• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 29 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Tiupan Sangkakala, Hari ketika Semua Makhluk Binasa

11/10/2022
in Khazanah
Ini 5 Cara Bagi Suami Mengatasi Istri Pemalas

Foto: Pexels

103
SHARES
789
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KETIKA tiba hari itu, tiupan sangkakala pun terdengar. Tiupan itu mengakhiri kehidupan di bumi dan di langit.

“Dan ditiuplah sangkakala (ash-shur), maka matilah semua yang ada di langit dan yang ada di bumi, kecuali yang Allah kehendaki.” (QS. Az-Zumar: 68).

Itu adalah tiupan yang menakutkan dan menghancurkan. Bila seseorang mendengarnya, ia tidak sempat mewasiatkan sesuatu dan tidak mampu kembali ke keluarga dan kerabatnya.

Baca Juga: Tafsir Surat Yasin Ayat 51, Tiupan Sangkakala

Tiupan Sangkakala, Hari ketika Semua Makhluk Binasa

“Mereka tidak menunggu apa pun melainkan satu suara yang sangat keras yang menyambar mereka ketika mereka sedang bertengkar. Maka mereka tidak dapat memberi wasiat dan tidak kembali kepada keluarga mereka.” (QS. Yasin: 49-50)

Dalam hadis disebutkan, “Kemudian ditiuplah sangkakala. Setiap orang yang mendengarnya pasti mendengarkannya dengan sungguh-sungguh. Orang pertama yang mendengarnya ialah lelaki yang sedang menambal tempat minum untanya. Maka, matilah dia, lalu matilah seluruh manusia.” (HR. Muslim)

Rasulullah menceritakan kepada kita tentang cepatnya kematian manusia ketika kiamat terjadi. Beliau saw. bersabda, “Ketika kiamat benar-benar terjadi, dua orang yang telah menggelar baju (untuk diperjualbelikan) tidak sempat lagi memperjualbelikannya dan tidak sempat pula melipatnya.

Orang yang telah selesai memerah susu hewan perahannya tidak sempat lagi meminumnya, orang yang sedang menambal kolamnya tidak sempat lagi mengisinya dengan air, orang yang telah mengangkat makanan ke mulutnya, tidak sempat lagi memakannya.” (HR. Bukhari)

Makna Sangkakala

Kata Arab shur berarti qarn (tanduk hewan yang digunakan sebagai alat tiup). Rasulullah saw. ditanya tentang sangkakala, dan beliau pun menjelaskannya dengan istilah yang dikenal orang Arab.

Sunan at-Tirmidzi, Sunan Abi Dawud, Sunn ibnu Hibban, Musnad hmad, dan Mustadrak al-Hakim, diriwayatkan dari Abdullah bin Amr bin Ash yang berkata, “Seorang Arab Badui datang kepda Nabi saw. dan berkata, ‘Apakah sangkakala itu?’ Nabi menjawab, ‘Tanduk yang ditiup.” (Al-Hakim mengatakan bahwa sanad hadis ini sahih)

Peniup Sangkakala

Ibnu Hajar al-Asqalani mengatakan, “Telah dikenal luas bahwa peniup sangkakala adalah Israfil a.s. Penjelasan ini terdapat dalam hadis dari Wahb bin Munabbih, hadis dari Abu Said yang diriwayatkan al-Baihaqi, hadis dari Abu Hurairah yang diriwayatkan Ibnu Mardawaih, juga dalam hadis sangkakala yang panjang.”

Rasulullah saw. juga menyampaikan bahwa peniup sangkakala selalu siap meniup sejak ia diciptakan Allah swt. Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah bersabda, “Kedua mata peniup sangkakala itu, sejak diamanatkan tugas kepadanya, terus siaga memandang ke arah ‘Arasy, bagai dua bintang yang bersinar, karena khawatir ia diperintahkan saat matanya belum selesai berkedip.” (Al-Hakim mengatakan sanad hadis ini shahih) [mh/Cms]

Tags: Tiupan sangkakala
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Rezeki Allah untuk Khubaib bin Adi saat Menjadi Tawanan

Next Post

Solusi Disaat Cinta Semakin Sirna

Next Post
Solusi Disaat Cinta Semakin Sirna

Solusi Disaat Cinta Semakin Sirna

Istri Menanggung Kehidupan Keluarga, Apakah Suami Berutang Kepada Istri?

Ditagih Utang Tidak Bayar

Wakaf Uang, Sumber Pengembangan Dana Abadi

Bolehkah Infak dari Pelayat Disedekahkan?

  • 5 Style Gamis untuk Kajian yang Sopan dan Tetap Stylish

    5 Style Gamis untuk Kajian yang Sopan dan Tetap Stylish

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9198 shares
    Share 3679 Tweet 2300
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    741 shares
    Share 296 Tweet 185
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1962 shares
    Share 785 Tweet 491
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4160 shares
    Share 1664 Tweet 1040
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2440 shares
    Share 976 Tweet 610
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2375 shares
    Share 950 Tweet 594
  • 5 Destinasi Brunei yang Wajib Masuk Daftar Liburan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mengapa Rasulullah disebut Al Amin?

    261 shares
    Share 104 Tweet 65
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga