ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Selasa, 13 November 2018 | 4 Rabiul Awwal 1440 H
Login | Register

 
Kode Transfer 427 BNI Syariah

Kode Transfer 427 BNI Syariah

 
 
 
 
KHAZANAH

Inilah 13 Catatan Perjalanan Haji yang Penting Diketahui Jamaah

23 September 2018 14:20:17 Inilah 13 Catatan Perjalanan Haji yang Penting Diketahui Jamaah
Kabarmakkah

Oleh: Isti Prihandini (jamaah haji reguler Indonesia tahun 1438 H)

ChanelMuslim.com-Berikut beberapa catatan kami terkait perjalanan haji.

1. Walau jamaah haji di Saudi selama sekitar 41 hari, namun yang disebut Haji adalah selama 5-6 hari dari tanggal 8 sampai 12-13 Dzulhijjah, ditambah umroh wajib masuk Mekkah dan tawaf wada (perpisahan) sebelum pulang. Segala kegiatan lain jangan sampai membuat ibadah haji ini tidak optimal.

2. Jika ingin sholat Jumat di Masjidil Haram harus memasuki area masjid paling lambat 3 jam sebelum adzan. sementara untuk sholat fardhu lain amannya sampai setidaknya 1 jam sebelum adzan. Untuk waktu keberangkatan dari hotel disesuaikan dengan lokasi.

Baca juga : Khalid bin Walid Bertempur Memerangi Kemurtadan (2)

Ini karena akses masuk masjid diblokir saat dekat masuk sholat. Petugas keamanan di musim haji banyak merupakan tentara dari pelosok Arab Saudi, yang tidak bisa sama sekali Bahasa Inggris apalagi Indonesia.

3. Menghemat energi bagi yang mendapat penginapan di Madinah jauh dari Nabawi atau di Mekkah jauh dari Masjidil Haram, bisa disiasati dengan datang hanya dua kali sehari: untuk subuh (berangkat paling lambat sejam sebelum adzan) dan untuk sholat Zuhur sampai Isya. Pengalaman kami, biasanya makan siang sudah siap pukul 10, jadi masih bisa berangkat Zuhur.

4. Di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi seringkali jamaah haji langsung duduk atau sholat begitu masuk walau ada tempat kosong di depan. Jadi, jangan gentar jika di sewaktu masuk masjid terlihat penuh, kemungkinan masih ada tempat lengang di tengah (di Nabawi biasanya bagian di sisi kiri mihrab agak longgar).

5. Di Mekkah, coba pahami posisi hotel, komplek masjidil Haram, dan Jamarat. Jika jarak hotel dengan jamarat dekat, maka di siang hari 11,12,13 Zulhijah di luar saat melempar jumroh bisa memanfaatkan hotel untuk istirahat (malam harinya tetap harus di Mina).

Baca juga : Habib bin Zaid Tetap Beriman Meski Disiksa dengan Keji

6. Pergi haji bisa jadi kesempatan belajar tidak tergantung nasi dan makanan Indonesia. Di Madinah dan Mekah, tersedia berbagai jenis makanan khas Timur Tengah, Asia Selatan (India dan Pakistan), Turki dan Asia Tengah yang per porsinya kadang lebih murah dari "makanan Indonesia" yang dijual.

7. Di masjid Nabawi, banyak WC tersedia di keempat sisi masjid (1-2 lantai di bawah tanah), jarak dari tengah masjid ke WC tak terlalu jauh.

Namun di Masjidil Haram WC hanya ada di 3 lokasi: dekat Bukit Marwa, sekitar pelataran antara King Fahd Ekspansion dan Zam-zam Tower, serta di luar bagian baru King Abdullah Ekspansion. Semuanya di luar masjid dan cukup jauh dari pelataran Ka'bah. Mengingat pintu-pintu masuk Masjidil Haram biasa ditutup 1 jam sebelum azan, diperlukan pengaturan cermat jadwal buang air jika ingin berlama-lama di Masjidil Haram.

8. Di Mekkah ada banyak toko sembako, bahkan ada yang bertuliskan "toko Indonesia" di depannya. Namun harganya sering "mencekik" jamaah Indonesia.

Lebih baik belanja kebutuhan sehari-hari dengan harga jelas di Supermarket, seperti di Bin Dawood yang ada di dekat Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

9. Sejak berniat ihram sampai tahalul awal, harus menjaga diri untuk tidak bertengkar berkata kotor, membunuh hewan dan merusak tanaman. Tambahan untuk jamaah pria, perlu dijaga agar tidak menutupi kepala.

10. Selain rukun dan wajib haji, ada sunnah haji yang dicontohkan Rasulullaah.

Diantaranya:

- Pada tanggal 8 Zulhijah (hari tarwiyah) pada setelah matahari terbit berangkat ke Mina, menginap di sana dan baru berangkat ke Arafah selepas Subuh tanggal 9. Berangkat ke Mina tanggal 8 ini resmi difasilitasi maktab bagi yang mau, hanya sebelumnya jamaah perlu melapor dulu secara resmi ke kloter lengkap dengan surat pernyataan bermaterai.

- Mendengarkan khutbah Arafah di Masjid Namira pada tengah hari tanggal 9 Zulhijah, lalu sholat jama takdim qasar dzuhur-ashar. Wuquf dilakukan mulai dzuhur sampai maghrib.

- Di Muzdalifah pada malam 10 zulhijah melakukan sholat jama takhir qasar maghrib-isya. Lalu mabit di sana sampai Subuh, sholat lalu beranjak ke Mina.

- Melempar jumrah di tanggal 10 Zulhijah (hari Nahar) pada waktu afdhalnya: antara Subuh dan Dzuhur

- Tawaf ifadoh pada waktu afdholnya: 10 Zulhijjah, setelah melempar jumroh. Banyak jamaah yang berjalan dari jamarat ke Masjidil Haram.

-Afdhalnya mengambil nafar tsani, yaitu di Mina sampai 13 Zulhijah. Pemerintah Saudi juga menyarankan yang serupa.

- Melempar jumrah di tanggal 11,12,13 Zulhijjah (hari-hari tasyrik) di waktu afdholnya, yaitu setelah dzuhur.

-Selama di Mina (tanggal 8, 10-13) sholat dilaksanakan qasar tidak jama'. Jika bisa dilakukan di Masjid Khaif.

Sunnah-sunnah di atas tentu perlu dilaksanakan sebatas kemampuan, jangan dipaksakan. Namun, jangan pula melemah-lemahkan kemampuan.

11. Bagi jamaah yang melakukan haji tamattu, maka wajib membayar denda (dam) seekor kambing. Penyembelihan kambing dam ini tidak sah jika dilakukan sebelum Hari Nahar 10 Zulhijjah menurut pendapat mayoritas ulama, termasuk mayoritas Imam Madzhab. Namun Imam Syafii rahimakumullaah termasuk yang berbeda dengan pendapat mayoritas ini.

12. Jangan percaya banyak hoaks yang membuat jamaah untuk takut beraktivitas lebih dari minimal. Di antaranya, hoaks yg melebih-lebihkan suhu di Saudi, memberikan gambaran mengerikan tentang jamarat, menakut-nakuti tentang perilaku orang negara lain. Kenyataannya, suhu di Saudi tak selalu panas dan dapat dipantau di beberapa situs atau aplikasi. Jamarat sekarang empat lantai sehingga tidak menumpuk. Perbedaan kultur antar negara yang kami temui juga tidak seram seperti yang digambarkan.

13. Sebisa mungkin membantu jamaah yang lain, dengan tidak mengorbankan kualitas ibadah haji sendiri. Dimulai dari teman-teman seregu; pastikan semua menyempurnakan rukun dan wajib haji. Jika ada lansia tanpa pendamping, bisa didampingi sholat beberapa kali di masjidil Haram/Nabawi agar tidak hanya di hotel. Di masjid Nabawi/Haram jangan ragu untuk membantu jamaah dari negara manapun yang butuh bantuan, sebisa mungkin.

Tentunya, dalam membantu ini jamaah tidak mengambil alih tanggung jawab petugas resmi.

Wallaahu a'lam.

[ind]

Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
TOPIK :
inilah 13 catatan perjalanan haji yang penting diketahui jamaah
 
BERITA LAINNYA
 
 
ADVERTORIAL
13 November 2018 06:00:00

Mau Transfer ke BNI Syariah ? Gunakan Kode transfer 427

 
KHAZANAH
31 July 2017 21:58:57

Akibat Mencela Sahabat Rasulullah

 
 
KHAZANAH
30 June 2018 21:28:29

Inspirasi Pernikahan Bersahaja di Zaman Now

 
KHAZANAH
03 November 2018 22:35:58

Keberkahan Waktu karena Membaca Alquran



media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga