DALAM menjalani rutinitas harian yang padat, seorang Muslim sangat dianjurkan untuk senantiasa mengingat Allah SWT melalui amalan zikir. Zikir bukan sekadar rangkaian kata yang diucapkan secara lisan, melainkan sarana spiritual untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, menenangkan hati, serta membentengi diri dari berbagai keburukan dunia. Salah satu bacaan zikir harian yang memiliki keutamaan luar biasa besar adalah kalimat tasbih dan tahmid yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW.
Amalan ini sangat ringan diucapkan di lidah, namun memiliki timbangan pahala yang sangat berat di sisi Allah SWT. Mari mengupas lebih dalam mengenai bacaan, arti, serta keutamaan agung dari zikir harian yang tercantum dalam postingan tersebut.
Baca Juga: 7 Manfaat Air Rebusan Kayu Manis untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang: Bacaan, Arti, dan Pahala Luar Biasa
Teks Arab, Latin, dan Terjemahan Bacaan Zikir
Berdasarkan gambar tangkapan layar postingan di atas, berikut adalah lafaz zikir harian yang dapat diamalkan secara rutin:
Teks Arab: سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ: عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ، وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ
Lafaz Latin: “Subhaanallahi wa bi-hamdih, ‘adada kholqih, wa ridhoo nafsih, wa zinata ‘arsyih, wa midaada kalimaatih.”
Terjemahan:“Maha Suci Allah dan dengan memuji-Nya, sebanyak makhluk-Nya, sejauh keridaan-Nya, seberat timbangan ‘Arasy-Nya, dan sebanyak tinta kalimat-kalimat-Nya.”
Keutamaan Luar Biasa Berdasarkan Riwayat Hadis
Keutamaan zikir ini tidak main-main. Dalam berbagai literatur hadis shahih, Rasulullah SAW pernah mengajarkan kalimat ini kepada istri beliau, Ibunda Juwariyah radhiyallahu ‘anha.
Dikisahkan bahwa Nabi SAW keluar dari rumah pagi-pagi sekali ketika shalat Subuh saat Ibunda Juwariyah sedang berzikir di tempat salatnya. Kemudian Nabi kembali setelah duha, dan beliau mendapati Juwariyah masih duduk di tempat yang sama.
Rasulullah SAW lalu bersabda bahwa sejak beliau meninggalkan Juwariyah tadi, beliau telah mengucapkan empat kalimat sebanyak tiga kali, yang jika ditimbang, pahalanya akan melebihi seluruh zikir yang dibaca oleh Ibunda Juwariyah sejak sehabis subuh hingga siang hari!
Kisah ini menunjukkan betapa besarnya nilai pahala dari kalimat tersebut. Zikir ini seolah-olah merangkum pujian kepada Allah dengan jumlah yang tidak terhingga, mencakup seluruh ciptaan-Nya, keridaan-Zat-Nya, keagungan ‘Arasy-Nya, serta luasnya ilmu dan kalimat Allah yang tidak akan pernah habis dituliskan.
Makna Mendalam di Balik Kalimat Zikir
Setiap frasa dalam zikir ini mengandung makna tauhid dan pengagungan yang sangat mendalam:
Subhaanallahi wa bi-hamdih (Maha Suci Allah dan dengan memuji-Nya): Menyucikan Allah dari segala sifat kekurangan dan menetapkan segala kesempurnaan serta pujian hanya bagi-Nya.
‘Adada kholqih (Sebanyak makhluk-Nya): Memuji Allah sebanyak seluruh makhluk yang ada di langit dan di bumi, jumlah yang mustahil dihitung oleh manusia.
Wa ridhoo nafsih (Sejauh keridaan-Zat-Nya): Memuji Allah dengan pujian yang mencapai tingkat keridaan yang paling sempurna di sisi-Nya.
Wa zinata ‘arsyih (Seberat ‘Arasy-Nya): Mengagungkan Allah sebesar ‘Arasy, makhluk ciptaan Allah yang paling besar dan berat.
Wa midaada kalimaatih (Sebanyak tinta kalimat-kalimat-Nya): Menggambarkan kemahaluasan ilmu Allah, di mana jika seluruh pohon di bumi menjadi pena dan lautan menjadi tinta untuk menulis kalimat Allah, maka lautan itu akan habis sebelum kalimat Allah selesai ditulis (seperti dalam surah Luqman ayat 27).
Waktu Terbaik Mengamalkan Zikir Ini
Meskipun dapat diamalkan kapan saja dan di mana saja, waktu utama untuk membaca zikir harian ini adalah:
Waktu Pagi Hari: Dibaca setelah menunaikan shalat Subuh hingga matahari terbit untuk membuka hari dengan keberkahan.
Waktu Petang Hari: Dibaca mulai dari selepas shalat Ashar hingga menjelang terbenamnya matahari sebagai bentuk perlindungan dan penutup hari.
Di Sela-Sela Kesibukan: Sangat mudah dihafal dan dilafalkan saat sedang beristirahat, dalam perjalanan, atau ketika menunggu suatu kegiatan.
***
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Mengamalkan zikir harian seperti yang diajarkan dalam postingan tersebut merupakan salah satu cara paling efektif untuk memaksimalkan pahala dengan amalan yang ringan. Hanya dengan melafalkannya beberapa kali di waktu pagi dan petang, seorang Muslim dapat meraih timbangan pahala yang amat besar di sisi Allah SWT. Mari jadikan zikir ini sebagai kebiasaan harian agar hati senantiasa tenteram dan dekat dengan Sang Pencipta. [DW]




