MEMASUKI usia enam bulan, bayi mulai mengenal Makanan Pendamping ASI atau MPASI. Masa ini menjadi tahap penting karena si kecil tidak lagi hanya mengandalkan ASI untuk memenuhi kebutuhan energi dan nutrisinya. Selain sumber protein dan karbohidrat, buah juga menjadi pilihan yang baik untuk melengkapi menu MPASI karena mengandung vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang dibutuhkan dalam proses tumbuh kembang.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar bayi usia 6–23 bulan mendapatkan makanan pendamping yang beragam, termasuk buah dan sayuran setiap hari. Pengenalan berbagai jenis buah sejak dini juga dapat membantu anak lebih mudah menerima beragam rasa saat ia tumbuh besar.
Baca: Hidup Adalah Kesempatan Sebelum Kematian Tiba
Simak Buah-buahan Terbaik untuk MPASI Si Kecil Sejak Usia Enam Bulan
Berikut lima buah yang cocok dijadikan MPASI si kecil.
1. Alpukat yang lembut dan kaya lemak sehat
Alpukat menjadi salah satu buah favorit untuk MPASI karena teksturnya sangat lembut sehingga mudah dihaluskan tanpa perlu dimasak. Buah ini mengandung lemak sehat yang berperan sebagai sumber energi bagi bayi, sekaligus menyediakan kalium, folat, dan berbagai vitamin penting.
Untuk bayi usia enam bulan, alpukat cukup dihaluskan menggunakan sendok hingga menjadi puree. Hindari menambahkan gula atau susu kental manis agar manfaat gizinya tetap optimal.
2. Pisang yang mudah dicerna
Pisang dikenal sebagai buah yang praktis dan mudah ditemukan. Kandungan kalium, vitamin B6, dan seratnya menjadikannya pilihan yang baik sebagai MPASI. Teksturnya yang lembut juga memudahkan bayi belajar menelan makanan padat pertama kali.
Pilih pisang yang matang alami, kemudian lumatkan hingga halus. Pisang dapat disajikan sendiri atau dipadukan dengan bubur oat sesuai usia bayi.
3. Pepaya yang kaya vitamin C
Pepaya matang memiliki rasa manis alami tanpa perlu tambahan pemanis. Buah ini mengandung vitamin C, vitamin A, serta serat yang membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian bayi.
Saat membuat MPASI, gunakan pepaya yang benar-benar matang agar teksturnya lembut dan rasanya lebih mudah diterima si kecil.
4. Pir yang lembut setelah dikukus
Pir merupakan buah yang relatif rendah asam sehingga sering menjadi pilihan saat mengenalkan buah kepada bayi. Untuk usia enam bulan, pir sebaiknya dikukus terlebih dahulu hingga lunak, kemudian dihaluskan menjadi puree.
Memasuki usia delapan hingga sembilan bulan, teksturnya bisa dibuat lebih kasar agar bayi mulai belajar mengunyah. WHO juga menekankan bahwa tekstur makanan perlu ditingkatkan secara bertahap sesuai perkembangan kemampuan makan bayi.
5. Mangga sebagai sumber vitamin A
Mangga matang mengandung vitamin A dan vitamin C yang baik untuk mendukung daya tahan tubuh serta kesehatan mata. Pilih mangga yang matang pohon agar rasanya lebih manis alami dan teksturnya lembut.
Mangga bisa disajikan sebagai puree atau dicampurkan dengan yogurt tawar untuk bayi yang sudah sesuai usia dan telah dikenalkan produk susu fermentasi sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Buah memang menyehatkan, tetapi penyajiannya tetap perlu diperhatikan. WHO dan Kementerian Kesehatan menganjurkan MPASI dimulai tepat pada usia enam bulan dengan makanan yang aman, bergizi, dan sesuai kemampuan bayi mengunyah. [DW]





