CINTA Quran Foundation (CQF) bersama Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB) meluncurkan Program Rumah Sakit Wakaf melalui acara Press Conference & Soft Launching yang berlangsung di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (29/10/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Stroke Sedunia.
Program ini merupakan langkah strategis kedua lembaga dalam memperkuat pelayanan kesehatan melalui pengembangan fasilitas rumah sakit, peningkatan kualitas layanan medis, serta pengelolaan wakaf produktif yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Rumah Sakit Islam Bogor merupakan rumah sakit berbasis wakaf yang dikelola Yayasan Rumah Sakit Islam Bogor. Dengan konsep tersebut, pengembangan rumah sakit tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan medis, tetapi juga pada perluasan manfaat sosial melalui pengelolaan dana wakaf.
Berdasarkan data internal RSIB, jumlah kunjungan pasien menunjukkan peningkatan dari 57.816 kunjungan pada 2021 menjadi 97.148 kunjungan pada 2024. Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan sekitar 68% dalam tiga tahun dan menunjukkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan RSIB.
Sementara itu, data internal pada 2025 mencatat sekitar 85% pasien RSIB merupakan peserta BPJS, sedangkan 15% lainnya merupakan pasien non-BPJS. Komposisi tersebut memperlihatkan peran rumah sakit dalam menyediakan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat luas sekaligus pentingnya penguatan kapasitas dan keberlanjutan pendanaan.
Baca juga: Cinta Quran Foundation Kolaborasi Bersama Ria Miranda Bangun Masjid Indonesia Pertama di Yokohama
Cinta Quran Foundation dan RS Islam Bogor Luncurkan Program Rumah Sakit Wakaf, Targetkan Dana Rp231 Miliar
Sejalan dengan kebutuhan tersebut, RSIB merencanakan pengembangan layanan kesehatan, termasuk pembangunan Stroke Center. Pengembangan ini akan dilakukan secara bertahap dengan memperkuat fasilitas medis, teknologi diagnostik, serta kompetensi sumber daya manusia agar mampu mendukung penanganan pasien stroke secara lebih optimal.
Pengembangan fisik rumah sakit direncanakan mulai dilaksanakan pada 2027. Peningkatan infrastruktur dan pelayanan akan disesuaikan dengan tahapan pengembangan rumah sakit dalam jangka panjang.
Program Rumah Sakit Wakaf menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp231 miliar untuk mendukung agenda pengembangan dan penguatan fasilitas RSIB. Melalui pendekatan wakaf produktif, program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan peningkatan infrastruktur kesehatan, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Manfaat program tersebut direncanakan mencakup bantuan pelayanan kesehatan bagi pasien dhuafa dan ulama, serta pemberian beasiswa bagi tenaga kesehatan. Langkah ini diharapkan turut mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan sekaligus memperluas akses pelayanan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Melalui program tersebut, masyarakat, donatur, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pihak lainnya dapat berpartisipasi dalam mendukung pengembangan rumah sakit berbasis wakaf. Dukungan dapat disalurkan melalui kanal resmi wakaf dan platform donasi Cinta Quran Foundation, salah satunya melalui https://cintaquran.net/rswakaf.
Kolaborasi CQF dan RSIB secara resmi ditandai dengan penandatanganan kesepakatan oleh Founder Cinta Quran Foundation Ustadz Fatih Karim dan Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Bogor Dr. Dwi Sudharto, M.Si.
Kerja sama ini mencakup pembangunan dan pengembangan infrastruktur rumah sakit, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta berbagai inisiatif sosial di bidang kesehatan.
Melalui Program Rumah Sakit Wakaf, CQF dan RSIB berharap dapat membangun ekosistem pelayanan kesehatan yang lebih kuat dan berkelanjutan. Inisiatif ini sekaligus menjadi upaya mengoptimalkan potensi wakaf agar tidak hanya mendukung pengembangan fasilitas kesehatan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. [Din]





