• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 30 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Melatih Sabar dalam Hinaan

09/01/2025
in Nasihat
Ketika Rumah Tangga tanpa Cinta

Ilustrasi, foto: suburbantourist.ca

81
SHARES
626
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HINAAN dan celaan bisa datang dari mana saja: dari atas, samping, dan bawah. Jangankan orang biasa saja, sosok mulia pun tak luput dari hinaan dan celaan.

Salah seorang cucu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam terkenal memiliki sifat sabar, bijak, dan arif menyikapi hinaan dan celaan. Beliau adalah Hasan bin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhuma.

Beliau lahir pada tahun 625 masehi, atau sekitar 2 tahun setelah peristiwa hijrah dari Mekah ke Madinah. Beliau lahir ketika usia kakeknya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berusia 55 tahun. Ada kurang lebih 7 hingga 8 tahun, Hasan berinteraksi dengan kakek tercinta.

Masa-masa fitnah umat Islam marak terjadi di saat ayahnya, Ali bin Abi Thalib diangkat sebagai khalifah menggantikan Usman bin Affan radhiyallahu ‘anhu. Karena di saat yang sama ada tokoh lain yang juga mengklaim sebagai khalifah, yaitu Muawiyah bin Abu Sufyan.

Konflik terbuka pun tak terhindari. Bahkan, begitu banyak nyawa yang gugur karena adanya dualisme kekhalifahan ini. Termasuk yang juga menjadi korban adalah Hasan bin Ali. Begitu pun dengan Husain.

Termasuk yang ikut gugur sebagai syuhada adalah sang khalifah sendiri, yaitu Ali bin Abi Thalib. Beliau dibunuh saat menunaikan shalat.

Umat Islam saat itu sebagiannya bersepakat untuk mengangkat Hasan sebagai pengganti ayahnya. Ia pun resmi menjadi Khalifah di Bulan Januari tahun ke-41 Hijriyah.

Sayangnya, cucu Nabi ini hanya bersedia menjadi khalifah sekitar 6 bulan. Hal itu terjadi setelah pihak Muawiyah mengerahkan pasukan untuk meminta Hasan turun dari jabatan.

Akibatnya, begitu banyak orang yang menghinanya. Macam-macam hinaan, baik langsung maupun tidak langsung ia rasakan. Ia dituduh penakut, dituduh pengkhianat, dan lainnya.

Salah seorang sahabat Nabi bernama Jubair bin Nafir mengkomfirmasi langsung ke Hasan atas pengunduran dirinya.

Hasan mengatakan, “Aku bukan orang yang rela menghinakan kaum muslimin. Aku tidak mau kalian saling membunuh hanya karena berebut kekuasaan.”

Hinaan datang bukan hanya dari yang dahulunya mendukung Hasan, terlebih lagi dari yang sebelumnya memang memusuhi Hasan dan Ali bin Abi Thalib.

Ada seorang pejabat dari pihak di luar Hasan yang menghinanya sangat luar biasa. Ia bernama Marwan bin Hakam. Di setiap pidatonya, ia selalu menghina Hasan dan Ali.

Bahkan, ia mengutus orang secara khusus untuk disampaikan kepada Hasan bin Ali. Isi pesan itu berupa hinaan. Sebuah hinaan yang disampaikan secara resmi dari seorang pejabat kepada mantan pejabat.

Hasan menjawab hinaan itu, juga secara resmi, “Silakan kembali kepada atasanmu. Sampaikan bahwa aku tidak akan membalas pesannya. Biarlah Allah yang akan membalasnya.”

Beberapa tahun kemudian, Hasan bin Ali dikabarkan meninggal dunia secara ‘tidak wajar’. Ia diduga diracun oleh orang dekatnya atas suruhan penguasa yang tidak suka dengannya.

Cucu tersayang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ini wafat di usia 45 tahun. Para sahabat Nabi menyaksikan bahwa Hasan tidak pernah marah, membalas hinaan, dan sebagainya. Bahkan, sejarah mencatat, ia rela mundur sebagai khalifah demi persatuan umat Islam.

Sebagian ulama dan ahli sejarah memasukkan kekhalifahan Hasan bin Ali yang hanya beberapa bulan ini sebagai Khulafaur Rasyidin, penerus kekhalifahan Abu Bakar, Umar, Usman, dan Ali radhiyallahu ‘anhum.

**

Jangan pernah menganggap bahwa menjadi orang baik akan terbebas dari hinaan dan cacian. Sebaliknya, semakin baik seseorang, semakin berat ujiannya. Dan ujian itu antara lain datangnya berbagai hinaan. Langsung maupun tidak.

Bahkan manusia paling mulia pun, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, tak luput dari hinaan dan cacian hingga saat ini. Dan Nabi telah meneladani kita bagaimana menyikapi semua hinaan itu.

Jangan pernah ‘kapok’ menjadi orang baik karena banyaknya hinaan. Bersabarlah, karena memang itulah ujiannya. [Mh]

 

 

 

Tags: Melatih Sabar dalam Hinaan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Serahkan Urusanmu kepada Allah

Next Post

Rajab Mubarak

Next Post
Rajab Mubarak

Rajab Mubarak

Mewaspadai Benih Kemunafikan

Mewaspadai Benih Kemunafikan

Dua Pelari Asal Oldham Meningkatkan Kesadaran terhadap Penderitaan di Gaza

Dua Pelari Asal Oldham Meningkatkan Kesadaran terhadap Penderitaan di Gaza

  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    500 shares
    Share 200 Tweet 125
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3438 shares
    Share 1375 Tweet 860
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7904 shares
    Share 3162 Tweet 1976
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4099 shares
    Share 1640 Tweet 1025
  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6707 shares
    Share 2683 Tweet 1677
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5270 shares
    Share 2108 Tweet 1318
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1682 shares
    Share 673 Tweet 421
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga