ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Rabu, 28 Oktober 2020 | 12 Rabiul Awwal 1442 H
Login
Register

 


 
 
 
 
NASIONAL

PSBB Transisi DKI Jakarta Mulai Hari Ini, Pengunjung Dicatat Nama Identitasnya

12 October 2020 07:41:23
Anies Baswedan, DKI Jakarta, Covid-19, Omnibus Law
Anies Baswedan, foto: Warta Kota

 

ChanelMuslim.com- Gubernur Anies Baswedan mengumumkan penerapan PSBB Transisi di wilayah DKI Jakarta mulai 12 hingga 25 Oktober 2020. Penerapan Transisi ini diberlakukan setelah data Covid-19 di DKI melandai. Sebagai tambahan, di masa transisi, semua kegiatan yang ada pengunjungnya wajib melakukan pencatatan nama dan identitas pengunjung.

Mulai hari ini, Senin 12 Oktober 2020, DKI Jakarta menurunkan pengetatan PSBB menjadi transisi. Penerapan masa transisi diambil setelah data penyebaran Covid-19 melandai.

“Jadi kita kembali kepada status PSBB Transisi. Kegiatan bisa dilakukan dengan pembatasan-pembatasan,” ucap Anies saat meninjau renovasi halte Transjakarta yang mengalami kerusakan pasca demo lalu, Ahad (11/10).

Namun begitu, Anies mengingatkan agar warga Jakarta tetap mematuhi protokol kesehatan, jangan sampai masa transisi ini tidak lagi kembali menjadi PSBB ketat seperti sebelumnya.

“Tapi perlu saya ingatkan kepada semua kita, bahwa kondisi di Jakarta tergantung kepada kedisiplinan kita menjaga protokol kesehatan. Kita sudah merasakan, sulitnya, beratnya ketika rem darurat itu ditarik. Restoran tidak bisa makan di tempat, perkantoran sulit beroperasi, kegiatan-kegiatan berkurang. Kita tidak ingin itu terjadi lagi,” jelas Anies.

Anies juga menambahkan bahwa di masa transisi ini, semua kegiatan yang ada pengunjung wajib mendata nama identitas pengunjung.

“Ada tambahan, seluruh kegiatan yang di situ ada pengunjung, maka diharuskan mencatat nama identitas pengunjungnya. Jadi kalau restoran buka, maka harus menyiapkan dokumentasi bisa manual bisa digital yang mencatat jam kedatangan, jam kepulangan nama lengkap, nomor telepon, dan enam digit pertama dari nomor KTP. Tujuannya adalah untuk melakukan kontak tracing,” ungkap Anies.

Di masa transisi ini, sejumlah pengetatan kembali dilonggarkan. Antara lain, restoran dan rumah makan sudah kembali dibolehkan makan di tempat, tempat wisata yang sudah boleh dibuka, pasar rakyat, perkantoran dan lainnya.

Dengan catatan, pembukaan tersebut membatasi jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas biasanya. Dan, tentu saja, mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan jaga jarak fisik. (Mh)

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
anies baswedan
dki jakarta
covid-19
omnibus law
 
BERITA LAINNYA
 
 
NASIONAL
05 September 2020 06:52:02

Serikat Pekerja Transportasi Jakarta (SPTJ) Menyapa

 
NASIONAL
08 February 2019 15:16:36

Mengapa Perempuan Harus Berpolitik

Saksikan tren modest wear terkini dari 164 designer modest fashion Indonesia dalam ajang Modest Fashion Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, Indonesian Fashion Chamber, dan Indonesia Halal Lifestyle Cent
 

 
 
TERBARU
 
cmm market
 
 
TERPOPULER
 
 
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0811.1362.284