MENCARI pekerjaan merupakan salah satu ikhtiar penting dalam hidup untuk memenuhi kebutuhan diri, keluarga, dan menjaga kehormatan diri dari meminta-minta. Namun, di tengah persaingan dunia kerja yang ketat, tak jarang seseorang merasa cemas, putus asa, atau kebingungan menghadapi pintu kesempatan yang seolah tertutup rapat.
Dalam ajaran Islam, bekerja dan mencari rezeki yang halal bernilai ibadah. Oleh karena itu, ikhtiar lahiriah seperti mengirim lamaran dan mengasah keterampilan, harus dibersamai dengan ikhtiar batiniah berupa doa dan tawakal kepada Allah SWT. Lantas, bagaimana tuntunan doa dan amalan sesuai syariat Islam agar jalan rezeki dan pekerjaan dibuka lebar oleh Allah SWT?
Baca Juga: Ini 8 Manfaat Rahasia Rasberi untuk Ibu Hamil yang Jarang Diketahui!
Mengapa Doa Saja Tidak Cukup? Ini Amalan dan Doa Agar Dimudahkan Mencari Kerja Sesuai Syariat Islam!
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai doa-doa pilihan dan ikhtiar syar’i agar dimudahkan dalam mendapatkan pekerjaan yang berkah.
1. Doa Memohon Rezeki yang Halal dan Thoyyib
Setiap mukmin diajarkan untuk tidak sekadar meminta pekerjaan, tetapi meminta pekerjaan yang membawa keberkahan dan rezeki yang halal. Salah satu doa yang rutin dibaca oleh Rasulullah SAW setelah shalat Subuh adalah memohon ilmu yang bermanfaat dan rezeki yang baik.
Dari sahabat Ummul Mukminin Ummu Salamah r.a., Nabi Muhammad SAW senantiasa membaca doa berikut:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
“Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’an, wa rizqon thoyyiban, wa ‘amalan mutaqobbalan.”
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik (halal), dan amal yang diterima.”
— HR. Ibnu Majah (No. 925) dan Ahmad (No. 26521), shahih.
2. Doa Ketenangan Hati dan Kelapangan Urusan (Doa Nabi Musa a.s.)
Saat seseorang menghadapi wawancara kerja (job interview) atau seleksi kerja yang menegangkan, kepanikan dan rasa cemas kerap mengganggu performa. Doa Nabi Musa ‘Alaihissalam saat diperintahkan menghadapi Firaun sangat relevan untuk dibaca agar diberi kelapangan dada dan kemudahan lisan saat berbicara.
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
“Rabbisy-roh lii shodrii, wa yassir lii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaanii, yafqohuu qowlii.”
Artinya: “Ya Rabbku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku.”
— QS. Thaha (20): 25-28
3. Doa Keluar Rumah Memohon Kebajikan dan Perlindungan
Ketika melangkah keluar rumah untuk menghadiri panggilan wawancara atau mencari informasi pekerjaan, amalkan doa Nabi Musa a.s. saat keluar dari kota Madyan menuju tempat yang baru:
رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ
“Rabbi innii limaa anzalta ilayya min khoirin faqiiro.”
Artinya: “Ya Rabbku, sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan (rezeki) yang Engkau turunkan kepadaku.”
— QS. Al-Qashash (28): 24
Para ulama menyebutkan bahwa setelah Nabi Musa membaca doa ini dengan penuh keikhlasan, Allah SWT memberikan jalan keluar berupa pekerjaan dan jodoh dalam waktu yang singkat.
4. Ikhtiar Syar’i Pendukung Agar Doa Cepat Dikabulkan
Selain melafalkan doa-doa di atas, ada beberapa amalan pendukung yang diajarkan dalam syariat Islam untuk mempercepat datangnya kemudahan:
Memperbanyak Istighfar: Allah SWT berjanji dalam Surat Nuh ayat 10-12 bahwa istighfar yang tulus akan membukakan pintu rezeki, melapangkan jalan hidup, dan menghapuskan penghalang rezeki akibat dosa.
Bertakwa dan Bertawakal: Dalam Surat At-Thalaq ayat 2-3, Allah menegaskan bahwa barangsiapa yang bertakwa kepada-Nya, niscaya Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap masalah dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
Menjaga Silaturahmi: Rasulullah SAW bersabda dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim bahwa barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.
Meminta Doa Orang Tua: Ridha Allah terletak pada ridha kedua orang tua. Ketulusan doa orang tua merupakan salah satu perantara paling ampuh dibukakannya pintu kemudahan karier.
***
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Mencari pekerjaan dalam Islam adalah kombinasi antara kerja keras yang optimal (ikhtiar fisik) dan kepasrahan total kepada Allah SWT (ikhtiar batin). Dengan mengamalkan doa-doa syar’i tersebut secara konsisten serta menjaga hubungan baik dengan Sang Pencipta dan sesama manusia, pintu karir yang penuh keberkahan akan dibukakan pada waktu yang paling tepat. [DW]





