CARA menata kain di sekitar wajah ternyata juga bisa mengubah kesan penampilan secara keseluruhan. Karena itu, pemilik wajah bulat, oval, kotak, hingga wajah yang cenderung panjang tidak harus menggunakan gaya yang sama.
Pashmina ceruti menjadi salah satu pilihan menarik karena karakter bahannya ringan, memiliki tekstur halus sedikit berpasir, serta jatuh dan flowy ketika dikenakan. Sifat tersebut membuatnya relatif mudah dibentuk mengikuti gaya hijab yang diinginkan.
Hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kain membingkai pipi, dahi, dan rahang. Pemilihan style yang tepat dapat membantu menciptakan proporsi visual yang lebih seimbang. Berikut tiga gaya pashmina ceruti yang bisa dicoba untuk berbagai bentuk wajah.
Baca Juga: Sedekah Diam-diam yang Menjadi Naungan di Padang Mahsyar
3 Style Pashmina Ceruti yang Bikin Wajah Terlihat Lebih Proporsional
1. Pashmina Ceruti Loose dengan Satu Sisi Menjuntai
Gaya loose cocok untuk Anda yang menyukai penampilan sederhana tetapi tetap terlihat anggun. Caranya cukup mudah. Letakkan pashmina dengan satu sisi lebih panjang, sematkan bagian bawah dagu secara longgar, kemudian bawa sisi yang panjang ke belakang kepala dan biarkan ujungnya jatuh di salah satu bahu.
Untuk wajah bulat, jangan menarik kain terlalu rapat pada pipi. Biarkan bingkai hijab sedikit memanjang sehingga menciptakan garis vertikal pada wajah. Teknik seperti ini dapat memberikan kesan wajah lebih panjang. Sementara itu, pemilik wajah kotak bisa membiarkan kain jatuh lembut di sekitar rahang agar sudut wajah tidak terlihat terlalu tegas.
Bahan ceruti yang jatuh membantu menghasilkan efek tersebut tanpa membuat tampilan terasa berat.
2. Pashmina Ceruti Lilit Samping
Jika ingin tampil lebih rapi untuk bekerja, kuliah, atau menghadiri acara semi formal, gaya lilit samping bisa menjadi pilihan. Setelah pashmina dipasang, buat bagian depan membingkai wajah secara lembut. Kemudian bawa salah satu ujung kain melewati leher dan sematkan di bagian belakang atau samping.
Style ini cukup fleksibel untuk wajah oval karena bentuk tersebut relatif mudah menyesuaikan berbagai model hijab. Pada wajah panjang, jangan membuat bagian atas hijab terlalu tinggi. Sebaliknya, biarkan bingkai wajah sedikit lebih lebar agar proporsinya tampak seimbang.
Untuk wajah bulat, bagian kain di sisi pipi sebaiknya tidak dibuat terlalu menempel. Sisakan sedikit ruang sehingga wajah tidak terlihat semakin penuh.
3. Pashmina Ceruti Asimetris dengan Layer di Dada
Ingin tampilan yang lebih modis? Coba gaya asimetris dengan salah satu ujung pashmina dibuat lebih panjang dan dibiarkan membentuk layer di dada. Selain memberikan kesan anggun, model ini juga membuat perhatian tidak hanya tertuju pada area wajah.
Gaya tersebut menarik untuk pemilik wajah kotak karena kain yang jatuh di sekitar rahang dapat membantu memberikan kesan lebih lembut. Wajah bulat juga bisa menggunakan teknik ini dengan membuat garis kain lebih vertikal daripada melebar.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Sementara pemilik wajah oval dapat menggunakannya dengan lebih bebas. Bingkai hijab cukup dibuat natural tanpa harus terlalu banyak mengubah bentuk wajah. Pada dasarnya, wajah oval dikenal cukup fleksibel terhadap beragam gaya hijab.
***
Apa pun bentuk wajahnya, jangan merasa harus mengikuti aturan secara kaku. Bentuk wajah setiap orang memiliki karakter berbeda. Justru yang paling penting adalah menemukan gaya yang membuat pashmina terasa nyaman dan wajah terlihat proporsional.
Pashmina ceruti memberikan banyak ruang untuk bereksperimen karena sifatnya yang ringan dan mudah dibentuk. Tinggal sesuaikan tingkat kelonggaran, arah jatuh kain, serta bentuk bingkai di sekitar wajah. Dengan begitu, satu pashmina bisa menghasilkan beberapa penampilan berbeda tanpa harus selalu membeli model baru. [DW]





