• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 23 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Kok Nyamuk Diobatin

30/01/2024
in Nasihat
Kok Nyamuk Diobatin

Ilustrasi, foto: blogspot.com

107
SHARES
820
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KENAPA nyamuk diobatin, bukan diracunin?

Kita sudah terbiasa dengan sebutan ‘obat nyamuk’ dan bukan ‘racun nyamuk’. Padahal, yang dimaksud dengan obat nyamuk adalah racun nyamuk.

Artinya, yang dimaksud dengan obat nyamuk bukan mengobati nyamuk, tapi membunuh nyamuk. Dan kenyataannya memang racun, bukan obat.

Kenapa? Karena ini tentang bagaimana membuat nyaman calon pembeli. Kalau pembeli nyaman, maka mereka akan membeli dengan sukarela.

Bandingkan dengan istilah ‘racun tikus’. Rasanya, tidak ada produk yang menggunakan diksi ini. Mereka memperhalus dengan istilah ‘pembasmi tikus’.

Karena istilah ini terlanjur menyebar, produk ini menjadi kurang laku. Calon konsumen merasa takut kalau yang akan jadi korban adalah bukan hanya tikus. Tapi makhluk lain yang tidak diinginkan untuk kena racun.

Begitu pun dengan cairan pembasmi kuman di lantai rumah. Diksi ini diperhalus lagi menjadi cairan pembersih lantai. Bayangkan jika namanya ‘cairan racun kuman’.

Meski substansinya sama, karena pilihan diksi, maka kesannya akan berbeda. Begitu pun dalam dakwah atau ajakan untuk berbuat baik.

Berhati-hatilah dengan pilihan diksi. Karena salah memilih istilah, orang bukan mengikuti ajakan untuk kebaikan, justru sebaliknya akan lari dari kebaikan.

Contoh, ajakan ‘jalinlah ukhuwah’ atau ‘jalinlah persatuan’ harus didahulukan daripada ‘jangan berpecah belah’. Begitulah kalimat mulia dari Al-Qur’an: berpegang teguhlah dengan tali Allah dan jangan berpecah belah.

Dalam istilah yang lain, Al-Qur’an menyebut basyiran wa nadziran: kabar gembira dan peringatan. Kabar gembira selalu didahulukan daripada memberi peringatan.

Diksi membentuk rasa bahasa. Jika rasanya menenangkan, maka orang akan merasa tak perlu curiga, takut, apalagi menjauh. Orang akan merasa nyaman dan menemukan solusi dari masalah yang dihadapi.

Dakwah itu seperti dokter yang menghadapi pasien. Dokter akan mendahulukan apa yang sebaiknya dimakan atau diminum pasien supaya sembuh, daripada memberitahukan apa penyakit dan bahayanya.

Mengobati seseorang harus didahulukan dengan membangun optimis dan kenyamanan tentang dirinya. Bukan memvonis bahaya dan akibatnya.

Maha Benar Allah dalam firman-Nya, “Maka berkat rahmat Allah, engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu….” (QS. Ali Imran: 159)

Kalau nyamuk saja dengan diksi obat, apalagi untuk hati manusia. Dan obat hati yang pertama adalah senyum persahabatan dan persaudaraan dengan mereka. [Mh]

 

 

Tags: Kok Nyamuk Diobatin
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Alasan Wanita Jepang Enggan Memiliki Anak

Next Post

Indonesia Menuju Baldatun Toyyibatun Wa Rabbun Ghofuur

Next Post
Indonesia Menuju Baldatun Toyyibatun Wa Rabbun Ghofuur

Indonesia Menuju Baldatun Toyyibatun Wa Rabbun Ghofuur

Mantan Pendeta Ini Masuk Islam Setelah 45 Tahun Mengabdi untuk Gereja

Mantan Pendeta Ini Masuk Islam Setelah 45 Tahun Mengabdi untuk Gereja

Kesaksian Relawan: Israel Membuat Framing Warga Palestina Menjarah Truk Bantuan

KITA Palestina Bersama WIZ Awali 2024 dengan Distribusikan Makanan ke Perbatasan Palestina

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9390 shares
    Share 3756 Tweet 2348
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4823 shares
    Share 1929 Tweet 1206
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4248 shares
    Share 1699 Tweet 1062
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1304 shares
    Share 522 Tweet 326
  • Ular dan Penampakan Jin

    540 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11784 shares
    Share 4714 Tweet 2946
  • Kasus Influenza A Dilaporkan Meningkat dalam Beberapa Pekan Terakhir

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Lima Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh, Dapat Mencegah Kanker

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 5 Wisata Kuliner Dekat Stasiun Serpong yang Bisa Dicoba

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga