KENALI beberapa manfaat hingga risiko minum air dari gelas tembaga. Tubuh memang membutuhkan tembaga dalam jumlah kecil. Namun, jika terlalu banyak, tembaga justru bisa menimbulkan masalah kesehatan.
Tradisi minum dari gelas tembaga berasal dari ayurveda, sistem pengobatan kuno asal India yang masih digunakan hingga sekarang.
Dalam ayurveda, air yang disimpan dalam wadah tembaga dipercaya lebih murni dan menyehatkan. Klaim ini ada benarnya.
Penelitian menunjukkan tembaga memang memiliki sifat antimikroba, artinya mampu membunuh kuman berbahaya seperti bakteri E. coli dan salmonella.
Baca juga: Simak Manfaat Minum Air Hangat di Pagi Hari
Ketahui Manfaat hingga Risiko Minum Air dari Gelas Tembaga
Di media sosial, gelas tembaga sering diklaim bisa meningkatkan imunitas, membantu pencernaan, hingga meningkatkan penyerapan zat besi. Klaim itu belum didukung bukti kuat.
Tembaga memang penting bagi tubuh, terutama untuk produksi energi dan pembentukan jaringan. Namun kebanyakan orang sudah mendapatkan cukup tembaga dari makanan sehari-hari seperti kacang-kacangan, biji-bijian, gandum utuh, dan makanan laut.
Jumlah tembaga yang terserap dari gelas sangatlah kecil, sehingga efeknya bagi tubuh nyaris tidak terasa. Kekurangan tembaga sebenarnya jarang terjadi pada kebanyakan orang.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Satu klaim yang memang terbukti benar, gelas tembaga bisa membantu memurnikan air berkat sifat antimikrobanya.
Meski jarang terjadi, minum dari gelas tembaga bukan tanpa risiko. Air yang dibiarkan terlalu lama dalam gelas tembaga bisa membuat kadar tembaga menumpuk.
Minuman panas atau asam juga membuat lebih banyak tembaga larut ke dalamnya. Risiko keracunan tembaga hanya muncul jika seseorang minum dari gelas tembaga setiap hari, sepanjang hari, dalam waktu lama.
Jika terjadi, paparan tembaga berlebih dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan hati serta gejala seperti nyeri perut, mual, diare, dan muntah. Kasus semacam ini pernah ditemukan pada orang yang minum air yang mengendap lama di pipa berbahan tembaga.
Kondisi langka yang membuat tubuh sulit mengeluarkan kelebihan tembaga, serta orang dengan kerusakan organ tertentu, sebaiknya lebih berhati-hati.
Di luar itu, hampir semua orang sebenarnya boleh saja minum dari gelas tembaga sesekali, asalkan tidak dijadikan gelas utama sehari-hari. Jika ragu, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. [Din]



