • Daftar Nama Siswa-Siswi JISc yang Lolos Seleksi UI Lewat Jalur Talent Scouting 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Pendakian Gunung Rinjani Resmi Dibuka Kembali Mulai 1 April 2026

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga