• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 3 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

17 Jam Mengarungi Laut Sampaikan QUIS ke Mentawai

05/09/2017
in Berita
74
SHARES
570
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – ‘’Kami tidak janji berangkat,’’ kata petugas kapal cepat Mentawai Fast, saat ditanya jadwal keberangkatan dari dari Padang ke Sikakap, Mentawai, Kamis (31/8). Menurut jadwal, kapal cepat ini menjalani rute Muara Padang-Sikakap tiap Jumat. Tapi, keberangkatan juga tergantung kondisi alam di lautan.

Pun kapal fery Ambu Ambu, yang melayani Dermaga Bungus-Sikakap tiap Sabtu. ‘’Nanti saja, kalau kapal memang berangkat,’’ kata petugas loket, saat ditanya kapan bisa pesan tiket untuk keberangkatan 2 September 2017.

Waduh, padahal Tim QUIS (Qurban Istimewa) Daarul Qur’an (Daqu), berniat mengirim qurban ke dusun-dusun di Sikakap, Kab Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat. Jika tidak ada kepastian jadwal penyeberangan ke Sikakap, bagaimana?

Dan ternyata, Mentawai Fast benar-benar tidak berangkat pada Jumat (1/9). Harapan berikutnya pada Ambu Ambu.

Alhamdulillah, akhirnya pada Sabtu (2/9) sore, Tim QUIS Daqu naik Kapal Ambu Ambu menuju Sikakap. Perjalanan dalam waktu normal sekitar 12-13 jam. Tuut, tuuut, tuuut… tepat pukul 18.00 waktu setempat, peluit Ambu Ambu meraung tanda kapal berangkat.

Dalam rencana kami, setiba di Sikakap sekitar pukul 7 pagi esok hari, masih ada beberapa jam untuk mengunjungi desa-desa seperti Sikakap (13 dusun), Matobe (12 dusun), Taikako (19 dusun), dan Makalok. Membawakan jawi (sapi) qurban kiriman pequrban QUIS Daqu.

Jumlah warga muslim di Sikakap sekitar 21%, sedang di desa-desa lain jauh lebih sedikit. Di Matobe misalnya, keluarga muslim hanya terdapat secara sporadis di beberapa tempat.

Jelang tengah malam, goyangan kapal makin kencang. Kami yang di ruang VIP bagian haluan, terbangun dengan perut mual. Ambu Ambu dibuat tak berdaya oleh hantaman alun ombak lautan yang mengganas. ‘’Kapal tidak jalan ini,’’ ujar seorang anggota polisi air.

Badai laut tak surut hingga lepas subuh. Tak hanya TIM QUIS Daqu, bahkan penumpang kapal yang sudah biasa bolak-balik Padang-Sikakap, juga banyak yang muntah-muntah.

Akhirnya, sekitar pukul 11 waktu setempat, barulah Ambu Ambu merapat di Dermaga Sikakap, di Pulau Pagai Utara-Selatan. Berarti, kami mengarungi lautan tak kurang dari 17 jam lamanya. 

Dengan terhuyung-huyung kami keluar dari perut kapal, menjumpai relawan lokal yang sudah menunggu.

‘’Plan A (safari ke desa-desa) gagal, jadi kita jalankan rencana B,’’ kata Tim QUIS Daqu pada para relawan.

Jawi disembelih di Pelabuhan Sikakap, untuk kemudian dibawa ke Dusun Tubeket, Desa Makalok. Desa ini ditempuh dengan pompong (perahu motor kayu) dari Sikakap selama 2 jam perjalanan.

‘’Kami urus jawi ini di Tubeket, nanti dagingnya dibagi-bagi untuk warga muslim maupun non-muslim di Tubeket dan dusun-dusun sebelah,’’ terang Firman Samokop, da’i asli Tubeket, yang menunggu bersama rombongannya sejak pagi di Sikakap.[ah/bowo]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ini Langkah Pajak Gapai Target Penerimaan

Next Post

Kebun Stroberi, Referensi Wisata Edukasi Anak di Magetan

Next Post

Kebun Stroberi, Referensi Wisata Edukasi Anak di Magetan

Ini Alasan. Nirina Zubir Wajib Kumpul Keluarga di Pagi Hari

Qurban JIBBs 2017, Tanamkan Jiwa Leadership Siswa JIBBs Sembelih Langsung Hewan Kurban

  • Motif Hawa Karya Pipit Pramudia, Perpaduan Batik Parang dan Kawung dalam Balutan Modest Fashion yang Anggun

    Motif Hawa Karya Pipit Pramudia, Perpaduan Batik Parang dan Kawung dalam Balutan Modest Fashion yang Anggun

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9671 shares
    Share 3868 Tweet 2418
  • Bagaimana Cara Menanam Cabai di Pot untuk Pemula agar Cepat Tumbuh dan Berbuah?

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1456 shares
    Share 582 Tweet 364
  • Heboh di Ponpes Putri Hamalatul Qur’an Sukoharjo

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2598 shares
    Share 1039 Tweet 650
  • Benarkah Stevia Bermanfaat untuk Menjaga Kesehatan Tubuh?

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4367 shares
    Share 1747 Tweet 1092
  • Bagaimana Cara Mengatasi Bau Tidak Sedap di Dapur agar Rumah Tetap Bersih dan Nyaman?

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    334 shares
    Share 134 Tweet 84
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga