• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 25 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Unggulan

7 Alasan Keluarga Muslim Harus Pandai Memilih Emosi

25/08/2022
in Unggulan, Ustazah
7 Alasan Keluarga Muslim Harus Pandai Memilih Emosi

Foto: Pixabay

84
SHARES
647
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KELUARGA Muslim harus pandai memilih emosi dan mengekspresikannya untuk menjaga keluarga tetap harmonis dan sakinah, sehingga keluarga tidak datar dan hambar, jauh dari pertengkaran dan percekcokan.

Untuk menjaga keharmonisan dan kesakinahan dalam keluarga, harus pandai memilih emosi yang positif. Karena tidak semua emosi itu positif bahkan ada juga yang negatif.

Emosi yang positif itu diekspresikan kepada sikap-sikap yang baik dan terpuji, sedangkan emosi yang negatif diekspresikan kepada sikap-sikap yang buruk dan tercela.

Baca Juga: 9 Amal yang Mengantarkan Keluarga Muslim Bersama Sampai Surga

7 Alasan Keluarga Muslim Harus Pandai Memilih Emosi

Pembentukan keluarga Islami dilandasi oleh ketaatan kepada Allah, sehingga pandai memilih dan mengedepankan emosi yang positif dari pada emosi yang negatif.

Ada tujuh alasan pentingnya memilih emosi ini:

1. Keluarga Islami selalu mengokohkan iman dan takwa, sehingga bisa melahirkan emosi yang positif agar selalu sesuai dengan nilai-nilai agama dan bisa menghindar dari emosi yang negatif karena emosi yang negatif lahir dari napsu dan bertentangan dengan nilai-nilai agama.

2. Keluarga Islami rajin beribadah kepada Allah, sehingga memiliki suasana kondusif untuk menjaga emosi yang positif dan selalu bersemangat untuk beramal shaleh.

3. Keluarga Islami selalu berakhlak mulia sehingga senang mengekpresikan emosi yang positif saja.

4. Keluarga Islami rajin berzikir sehingga saat berkomunikasi bisa mengontrol dan mengendalikan emosi negatifnya.

5. Keluarga Islami rajin membaca Alquran, memahami dan mengamalkannya sehingga dalam proses pendidikan anak Qurani bisa berjalan lancar, tidak dipengaruhi oleh emosi yang negatif.

6. Keluarga Islami menjaga hubungan silaturrahim sehingga bisa melakukan interaksi sosial dengan emosi yang positif.

7. Keluarga Islami selalu berpegang pada prinsip yang halal dan baik , sehingga emosi yang positif berpengaruh terhadap kesehatan ruhani, akal dan jasadnya.

Keluarga Islami sadar bahwa marah itu suatu bentuk emosi, sehingga orang yang sering marah-marah disebut emosional (negatif). Karena itu marah harus dikelola untuk emosi yang positif, misalnya bisa marah untuk hak-hak Allah yang terganggu dan bisa mengendalikan marah saat hak-hak pribadi terganggu.

Keluarga yang bisa mengendalikan emosi negatifnya memiliki hati yang selalu bersih sehingga bisa bersabar dan bisa mengelola emosinya.

Catatan Ustazah Dr. Aan Rohanah Lc., M.Ag di akun Instagramnya @aanrohanah_16. [Ln]

Tags: 7 Alasan Keluarga Muslim Harus Pandai Memilih Emosi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Dramatis, Temu Kader Sosial Muslimah Wahdah Sulsel Berurai Air Mata

Next Post

IFC Siap Gelar Fashion Show di Paris, Desainer Oewi Wahyono Tampilkan Kain Wastra Nusantara ke Mata Dunia

Next Post
IFC Siap Gelar Fashion Show di Paris, Desainer Oewi Wahyono Tampilkan Kain Wastra Nusantara ke Mata Dunia

IFC Siap Gelar Fashion Show di Paris, Desainer Oewi Wahyono Tampilkan Kain Wastra Nusantara ke Mata Dunia

Diskusi Dengan DK OJK, DPR Tegaskan Masyarakat Menanti Kinerja OJK Yang Lebih Baik

Diskusi Dengan DK OJK, DPR Tegaskan Masyarakat Menanti Kinerja OJK Yang Lebih Baik

BSMI Jakarta Berikan Pendidikan Seks Kepada Santri

BSMI Jakarta Berikan Pendidikan Seks Kepada Santri

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Mainan Pop It untuk Anak: Benarkah Bermanfaat bagi Tumbuh Kembangnya?

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9600 shares
    Share 3840 Tweet 2400
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2555 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1395 shares
    Share 558 Tweet 349
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2487 shares
    Share 995 Tweet 622
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga