INFLUENZA A dan B sama-sama termasuk virus influenza yang dapat menyebabkan infeksi pada manusia. Namun, influenza A memiliki kemampuan menginfeksi manusia dan sejumlah hewan.
Kemampuan influenza A untuk mengalami perubahan pada berbagai inang menjadi salah satu alasan virus ini lebih diperhatikan.
Influenza A juga dapat menyebabkan pandemi apabila terjadi perubahan besar pada virus sehingga masyarakat belum memiliki kekebalan yang memadai.
Influenza A yang saat ini masih bersirkulasi pada manusia antara lain subtipe H1N1 dan H3N2.
Baca juga: Beberapa Cara Melindungi Anak dari Influenza A
Ketahui Perbedaan Influenza A dan B
Sementara itu, influenza B juga dapat menginfeksi manusia dan menyebabkan influenza. Namun, perubahan virus dan potensi pandemi lebih banyak berkaitan dengan influenza A.
Influenza A dapat menyebabkan penyakit yang lebih berat. Meski demikian, tingkat keparahan influenza tidak hanya ditentukan oleh tipe virus.
Anak-anak termasuk kelompok yang lebih berisiko mengalami influenza berat. Risiko juga meningkat pada anak dengan penyakit penyerta tertentu, terutama kondisi neurologis, serta anak yang berada di lingkungan padat seperti daycare.
Sekitar 5 persen anak dengan influenza dapat memerlukan perawatan di rumah sakit. Dari anak yang dirawat, sekitar 80 persen berusia di bawah 2 tahun.
Dengan demikian, influenza B bukan berarti tidak berisiko. Kedua tipe influenza dapat menyebabkan penyakit berat pada kelompok tertentu.
Gejala influenza dapat berupa demam, sakit kepala, nyeri tubuh, sakit tenggorokan, batuk kering, serta rasa lelah.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Influenza biasanya muncul lebih cepat dan gejalanya dapat terasa lebih berat dibandingkan selesma atau common cold.
Batuk pada influenza juga cenderung berupa batuk kering yang terasa mengganggu tenggorokan. Rasa lelah dan tidak bugar dapat bertahan meskipun gejala utama mulai membaik.
Gejala saja tidak selalu dapat digunakan untuk memastikan seseorang mengalami influenza A atau B. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk membantu mengetahui penyebab infeksi. [Din]



