• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 15 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Ustazah

Inilah Jawaban Ustadzah Wiwi, Cara Membagi Waktu Antara Anak-Anak dan Aktivitas Dakwah

14/08/2017
in Ustazah
82
SHARES
633
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
Ustadzah Wirianingsih

ChanelMuslim.com – Kita adalah kumpulan ‘file’ dalam waktu

Catatan Ustadzah Wirianingsih

Tiba di rumah sekitar pukul 23. 00 tadi malam dari perjalanan dakwah di Lombok selama 3 hari.

Baru saja buka pintu, berhamburan Yusuf , Basyir, dan Maryam menyambut kedatangan ibunya. Belum sempat menyapa satu-satu, Yusuf laporan juga belum lama datang setelah 3 hari ada agenda di Bogor.

Basyir menyampaikan info juga baru masuk rumah tapi pukul 4 subuh sudah harus terbang ke Malang akan mendampingi mahasiswa UI yang sedang ikut ajang lomba MTQ Mahasiswa tingkat Nasional.

Basyir cerita diminta civitas akademika UI membina mahasiswa UI untuk
Ikut lomba MTQM cab tahfizh.

Maryam yang sedang berada di rumah menunggu visa student s3 nya ke Malaysia laporan keadaan di rumah baik-baik saja selama saya tinggal ke NTB.

Kondisi bapak juga stabil. Alhamdulillah. Suaminya maryam, Iqbal sudah kembali ke Malaysia.

Saya mengajak Rosyad menemani dalam perjalanan ke Lombok. Sesuatu yang biasa saya lakukan jika pergi keluar kota untuk hadiri undangan ceramah atau urusan dakwah adalah minta didampingi salah satu anak.

Himmah si bungsu menyempatkan pulang di akhir pekan di sela-sela padatnya agenda program murajaah hafalan al Qur’an di Utrujah.

Ismail sudah laporan via wa akan pulang larut malam dan benar pulang sudah pukul 1 dinihari dari kegiatan bersama teman-temannya.
Ifah yang sehari-hari mengurus LTQ Muyassarah yang sedang saya rintis namun jika di hari ‘week end’ nyaris tidak ada di rumah, tadi malam bersama suaminya, Jay juga tidak sempat mampir ke rumah.

Ahmad sudah selesai S2 Islami Finance sekarang bekerja di KL.

Begitulah suasana hari-hari yang kami jalani. Meski anak banyak tapi masing-masing sudah punya kesibukan.

Semua punya aktivitas dakwah sesuai dengan bidangnya. Situasi ramai di rumah inipun karena beberapa masih libur kuliah.

Jika sudah kembali ke kampusnya masing-masing, maka suasana di rumah menjadi senyap, kembali “balik modal” hanya saya dan suami.

Saya selalu berusaha mengajak salah satu anak untuk mendampingi dalam suatu acara , namun seringkali pula anak-anak tidak ada yang bisa.

Sebab sudah punya agenda masing-maisng. Jika sedang ada kesempatan kumpul di rumah, maka meja makan menjadi tempat yang paling efektif untuk saling berbagi cerita dan diskusi.

Kalau tidak selesai diskusinya , pindah ke tengah rumah atau ke ruang perpustakaan.
Saya menegur anak-anak yang membawa gadget ke meja makan. Tidak boleh ada HP saat makan bersama.

Situasi ini berlangsung bertahun-tahun sejak Aaf anak pertama menempuh kuliah S1 nya di ITB.

Sekarang Aaf sudah menikah dengan Aisyah dan miliki 2 anak tinggal di kawasan pesantren DQM Gn.Sindur kab.Bogor.

Faris anak kedua juga sudah menikah dengan Evi, masih menyelesaikan tesisnya di KSU Riyadh.

Istri dan anaknya Faris masih tinggal di Turki. Menantu juga sedang menyelesaikan tesis.

Biiznilllah , Aktivitas dakwah saya sejak remaja tidak berkurang hingga di usia menjelang senja ini.

Saat anak-anak masih kecil-kecil kegiatan dakwah terus berlangsung. Biasanya anak yang masih menyusu asi selalu saya bawa serta.

Sementara kakak-kakaknya ditinggal di rumah dan dititip pada keluarga.

(Alm) Ayah dan (almh) ibu atau saudara-saudara saya siap menjaga anak-anak. Alhamdulillah, ini anugrah dari Allah.

Jika tidak ada keluarga yang menjaga anak-anak biasanya ada khadimah yang menemani.

Saya bersama suami selalu bermusyawarah dalam menyusun agenda kegiatan. Berbagi tugas dan saling mengingatkan.
Setelah anak-anak dewasa dan sebagian sudah berkeluarga, nyatanya amanah dakwah semakin berat. Ya Rabb.

 

Allah Maha Penyayang. Allah Maha Mengetahui apa yang baik bagi hambaNya.

Pelajaran yang dapat dipetik adalah :

1). Kita adalah kumpulan peristiwa dalam waktu yang terus bergerak ke depan.

2). Teruslah beramal , dan bekerja ‘on the right track’. Allah akan selalu ‘menurunkan pertolongan-Nya”.

3). Suka dan duka , Ni’mat dan ujian datang silih berganti kadang bersamaan.

4). Saat mendapat ni’mat , sebaiknya gembira tidak berlebihan. Karena setelah itu biasany datang ujian. Ketika ujian datang, juga sedih tidak berlebihan karena akan ganti peristiwa lainnya. Intinya, mental harus selalu disiapkan.Bismillah.

5). Saling pengertian, saling tolong-menolong, sabar dan banyak bersyukur.

5). Cepat atau lambat, anak-anak akan punya kehidupan masing-masing sebagaimana kita dulu juga demikian dididik dan diarahkan oleh ortu setelah itu ‘pergi meninggalkan rumah’.

6). Karenanya, yang penting dalam menyiapkan anak-anak kini dan ke depan adalah bagaimana agar mereka memiliki mental yang tangguh, jiwa yang kuat, fisik yang sehat, cerdas, dan agama yang kokoh dalam mengarungi kehidupan . This is the point.

 

Wallahu a’lam bisshawwab.

——
Sepenggal cerita ini, semoga dapat menjawab sebagian pertanyaan yang muncul dalam berbagai forum ceramah , pengajian, atau seminar pendidikan anak yang saya hadiri bagaimana saya membagi waktu antara di rumah dan di luar rumah.

#Janganlah hati kosong dari mengingat Allah (Ibnul Qayyim alJauzi) .

#Bangun kerjasama yang sinergis dengan pasangan dan keluarga besar.
#Semoga manfaat

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kemenag Pastikan Bantuan Meubelair Pondok Pesantren Segera Cair

Next Post

Be Smart and Beauty Ala Komunitas HmC Bali

Next Post

Be Smart and Beauty Ala Komunitas HmC Bali

Dewan Dakwah Gelar Training Guru Banten

Warga Banten Dukung Akademi Dakwah

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8405 shares
    Share 3362 Tweet 2101
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    842 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11334 shares
    Share 4534 Tweet 2834
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    930 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5118 shares
    Share 2047 Tweet 1280
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3790 shares
    Share 1516 Tweet 948
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2127 shares
    Share 851 Tweet 532
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4598 shares
    Share 1839 Tweet 1150
  • Ular dan Penampakan Jin

    449 shares
    Share 180 Tweet 112
  • Wardah Lip Paddock Sajikan Dunia Motorsport dan Beauty

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga