• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 16 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Asuh

17/12/2018
in Nasihat
79
SHARES
609
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Ada yang janggal dari sekumpulan anak ayam yang bergerombol mengikuti induknya. Salah satu dari anak-anak itu berukuran lebih besar dan bersayap lebih lebar.
Ya, salah satu dari anak-anak ayam itu adalah anak burung elang yang tertetaskan induk ayam. Meski begitu, anak elang tidak merasa sebagai elang. Bahkan, ia tidak menyadari kalau dirinya bisa terbang sangat tinggi.
Anak elang hanya memahami bahwa dirinya anak ayam. Ia berjalan seperti anak ayam, mencicit seperti anak ayam, dan memakan makanan ayam.
Begitu pun dengan sang induk ayam. Ia tidak menduga kalau salah satu dari anak-anak itu adalah anak elang. Tidak heran jika apa yang ia ajarkan adalah tentang bagaimana menjadi seekor ayam.
“Yang kalian makan adalah beras, nasi, cacing dan serangga kecil,” ucap induk ayam kepada anak-anaknya.
“Musuh utama kalian adalah musang dan ular,” ungkap sang induk ayam, lagi.
Kata-kata itu selalu diucapkan induk ayam setiap hari. Begitu pun dalam perlakuan keseharian, apa yang diucapkan ditunjukkan dalam perilaku. Sehingga, jadilan sang anak elang suka nasi, beras,cacing, dan serangga kecil. Dan ia pun takut dengan musang dan ular.
Hari berganti hari, dan pekan pun berganti bulan. Anak-anak ayam itu mulai belajar mandiri. Termasuk, sang anak elang. Tapi, mereka tetap dalam satu keluarga ayam.
Suatu kali dalam sebuah perjalanan, seekor ular mengendap-endap akan memangsa anak-anak ayam yang sudah mulai besar. Begitu sang induk lengah, seekor anak ayam berteriak minta tolong, sementara sebagian tubuhnya sudah masuk ke mulut ular.
Bukannya tergerak untuk menolong, induk dan anak-anak ayam berlari kocar-kacir menyelamatkan diri. Sementara sang anak ayam malang itu terus minta tolong. 
Di saat genting itulah, naluri elang muda itu muncul. Entah kenapa, ia merasa seperti mampu mengalahkan ular. Tapi rasa takut dengan ular yang sudah diajarkan sejak lahir kerap menghadangnya untuk melawan.
“Tolong! Tolong aku,” teriak anak ayam muda yang terus berusaha meronta di sisa tenaganya.
Ketika naluri elangnya mulai dominan, elang muda itu pun beranjak untuk menyelamatkan saudaranya. Matanya menatap tajam, paruhnya diruncingkan, dan kuku-kuku tajamnya keluar. Ia mulai berancang-ancang untuk melakukan serangan mendadak. 
Saat itulah, tiba-tiba suara induk ayam berteriak begitu keras, “Anakku, mundur! Cepat lari. Ular bukan lawanmu. Kamu akan dimangsa seperti saudaramu. Ayo lari! Lari!”
Semua anggota keluarga ayam berlarian menjauhi ular. Termasuk elang muda yang ikut berlari bersama induk ayam. Ia berlari, bukan terbang. 
**
Potensi atau kekuatan yang terpendam dalam diri seorang anak bisa muncul, bisa juga tidak. Semua tergantung pada pola asuh orang tua dan lingkungan.
Orang tua yang cerdas adalah yang selalu berusaha merangsang potensi anak-anak untuk keluar dan dominan. Bukan sebaliknya, memendam dan menguburnya bersama kebodohan dan kekerdilan jiwa orang tua. (muhammad nuh)

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cetak Ulang Mushaf Alquran Harus Ditashih LPMQ Lagi Setelah Dua Tahun

Next Post

Ary Ginanjar Ikut Membangun Bangsa di Training the Amazing You

Next Post

Ary Ginanjar Ikut Membangun Bangsa di Training the Amazing You

Karya Desainer Indonesia Sukses di Pasar Eropa

Bentuk Karakter Anak Bangsa melalui Silat, Dompet Dhuafa Gelar Jampang Silat Competition

  • 7 Tempat Wisata Kuliner Viral di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

    7 Tempat Wisata Kuliner Viral di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

    247 shares
    Share 99 Tweet 62
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8886 shares
    Share 3554 Tweet 2222
  • Rumah Zakat Latih 42 Relawan melalui Volunteer Basic Training 2026 di Bogor

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11584 shares
    Share 4634 Tweet 2896
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4003 shares
    Share 1601 Tweet 1001
  • Empat Cara Memasak Brokoli agar Kandungan Gizi Terjaga

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Makna dan Macam-macam Aurat dalam Islam

    221 shares
    Share 88 Tweet 55
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3471 shares
    Share 1388 Tweet 868
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2274 shares
    Share 910 Tweet 569
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga