PALESTINA dan sekitarnya (Bumi Syam) dipuji dalam Al-Qur’an dan Hadis. Inilah bumi akhir zaman yang penuh berkah.
Negeri Penuh Berkah
Al-Qur’an beberapa kali menyebut tanah Palestina dan sekitarnya sebagai yang penuh berkah. Begitu banyak para Nabi yang lahir, berjuang, dan wafat di sana.
Satu, Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Maha suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidilharam ke Masjidilaqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya…” (QS. Al-Isra: 1)
Selain tanahnya yang subur, keberkahan Palestina juga karena terdapat Masjid Al-Aqsha yang menjadi tempat suci ketiga umat Islam.
Dua, Allah subhanahu wata’ala berfirman, “…Dan Kami selamatkan dia (Ibrahim) dan Luth ke sebuah negeri yang telah Kami berkahi untuk seluruh alam.” (QS. Al-Anbiya: 71)
Imam Al-Qurthubi menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan negeri yang diberkahi adalah negeri Syam yang meliputi Palestina, Suriah, Lebanon, dan Yordania.
Tiga, Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Dan (Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami berkahi….” (QS. Al-Anbiya: 81)
Ibnu Katsir menafsirkan bahwa negeri yang diberkahi itu adalah negeri Syam.
Hadis-hadis Nabi tentang Palestina Negeri Akhir Zaman
Satu, Hadis dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu dalam riwayat Imam Bukhari.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berdoa, “Ya Allah berilah kami keberkahan untuk Syam kami. Ya Allah, berilah kami keberkahan untuk Yaman kami.”
Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, dan juga (keberkahan) untuk Najed kami!”
Namun, Rasulullah justru mengulang kalimat doa yang sama, bahkan sampai tiga kali. Pada kali ketiga itulah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan, “Di sanalah (Najed) muncul keguncangan dan fitnah, dan di sanalah tanduk setan muncul.”
Dua, Hadis dari Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan Imam Tirmidzi.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Beruntunglah bagi penduduk Syam. Lalu, kami (para sahabat) bertanya: kenapa bisa seperti itu, Ya Rasulullah?
Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Malaikat Ar-Rahman (Malaikat Allah subhanahu wata’ala) telah membentangkan sayapnya di atas negeri Syam.”
Tiga, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Orang-orang Magrib (Syam) akan terus berjuang di atas kebenaran hingga datang hari Kiamat.” (HR. Muslim)
Empat, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Jika penduduk Syam rusak agamanya, maka tidak akan tersisa kebaikan di tengah kalian.” (HR Tirmidzi)
Hadis ini menjelaskan bahwa negeri Syam sebagai patokan kebaikan untuk seluruh umat manusia. Kalau di negeri itu rusak, maka tidak ada lagi kebaikan di negeri mana pun. [Mh]




