• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 18 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Inilah yang Wajib Dilakukan Ibu Hamil Setelah Didiagnosis Preeklampsia

08/06/2016
in Berita
72
SHARES
554
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
ilustrasi ibu hamil (foto: fashionmodel)
ilustrasi ibu hamil (foto: fashionmodel)

Chanelmuslim.com-Ibu hamil perlu waspada dengan berbagai kemungkinan, apalagi jika sudah didiagnosis dengan kondisi tertentu, seperti preeklampsia. Ketika dokter kandungan sudah mendiagnosis ibu hamil dengan preeklampsia, ada beberapa hal yang perlu diketahui dan tak boleh diabaikan. Apa saja?

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan Divisi Fetomaternal RSU Dr Soetomo Surabaya dan RS Pendidikan Universitas Airlangga, dr Khanisyah Erza Gumilar, SpOG, mengatakan bahwa pasien preeklampsia dan keluarga wajib mendapat edukasi dan konseling tentang apa itu preeklampsia.

“Yang pasti, pasien preeklampsia dan keluarganya wajib mendapatkan edukasi, informasi dan konseling tentang preeklampsia secara lengkap dan detail dari dokter. Jangan ragu juga untuk aktif bertanya,” ujar dr Khanisyah Erza Gumilar, SpOG.

dr Erza menuturkan bahwa pasien perlu memahami bahwa preeklampsia bukan kondisi yang wajar dan bisa dianggap sepele. Sebaliknya, preeklampsia justru bersifat progresif alias kondisinya dapat memburuk seiring pertambahan usia kandungan.

Untuk diet, dianjurkan ibu hamil dengan preeklampsia menjauhi asupan-asupan yang mengandung tinggi garam. Ini karena makanan dengan kandungan tinggi garam dapat meningkatkan tekanan darah.

Sementara untuk aktivitas, sebisa mungkin sebaiknya ibu hamil dengan preeklampsia membatasi aktivitas. Jangan terlalu lelah dan memaksakan diri melakukan aktivitas sehari-hari terlalu berat.

“Mereka juga perlu tahu apa saja bahaya komplikasi dari preeklampsia. Jangan lupa untuk rutin kontrol untuk evaluasi kondisi ibu dan janin. Yang tak kalah penting, perhatikan kemudahan akses rumah sakit dari tempat tinggal pasien,” pesan dr Erza.

Preeklamsia adalah sebuah komplikasi pada kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan tanda-tanda kerusakan organ, misalnya kerusakan ginjal yang ditunjukkan oleh tingginya kadar protein pada urine (proteinuria).

Gejala preeklampsia biasanya muncul saat usia kehamilan memasuki minggu ke-20 atau lebih (paling umum usia kehamilan 24-26 minggu) sampai tak lama setelah bayi lahir. Preeklampsia yang tidak disadari oleh sang ibu hamil bisa berkembang menjadi eklamsia, kondisi medis serius yang mengancam keselamatan ibu hamil dan janinnya.
(ind/dethealth/alodokter)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

PPP Ingin DPR Segera Bahas RUU Kekerasan Seksual

Next Post

Orang Tua yang Keasikan Smartphone, Bikin Anak Bisa Celaka

Next Post
3 Fitur Instagram untuk Membuat Anak Aman

Orang Tua yang Keasikan Smartphone, Bikin Anak Bisa Celaka

Bom Kembali Guncang Istanbul, Pariwisata Turki Semakin Terpuruk

5 Tip agar Bibir Tidak Kering di Bulan Puasa

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8433 shares
    Share 3373 Tweet 2108
  • Lewat Sekolah Lansia, Salimah Tulungagung Ajak Masyarakat Kenali Gejala Demensia Sejak Dini

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3800 shares
    Share 1520 Tweet 950
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11341 shares
    Share 4536 Tweet 2835
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4313 shares
    Share 1725 Tweet 1078
  • Inilah Jawabannya, Mengapa Kita Berjalan Mengelilingi Kabah di Makkah

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Dari Nakbah ke Keffiyeh: PUSPA Telusuri Jejak Perjuangan Palestina melalui Seni

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2257 shares
    Share 903 Tweet 564
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4603 shares
    Share 1841 Tweet 1151
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga