ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Jumat, 18 Januari 2019 | 11 Jumadil Awwal 1440 H
Login | Register

 


 
 
 
 
KHAZANAH

Dajal dan Fitnah Terbesar Sejarah Manusia

18 December 2017 20:45:08
Dajal, akhir zaman
Ilustrasi akhir zaman, roto: persisalamin.com.

ChanelMuslim.com- Rasulullah saw. bersabda, “Sejak penciptaan Adam sampai kiamat terjadi, tak ada makhluk (dalam riwayat lain, perkara) yang lebih besar dari Dajal.” (HR. Muslim)

Karena itu, semua nabi memperingatkan kaumnya akan bahaya fitnah Dajal, dan Rasulullah saw. nabi yang paling sering memperingatkan kaumnya akan bahaya fitnah Dajal.

Abdullah bin Umar r.a. berkata, “Rasulullah saw. berkhutbah di hadapan manusia. Beliau bersabda, ‘Aku sungguh mewasiatkan agar kalian berhati-hati terhadapnya. Tak ada nabi yang tidak memperingatkan kaumnya (tentang masalah Dajal). Namun, aku akan memberitahukan kepada kalian sesuatu yang tidak dikatakan nabi (sebelumku) kepada kaumnya. Bahwa, dia (Dajal) itu buta sebelah....” (HR. Bukhari)

Dari Anas r.a. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Tidaklah seorang nabi diutus kecuali ia memperingatkan kaumnya dari yang buta sebelah lagi pendusta. Berhati-hatilah! Sesungguhnyaia buta sebelah, sedangkan Tuhanmu tidak buta sebelah, dan sungguh di antara kedua matanya tertera tulisan ‘kafir’.”  (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca juga : Ketika Abdurrahman bin Auf Berusaha Menjadi MiskinĀ 

Kenapa disebut al-Masih Dajal?

Ibnu Al-Atsir mengatakan, “Dajal dinamakan ‘al-masih’ karena satu matanya terhapus. Al-Masih berarti orang yang salah satu bagian wajahnya terhapus, tak bermata dan tak berpenutup. 

Kata al-masih di sini berwazan fa’il dengan makna maf’ul (terhapus/dihapus). Berbeda dengan al-masih untuk Isa yang berwazan fa’il tapi bermakna fa’il (penghapus/pengusap) karena beliau mengusap orang yang sakit sehingga sembuh dengan izin Allah. Ada pun Dajal berarti pendusta.

Ibnu Hajar berpendapat, disebut Dajal karena ia menutupi kebenaran dengan kebatilan. Kata Dajal berarti yang menutupi.

Baca juga : Hadits Arbain 3 : Rukun Islam

Inilah Ciri-ciri Dajal yang akan Datang di Akhir Zaman

Rasulullah saw. telah menggambarkan seperti apa sosok Dajal. Hal ini dimaksudkan agar umat Islam yang akan hidup di masanya memahami bahwa Dajal bukan tuhan. Ia manusia biasa yang makan, minum, buang air, dan lainnya. 

Dari Abdullah bin Umar, Rasulullah saw. melihat sosok Dajal dalam mimpi. Beliau melukiskannya, “Laki-laki berbadan besar, berkulit kemerahan, rambutnya keriting, buta sebelah, matanya seperti sebutir anggur yang menonjol....” (HR. Bukhari)

Dari Ubadah bin Shamit, Rasulullah saw. bersabda, “....Dajal adalah seorang lelaki yang pendek, pincang, berambut keriting, buta sebelah, pandangannya kabur,.... Jjika kalian dibuatnya ragu, ketahuilah bahwa Tuhan kalian tidak buta sebelah dan kalian tidak dapat melihat Tuhan kalian.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Dajal buta sebelah

Rasulullah saw. memfokuskan sifat mata Dajal. Karena, walaupun Dajal bisa berkelit dari sifat-sifat lainnya, ia tak dapat menutupi matanya yang buta sebelah. Selain itu, mata jelas dapat dilihat setiap orang. Mata juga dapat menyingkap sifat-sifat manusia. 

Dalam beberapa hadis disebutkan bahwa mata yang buta pada sebelah kanan. Hadis-hadis ini tergolong kuat karena diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. 

Dalam shahih Bukhari disebutkan. Dari Abdullah bin Umar, Nabi saw. bersabda mengenai Dajal, “Matanya buta sebelah kanan, seperti buah anggur yang menonjol” 

Di antara kedua matanya tertulis ‘kafir’

Allah swt. memberitahukan ciri lain pada Dajal yang hanya diketahui oleh mukmin yang bersih mata hatinya. Tanda ini adalah tulisan yang tertera di antara kedua matanya: k-f-r atau kafir. 

Dalam shahih Bukhari, dari Anas bahwa Nabi saw. bersabda, “Tidaklah diutus seorang nabi kecuali ia memperingatkan umatnya akan bahaya si buta sebelah dan pendusta. Dajal itu sungguh buta sebelah, sedangkan Tuhanmu tidak buta sebelah. Di antara kedua matanya tertulis ‘kafir’.” 

Dalam shahih Muslim, disebutkan bahwa Dajal tertulis di antara kedua matanya: k-f-r.

Dalam shahih Muslim, “Sungguh tertulis di antara kedua matanya ‘kafir’ yang dapat dibaca oleh orang yang membenci sikapnya atau dapat dibaca oleh setiap mukmin.”

Imam Nawawi menjelaskan, menurut para ulama, pengertian tulisan ‘kafir’ di sini adalah secara lahiriah. Ini adalah tulisan hakiki. Allah menjadikannya sebagai salah satu tanda yang menunjukkannya kepada setiap muslim yang bisa menulis maupun tidak. Dan, Allah menyembunyikannya dari orang yang dikehendakiNya celaka atau terkena fitnah. 

Ada pun ulama yang berpendapat bahwa tulisan ‘kafir’ di antara kedua mata Dajal sebagai arti kiasan atau tidak sebenarnya memiliki dalil yang lemah. (Mh)

 

Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
TOPIK :
dajal
akhir zaman
 
BERITA LAINNYA
 
 
KHAZANAH
03 August 2018 21:38:01

Ulama Berpolitik, Kenapa Tidak?

 
KHAZANAH
23 September 2018 13:42:52

Bekerja Ikhlas ala Hotel Sofyan

 
KHAZANAH
16 August 2018 21:19:23

Hakikat Kemerdekaan

 
KHAZANAH
22 August 2018 16:46:47

Memahami Hukum Darurat Bisa Melanggar yang Terlarang

 
KHAZANAH
20 November 2018 22:47:44

Dunia Menurut As-Sunnah

dompet dhuafa, zakat di kita aja, zakat dhompet dhuafa, berawal dari zakat, ayo zakat, zakat penghasilan
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284