• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 11 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Inilah yang Wajib Dilakukan Ibu Hamil Setelah Didiagnosis Preeklampsia

08/06/2016
in Berita
72
SHARES
557
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
ilustrasi ibu hamil (foto: fashionmodel)
ilustrasi ibu hamil (foto: fashionmodel)

Chanelmuslim.com-Ibu hamil perlu waspada dengan berbagai kemungkinan, apalagi jika sudah didiagnosis dengan kondisi tertentu, seperti preeklampsia. Ketika dokter kandungan sudah mendiagnosis ibu hamil dengan preeklampsia, ada beberapa hal yang perlu diketahui dan tak boleh diabaikan. Apa saja?

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan Divisi Fetomaternal RSU Dr Soetomo Surabaya dan RS Pendidikan Universitas Airlangga, dr Khanisyah Erza Gumilar, SpOG, mengatakan bahwa pasien preeklampsia dan keluarga wajib mendapat edukasi dan konseling tentang apa itu preeklampsia.

“Yang pasti, pasien preeklampsia dan keluarganya wajib mendapatkan edukasi, informasi dan konseling tentang preeklampsia secara lengkap dan detail dari dokter. Jangan ragu juga untuk aktif bertanya,” ujar dr Khanisyah Erza Gumilar, SpOG.

dr Erza menuturkan bahwa pasien perlu memahami bahwa preeklampsia bukan kondisi yang wajar dan bisa dianggap sepele. Sebaliknya, preeklampsia justru bersifat progresif alias kondisinya dapat memburuk seiring pertambahan usia kandungan.

Untuk diet, dianjurkan ibu hamil dengan preeklampsia menjauhi asupan-asupan yang mengandung tinggi garam. Ini karena makanan dengan kandungan tinggi garam dapat meningkatkan tekanan darah.

Sementara untuk aktivitas, sebisa mungkin sebaiknya ibu hamil dengan preeklampsia membatasi aktivitas. Jangan terlalu lelah dan memaksakan diri melakukan aktivitas sehari-hari terlalu berat.

“Mereka juga perlu tahu apa saja bahaya komplikasi dari preeklampsia. Jangan lupa untuk rutin kontrol untuk evaluasi kondisi ibu dan janin. Yang tak kalah penting, perhatikan kemudahan akses rumah sakit dari tempat tinggal pasien,” pesan dr Erza.

Preeklamsia adalah sebuah komplikasi pada kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan tanda-tanda kerusakan organ, misalnya kerusakan ginjal yang ditunjukkan oleh tingginya kadar protein pada urine (proteinuria).

Gejala preeklampsia biasanya muncul saat usia kehamilan memasuki minggu ke-20 atau lebih (paling umum usia kehamilan 24-26 minggu) sampai tak lama setelah bayi lahir. Preeklampsia yang tidak disadari oleh sang ibu hamil bisa berkembang menjadi eklamsia, kondisi medis serius yang mengancam keselamatan ibu hamil dan janinnya.
(ind/dethealth/alodokter)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

PPP Ingin DPR Segera Bahas RUU Kekerasan Seksual

Next Post

Orang Tua yang Keasikan Smartphone, Bikin Anak Bisa Celaka

Next Post
3 Fitur Instagram untuk Membuat Anak Aman

Orang Tua yang Keasikan Smartphone, Bikin Anak Bisa Celaka

Bom Kembali Guncang Istanbul, Pariwisata Turki Semakin Terpuruk

5 Tip agar Bibir Tidak Kering di Bulan Puasa

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    346 shares
    Share 138 Tweet 87
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9292 shares
    Share 3717 Tweet 2323
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4213 shares
    Share 1685 Tweet 1053
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta: Membongkar Kebobrokan Feminisme dan Konsep Gender

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4792 shares
    Share 1917 Tweet 1198
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga