MENCARI rezeki bukan hanya tentang mendapatkan penghasilan yang besar. Ada hal yang jauh lebih penting, yaitu memastikan apa yang diperoleh berasal dari jalan yang halal dan membawa kebaikan bagi kehidupan. Sebab harta yang banyak belum tentu menghadirkan ketenangan jika diperoleh dengan cara yang tidak diridai Allah.
Karena itu, selain berusaha melalui pekerjaan dan ikhtiar, seorang muslim dianjurkan untuk berdoa kepada Allah agar diberikan rezeki yang baik. Salah satu doa yang dapat diamalkan adalah doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ kepada umatnya.
Doa tersebut berbunyi:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Allahumma inni as’aluka ‘ilman nafi’an, wa rizqan thayyiban, wa ‘amalan mutaqabbalan.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.”
Baca Juga: Mengenal Apa itu Creatine dan Apa Saja Manfaatnya
Doa Memohon Rezeki Halal yang Membawa Ketenangan
Doa ini diriwayatkan dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha. Dalam riwayat Sunan Ibnu Majah, disebutkan bahwa Rasulullah membacanya setelah selesai melaksanakan salat Subuh.
Menariknya, doa tersebut tidak hanya berisi permohonan tentang rezeki. Ada tiga hal yang diminta sekaligus, yaitu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima. Ketiganya memiliki hubungan yang erat dalam kehidupan seorang muslim.
Lalu bagaimana tata cara membacanya?
Pertama, lakukan salat Subuh seperti biasa. Setelah mengucapkan salam, seseorang dapat membaca doa tersebut. Riwayat yang menjadi dasar doa ini secara khusus menyebut waktu setelah salat Subuh.
Kedua, bacalah dengan memahami maknanya. Jangan hanya mengucapkan lafaz dalam bahasa Arab, tetapi hadirkan pula harapan agar Allah memberikan penghasilan yang baik dan halal.
Ketiga, tidak perlu menetapkan jumlah tertentu jika tidak ada dalil yang menetapkannya. Doa ini dapat diamalkan sebagai bagian dari doa setelah salat Subuh sesuai riwayat tersebut. Dalam kumpulan zikir Hisn al-Muslim, doa ini juga dicantumkan sebagai doa yang dibaca pada waktu pagi.
Setelah membaca doa tersebut, seseorang juga boleh memohon kepada Allah dengan bahasa yang dipahaminya. Misalnya meminta agar pekerjaan dimudahkan, penghasilan dicukupkan, dijauhkan dari rezeki yang haram, serta diberikan keberkahan dalam harta yang dimiliki.
Namun, doa tentu perlu disertai ikhtiar. Memohon rezeki halal berarti sekaligus berusaha mendapatkannya melalui pekerjaan yang jujur, tidak mengambil hak orang lain, tidak melakukan penipuan, dan menjauhi cara-cara yang dilarang agama.
Rezeki yang berkah tidak selalu berarti jumlahnya banyak. Terkadang penghasilan yang sederhana justru terasa cukup karena membawa ketenangan. Sebaliknya, harta yang berlimpah dapat kehilangan makna jika membuat seseorang jauh dari Allah.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Maka, ketika meminta rezeki, jangan hanya meminta agar jumlahnya ditambah. Mintalah agar rezeki itu halal, baik, cukup, dan membawa keberkahan. Semoga setiap rupiah yang kita terima menjadi jalan untuk memenuhi kebutuhan, membantu keluarga, bersedekah, dan melakukan lebih banyak kebaikan.
Pada akhirnya, rezeki terbaik bukan sekadar yang membuat hidup terasa lebih mudah, tetapi yang membuat hati tetap dekat kepada Allah. [DW]





