• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 13 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Hantu Itu Bernama Era Digital

17/06/2025
in Parenting, Unggulan
Satu Usapan Jari Kita Ubah Persepsi Dunia

(foto: pixabay)

92
SHARES
707
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HANTU itu bernama era digital. Saat ini, dunia dikuasai oleh digital. Itu berlaku untuk semua kalangan. Mulai dari anak-anak hingga orangtua. Semua keranjingan digital.

Tujuan dari era digital ini sebenarnya sangat sederhana dan terdengar mulia, membuat segala hal menjadi lebih praktis.

Maka menjadi suatu hal yang sepertinya lumrah saja jika kita bergantung pada teknologi digital. Mulai dari bangun tidur hingga berangkat ke tempat tidur.

Sejak bangun tidur, kita sudah akrab dengan gadget. Awalnya hanya untuk melihat penunjuk waktu, tapi selanjutnya malah membuka aplikasi whatsapp untuk melihat pesan-pesan yang masuk.

Setelah itu, buka aplikasi facebook untuk sekadar mengucapkan sapa pagi. Ketika anak-anak bangun, kita suguhi mereka tontonan anak-anak lewat aplikasi youtube.

Setelah anak-anak selesai mandi, sudah wangi dan rapi, ambil foto atau membuat video mereka kemudian meng-uploadnya di aplikasi Instagram dan Instastory.

Tibalah jadwal keluar rumah, kita gunakan Waze atau Google Maps untuk mencari lokasi tujuan. Oh jangan lupa pesan makan siang via aplikasi Go Food.

Lalu berkomunikasi dengan pasangan via video call. Ketika waktu lebih senggang dan anak-anak sudah beristirahat, ada kesempatan untuk cek email, timeline Instagram, Facebook atau Path.

Para ayah ditambah dengan membaca berita via portal berita.

Apa ada yang salah dengan kebiasaan-kebiasaan di atas?

Baca Juga: 5 Tips Menjadi Keluarga Digital yang Beriman dan Bertakwa di Awal Tahun Baru

Hantu Itu Bernama Era Digital

Pertanyaan besar yang muncul kemudian, kapan kita mempunyai waktu khusus bersama keluarga tanpa gadget, tanpa teknologi digital? Apa perlu kegiatan tanpa gadget dan teknologi digital itu?

Yang mengkhawatirkan dari era teknologi digital ini adalah semakin tergerusnya perkara empati, interaksi dan integritas manusia.

Yang muncul kemudian manusia-manusia yang berpikir dan bertindak seperti robot, cerdas dan cekatan tapi kehilangan hati dan jiwa.

Tidak sedikit keluarga yang tinggal satu atap namun minim komunikasi. Bahkan media-media pembelajaran serta pengasuhan diberikan kepada teknologi digital.

Mereka merasa nyaman dengan komunikasi satu arah lewat gadget. Maka banyak anak yang kemudian mengalami speech delay dan kesulitan dalam kemampuan mereka bersosialisasi.

Ketergantungan pada teknologi digital berimbas pada hubungan antar personal keluarga yang tidak harmonis dan tumbuh kembang anak.

Agar bisa bertahan menghadapi era digital, orangtua membekali anak dengan pendidikan akhlak yang baik dan kemampuan untuk bersikap fleksibel dan adaptif.

Pada era digital ini, penguasaan teknologi menjadi suatu hal yang penting. Karena setiap hari teknologi mengalami kemajuan.

Hidup kita tak lepas dari teknologi digital ini. Mulai dari penguasaan arus informasi, komunikasi bahkan transportasi menggunakan manajemen berbasis digital.

Namun dalam pendidikan dasar anak usia dini, pemberian gadget tidak dianjurkan. Perkuat karakter mereka dengan latihan-latihan yang diajarkan oleh Rasulullah.

Perkuat tauhid mereka, perkuat kebutuhan mereka pada Allah lewat latihan ibadah seperti shalat dan tilawah al qur’an.

Perkenalkan rasulullah lewat kisah-kisah yang menginspirasi. Ketika sudah tiba masanya mereka belajar teknologi, latih mereka untuk menguasai teknologi untuk sebesar-besarnya kemaslahatan umat di dunia.

Keluarga memerlukan momen-momen yang hangat dan penuh pembelajaran. Keluarga memerlukan teladan nyata bukan satu sosok digital yang tidak bisa meraba dan memeluk.

Ayah Bunda, perbanyaklah waktu untuk bercengkrama bersama keluarga.

Sungguh suatu pengalaman yang menghangatkan jiwa saat anak-anak kita kelak mengingat momen shalat subuh berjamaah, makan bersama, atau piknik di hutan kota.

Suatu hubungan tanpa ada interupsi dari sebuah teknologi bernama digital. [Maya Agustiana/ind]

Tags: Hantu Itu Bernama Era Digital
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Membongkar Modus dan Strategi Setan

Next Post

Indonesia Persiapkan Program Vaksinasi HPV DNA untuk Usia 20 Tahun ke Atas

Next Post
Indonesia Persiapkan Program Vaksinasi HPV DNA untuk Usia 20 Tahun ke Atas

Indonesia Persiapkan Program Vaksinasi HPV DNA untuk Usia 20 Tahun ke Atas

Misteri Ajal Kematian (2)

Misteri Ajal Kematian (1)

Sudinkes Jakarta Utara Catat 3 Ribu Kasus Tuberkulosis Sepanjang 2025

Sudinkes Jakarta Utara Catat 3 Ribu Kasus Tuberkulosis Sepanjang 2025

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1906 shares
    Share 762 Tweet 477
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    257 shares
    Share 103 Tweet 64
  • Milad ke-26, Salimah Kota Blitar Gelar Khataman Qur’an dan Santunan Anak Yatim

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Ketika Sembilan Ayat Al-Qur’an Membela Keadilan untuk Yahudi

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3127 shares
    Share 1251 Tweet 782
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3565 shares
    Share 1426 Tweet 891
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1710 shares
    Share 684 Tweet 428
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1182 shares
    Share 473 Tweet 296
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga