ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Selasa, 13 November 2018 | 4 Rabiul Awwal 1440 H
Login | Register

 
Kode Transfer 427 BNI Syariah

Kode Transfer 427 BNI Syariah

 
 
 
 
QURAN HADITS

Puasa Sunah Asyura (Bag. 1)

20 September 2017 03:10:09 Puasa Asyura,  puasa Muharram,  keutamaan bulan Muharram
Foto: Masjid di Cologne, Jerman (csmonitor)

Oleh: Ustadz Farid Nu'man Hasan

ChanelMuslim.com - Tidak sedikit manusia bertanya, bagaimanakah puasa sunah ‘Asyura itu? Dan kapankah pelaksanaannya? Berikut penjelasannya.

Dalil-Dalilnya:

Berikut ini adalah dalil-dalil puasa tersebut:

Baca juga : Kesertaan Muslimah dalam Jihad Islam

1. Hadits dari Muadz bin Jabal Radhiallahu ‘Anhu:

“Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dahulu berpuasa tiga hari pada tiap bulannya dan berpuasa pada hari ‘Asyura, lalu Allah Ta’ala menurunkan wahyu: “Diwajibkan atas kalian berpuasa (Ramadhan) sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian” hingga firmanNya: “memberikan makanan kepada orang miskin” maka sejak itu barang siapa yang ingin berpuasa (puasa tiga hari tiap bulan dan ‘Asyura) maka silahkan dia berpuasa, dan barang siapa yang ingin berbuka maka silahkan dia berbuka, dan memberikan kepada orang miskin setiap hari yang demikian itu akan mendapatkan ganjaran.” (HR. Abu Daud No. 507. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daud No. 507)

2. Hadits dari ‘Aisyah Radhiallahu ‘Anha, katanya:

“Hari ‘Asyura adalah hari yang pada masa jahiliyah orang-orang Quraisy melaksanakan puasa, saat itu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam juga berpuasa. Ketika Beliau sampai ke Madinah, beliau berpuasa dan memerintahkan manusia agar berpuasa pada hari itu. Maka, tatkala diwajibkan puasa Ramadhan, dia meninggalkan puasa ‘Asyura. Maka, barang siapa yang mau, silakan dia puasa dan barang siapa yang tidak, maka tinggalkanlah.” (HR. Bukhari No. 2002, 4504, Muslim No. 1125)

Baca juga : Kisah Rasulullah saw dan Pemuda yang Ingin Berzina

3. Dari ‘Aisyah Radhiallahu ‘Anha, katanya:

“Dahulu mereka berpuasa pada hari ‘Asyura sebelum diwajibkannya Ramadhan dan saat itu hari ditutupnya Ka’bah. Ketika Allah Ta’ala mewajibkan Ramadhan, bersabdalah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: “Barang siapa yang mau puasa (‘Asyura) silakan , barang siapa yang mau meninggalkannya, silakan .” (HR. Bukhari No. 1592, Ath Thabarani dalam Al Awsath No. 7495, Al Baihaqi dalam As Sunan Al Kubra No. 9513)

Dan lain-lain.

Dari tiga hadits di atas, kita dapat memahami bahwa dahulu puasa ‘Asyura adalah rutinitas Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan para sahabatnya. Lalu, puasa itu menjadi ‘opsi’ (pilihan) saja setelah diwajibkannya puasa Ramadhan, bagi yang menghendakinya.

Al Hafizh Ibnu Hajar Al ‘Asqalani menjelaskan, bahwa sebagian ulama, yakni kalangan Hanafiyah mengatakan dahulu puasa ‘Asyura itu wajib, mereka berdalil dengan zahir hadits bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memerintahkan hal itu:

“ …. ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sampai ke Madinah, beliau berpuasa dan memerintahkan manusia agar berpuasa pada hari itu.”

Lalu, ketika diwajibkan puasa Ramadhan, kewajiban puasa ‘Asyura di hapus (mansukh). Namun mayoritas ulama mengatakan bahwa tidak ada satu pun puasa yang wajib, sebelum diwajibkannya puasa Ramadhan, mereka berdalil dari hadits Mu’awiyah Radhiallahu ‘Anhu secara marfu’: “Allah tidak mewajibkan berpuasa (‘Asyura) atas kalian.”. Ada pun perintah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pada hadits tersebut tidak menunjukkan kewajiban, tetapi anjuran saja. (Lihat Fathul Bari, 4/103, Darul Fikr)

Yang shahih –Insya Allah- adalah pendapat jumhur ulama. Hadits yang dimaksud adalah dari Mu’awiyah bin Abu Sufyan Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“Sesungguhnya ini adalah hari ‘Asyura, dan kalian tidaklah diwajibkan berpuasa padanya, dan saya sedang puasa, jadi barangsiapa yang mau puasa silakan , yang mau buka juga silakan.” (HR. Muttafaq ‘Alaih)

Hadits ini diucapkan juga sebelum diwajibkannya puasa Ramadhan, maka jelaslah bahwa sebelum wajibnya puasa Ramadhan, tidak ada puasa wajib termasuk ‘Asyura.

Bersambung ...

(ind)

Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
TOPIK :
puasa asyura
puasa muharram
keutamaan bulan muharram
 
BERITA LAINNYA
 
 
QURAN HADITS
18 January 2018 22:12:20

Bolehkah Yasinan di Malam Jumat? Ini Penjelasan Lengkapnya

 
ADVERTORIAL
13 November 2018 06:00:00

Mau Transfer ke BNI Syariah ? Gunakan Kode transfer 427

 
QURAN HADITS
15 November 2017 05:07:20

Dosa-Dosa yang Perlu Diwaspadai Penjual Online

 
QURAN HADITS
28 March 2018 09:42:34

Tujuh Wasiat Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam

 
QURAN HADITS
21 September 2017 03:01:54

Puasa Sunah 'Asyura (Bag. 3-tamat)



media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga