KEPITING merupakan salah satu bahan makanan laut (seafood) yang memiliki cita rasa gurih, manis, dan lezat. Namun, mengolah kepiting membutuhkan perhatian ekstra, terutama pada proses pembersihannya. Kepiting hidup sering kali membawa lumpur, pasir, bakteri, hingga kotoran yang menempel erat di sela-sela tempurung dan kakinya.
Jika proses pembersihan dilakukan secara asal-asalan, hasil masakan tidak hanya terasa berpasir dan bau amis, tetapi juga berisiko mengganggu kesehatan pencernaan. Oleh karena itu, memahami langkah-langkah membersihkan kepiting dengan benar adalah kunci utama untuk menyajikan hidangan seafood yang lezat, segar, dan higienis.
Baca Juga: 7 Inspirasi Outfit Muslimah untuk Acara Lamaran yang Anggun dan Berkesan
Bagaimana Cara Membersihkan Kepiting yang Benar dan Higienis Sebelum Dimasak?
Berikut adalah panduan lengkap dan sistematis untuk membersihkan kepiting secara efektif sebelum siap diolah menjadi hidangan favorit keluarga.
1. Menjinakkan Kepiting Hidup dengan Aman
Langkah pertama yang paling krusial adalah melumpuhkan kepiting agar aman saat dibersihkan dan tidak menjepit tangan. Jangan melepas ikatan tali pada kepiting hidup secara langsung. Ada dua cara mudah untuk melumpuhkannya:
Metode Es Batu: Rendam kepiting (beserta ikatan talinya) ke dalam wadah berisi air es atau pecahan es batu selama 15–20 menit. Suhu dingin akan membuat kepiting pingsan atau masuk ke kondisi dormansi sehingga tidak bergerak aktif.
Metode Air Panas Singkat: Siram atau celupkan kepiting sejenak ke dalam air panas selama beberapa detik hingga kepiting tidak lagi bergerak.
Setelah kepiting melumpuh dan tidak bergerak, kamu bisa melepas ikatan talinya dengan aman.
2. Menyikat Seluruh Bagian Luar Tempurung
Setelah kepiting tenang, bilas di bawah air mengalir. Gunakan sikat gigi bersih berbulu agak keras untuk menggosok seluruh permukaan luar kepiting.
Sikat bagian tempurung atas (carapace), bagian perut bawah, hingga sela-sela persendian kaki dan capitnya.
Bagian ini biasanya menjadi tempat menempelnya lumpur kering, lumut, dan kotoran laut.
Pastikan menyikat dengan gerakan memutar hingga warna tempurung terlihat lebih cerah dan bebas dari endapan pasir.
3. Membuka Segitiga Perut (Segi Tiga Bawah)
Pada bagian bawah perut kepiting, terdapat bentukan lipatan berbentuk segitiga yang disebut apron.
Pada kepiting jantan, bentuk segitiga ini cenderung lancip dan sempit, sedangkan pada kepiting betina bentuknya lebih lebar dan membulat.
Selipkan ujung pisau atau jarimu di balik lipatan apron ini, lalu tarik hingga terlepas dari tubuh kepiting.
Bagian ini merupakan tempat berkumpulnya kotoran dan saluran pembuangan kepiting, sehingga harus dibuang sepenuhnya.
4. Membuka Tempurung Utama
Setelah lipatan perut dilepas, saatnya membuka tempurung atas kepiting.
Pegang bagian badan kepiting dengan satu tangan, lalu gunakan tangan lainnya untuk menarik tempurung atas ke arah belakang hingga terpisah dari badannya.
Jika ada cairan berwarna kekuningan atau oranye di dalam tempurung (fat/mustard atau telur kepiting), kamu bisa memilih untuk menyimpannya karena memiliki rasa yang sangat gurih saat dimasak. Namun, jika kamu ingin hasil masakan yang lebih bersih dan tidak amis, bagian dalam tempurung bisa dibilas hingga bersih.
5. Membuang Insang dan Bagian Beracun
Saat tempurung terbuka, kamu akan melihat organ berbentuk seperti bulu atau daun kecil berwarna abu-abu/krem di kedua sisi badan kepiting. Bagian ini adalah insang (gills atau sering disebut “paru-paru” kepiting).
Buang seluruh insang ini. Insang berfungsi menyaring air laut, sehingga menyerap banyak kotoran, kuman, dan logam berat. Insang tidak aman untuk dikonsumsi dan dapat membuat masakan berbau amis tajam.
Tarik dan buang juga bagian organ dalam yang lunak serta kantung kotoran di bagian depan dekat mata.
6. Membilas dan Memotong Kepiting
Setelah seluruh organ kotor dibuang, bilas kembali badan kepiting di bawah air mengalir yang bersih.
Potong bagian ujung lancip dari capit-capit kecilnya yang tidak memiliki daging.
Untuk memudahkan bumbu meresap saat dimasak, belah badan kepiting menjadi dua atau empat bagian menggunakan pisau daging yang tajam.
Tips Tambahan: Remukkan atau memarkan sedikit bagian capit besarnya menggunakan punggung pisau tebal atau pemukul daging. Langkah ini membuat cangkang keras capit retak sehingga bumbu masakan mudah masuk dan dagingnya lebih gampang disantap nantinya.
7. Menghilangkan Bau Amis
Sebagai langkah akhir sebelum masuk ke proses memasak, lumuri potongan kepiting yang sudah bersih dengan perasan air jeruk nipis, lemon, atau sedikit parutan jahe. Diamkan selama 10–15 menit, lalu bilas ringan kembali dengan air bersih. Asam dari jeruk nipis efektif menetralkan bau amis khas seafood tanpa merusak rasa alami daging kepiting.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas secara cermat, kepiting yang kamu sajikan dipastikan bebas dari pasir, kotoran, dan bau amis. Kepiting yang bersih sempurna siap diolah menjadi berbagai hidangan lezat, seperti kepiting saus padang, kepiting lada hitam, maupun sup kepiting yang gurih dan menggugah selera! [DW]





