SETRIKA uap menjadi salah satu peralatan rumah tangga yang banyak dipilih karena mampu merapikan pakaian lebih cepat. Uap panas membantu menghilangkan kusut tanpa perlu menekan kain terlalu kuat, sehingga cocok digunakan untuk berbagai jenis bahan pakaian. Namun, agar performanya tetap optimal, setrika uap juga membutuhkan perawatan yang rutin.
Baca Juga: Manfaat Susu Kurma untuk Kesehatan Wanita
Tips Merawat Setrika Uap yang Benar Agar Awet Bertahun Tahun
Banyak orang hanya fokus mengisi tangki air dan langsung menggunakannya. Padahal, kebiasaan sederhana setelah selesai menyetrika justru sangat menentukan umur pakai alat. Berikut beberapa tips merawat setrika uap yang bisa dilakukan di rumah.
Gunakan air yang bersih
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah jenis air yang digunakan. Air dengan kandungan mineral tinggi dapat meninggalkan endapan kapur di dalam tangki maupun saluran uap. Lama-kelamaan, kerak tersebut bisa menyumbat lubang uap sehingga semburan menjadi tidak merata. Beberapa produsen bahkan menyarankan penggunaan air bersih atau air dengan kadar mineral rendah untuk membantu mengurangi penumpukan kerak.
Kosongkan tangki setelah digunakan
Jangan membiasakan menyimpan setrika dengan air yang masih tersisa di dalam tangkinya. Air yang mengendap terlalu lama dapat memicu munculnya kerak, bau, hingga korosi pada bagian dalam. Setelah selesai menyetrika, matikan alat, cabut kabel listrik, lalu buang seluruh sisa air sebelum disimpan. Kebiasaan ini sederhana, tetapi sangat membantu menjaga kebersihan tangki.
Bersihkan tangki secara berkala
Selain menguras air, tangki juga perlu dibersihkan secara rutin. Buku pembelajaran peralatan elektrik dari Kementerian Pendidikan menjelaskan bahwa setrika uap dapat dibersihkan menggunakan fitur calc-clean dengan mengisi tangki, memanaskan setrika, lalu mengeluarkan seluruh air sambil menggoyangkannya perlahan hingga endapan ikut keluar. Proses ini membantu membersihkan partikel mineral yang menumpuk di dalam tangki.
Lap pelat setrika setelah dingin
Pelat atau tapak setrika sering terkena sisa serat kain, kanji, maupun debu halus. Setelah setrika benar-benar dingin, lap permukaannya menggunakan kain lembut yang sedikit dibasahi. Hindari menggunakan kawat, amplas, atau bahan pembersih yang bersifat abrasif karena dapat merusak lapisan anti lengket pada pelat setrika.
Simpan dalam keadaan kering
Sebelum disimpan, pastikan seluruh bagian setrika sudah dingin dan tangki dalam kondisi kosong. Simpan setrika pada posisi tegak di tempat yang kering agar kelembapan tidak terperangkap di dalam alat. Cara penyimpanan yang benar juga membantu mengurangi risiko kebocoran dan menjaga komponen listrik tetap awet.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Merawat setrika uap sebenarnya tidak membutuhkan waktu lama. Dengan membersihkan tangki, mengosongkan sisa air, serta menjaga pelat tetap bersih, setrika dapat bekerja lebih maksimal dan tahan digunakan selama bertahun-tahun. Perawatan kecil yang dilakukan secara konsisten sering kali jauh lebih efektif daripada menunggu alat rusak lalu membawanya ke tempat servis. [DW]





